STITMUBOSTITMUBO

Jurnal Pendidikan Agama IslamJurnal Pendidikan Agama Islam

Manusia merupakan esensi dan sasaran utama dari proses pendidikan. Pendidikan senantiasa berkaitan erat dengan hakikat keberadaan manusia, karena pendidikan merupakan upaya untuk menumbuhkembangkan potensi alamiah manusia. Oleh karena itu, di dalam memahami tentang pendidikan, harus memahami hakikat manusia dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep manusia menurut Muhammad Naquib Al-Attas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka. Oleh karena itu sumber data utamanya adalah dokumen tertulis. Dua buku karangan Muhammad Naquib Al-Attas Islam dan Sekulerisme dan The Concept of Education in Islam menjadi sumber data utama. Sedangkan buku dan artikel jurnal yang berkaitan dengan tema penelitian menjadi sumber data sekunder. Analisis Isi dipilih untuk menganalisis data tekstual, ditafsirkan, dan disajikan secara eksploratif naratif. Hasil penelitian ini adalah: (1) manusia memiliki dua aspek jasmani-fisik dan roh-jiwa, oleh karena itu pendidikan adalah upaya memberikan ilmu pengetahuan (agama dan sains) bagi kedua aspek tersebut; (2) tujuan pendidikan Islam adalah untuk membentuk individu paripurna sebagai manusia beradab. Pendidikan Islam bertujuan menanamkan adab ke dalam diri manusia sehingga dapat memahami kedudukan setiap eksistensi di dalam tatanan kehidupan.

Berdasarkan hasil analisis dari data penelitian yang dilakukan, beberapa kesimpulan dapat diperoleh.(1) Muhammad Naquib Al-Attas menempatkan manusia sebagai salah satu dari tiga istilah kunci dalam memahami hakikat pendidikan Islam.Manusia menjadi penerima ilmu pengetahuan dari proses pendidikan yang dilakukan secara sadar dan terencana.Pendidikan pada hakikatnya merupakan upaya untuk menanamkan ilmu pengetahuan (agama dan sains) sebagai jamuan atau gizi bagi jasmani-fisik dan roh-jiwa manusia.(2) Muhammad Naquib Al-Attas menempatkan individu sebagai hakikat kunci di dalam pendidikan Islam.Oleh karena itu, tujuan utama pendidikan Islam adalah membentuk individu paripurna dengan istilah manusia beradab.Pendidikan adalah menanamkan adab ke dalam diri manusia, sehingga manusia dapat mengetahu dan memahami hakikat kedudukan setiap eksistensi dengan kebijaksanaan sehingga mewujudkan keadilan dalam tatanan kehidupan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep manusia beradab dalam pemikiran Muhammad Naquib Al-Attas dan implikasinya dalam pendidikan Islam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan Islam dapat membentuk individu paripurna dengan menekankan pada aspek adab dan moralitas. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana pendidikan Islam dapat membantu manusia memahami dan menghargai kedudukan setiap eksistensi dalam tatanan kehidupan, serta bagaimana pendidikan dapat menjadi sarana untuk mewujudkan keadilan sosial.

Read online
File size302.69 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test