STPDIANMANDALASTPDIANMANDALA

Jurnal MagistraJurnal Magistra

Dalam Perayaan Ekaristi, keheningan merupakan elemen penting dalam perayaan liturgis. Keheningan liturgis merupakan sarana yang menghantar orang untuk masuk ke dalam dunia batin di mana Tuhan dialami secara pribadi. Hening adalah saat di mana umat mendengarkan sekaligus meresapkan Sabda Tuhan dan berbuah dalam hidup sehari-hari lewat kata-kata, tindakan dan perbuatan. Tujuan penulis membuat karya ilmiah ini adalah menghimbau umat untuk menjaga keheningan selama mengikuti Perayaan Ekaristi, sehingga seluruh umat dapat menyiapkan diri dan batin untuk mengikuti dan melaksanakan Perayaan Ekaristi dengan hati dan pikiran yang tenang. Karya ilmiah ini disusun atas keprihatinan penulis akan kurangnya penghayatan umat dalam mengikuti Perayaan Ekaristi. Tidak dapat dipungkiri bahwa ada saja hal-hal yang mengganggu keheningan pada saat Perayaan Ekaristi, seperti suara ribut di sakristi pada saat petugas mempersiapkan diri, dan suara handphone berdering. Oleh karena itu sebelum Perayaan Ekaristi, sangat dianjurkan agar keheningan dapat tercipta, baik dalam gereja maupun di area sekitar gereja. Karya tulis ini menghimbau kembali bahwa keheningan dapat tercipta melalui berdoa.

Dalam Perayaan Ekaristi, keheningan merupakan elemen penting dalam perayaan liturgis.Keheningan liturgis merupakan sarana yang menghantar orang untuk masuk ke dalam dunia batin di mana Tuhan dialami secara pribadi.Hening adalah sikap yang pantas bagi umat untuk mendengarkan Sabda Tuhan.Ketika Tuhan berbicara, maka umat mendengarkan dalam keheningan.Hening adalah saat di mana umat mendengarkan sekaligus meresapkan Sabda Tuhan.Namun saat-saat hening seperti ini banyak dilalaikan begitu saja.Tuhan telah mengundang seluruh umat untuk menyambut-Nya dalam Ekaristi.Maka untuk menjawab undangan ini, umat harus mempersiapkan diri dengan mengadakan pemeriksaan batin yang dilakukan pada saat pengakuan dosa.Dengan menyadari bahwa dirinya penuh dengan kelemahan dan berdosa, maka umat dengan rendah hati dan dengan iman yang teguh siap untuk menerima Tubuh dan Darah Kristus.

Untuk meningkatkan penghayatan umat dalam mengikuti Perayaan Ekaristi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada strategi-strategi praktis yang dapat diterapkan di gereja-gereja untuk menciptakan suasana keheningan yang kondusif. Hal ini dapat mencakup pengembangan program-program pendidikan rohani yang menekankan pentingnya keheningan dalam liturgi, serta pelatihan bagi petugas liturgi dan umat agar lebih peka terhadap kebutuhan akan keheningan selama Perayaan Ekaristi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk menciptakan keheningan, seperti penggunaan teknologi atau desain akustik yang lebih baik di dalam gereja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pengalaman spiritual umat dalam mengikuti Perayaan Ekaristi.

  1. Memahami Keheningan sebagai Persiapan Batin Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi | Jurnal Magistra.... ejurnal.stpdianmandala.ac.id/index.php/magistra/article/view/211Memahami Keheningan sebagai Persiapan Batin Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi Jurnal Magistra ejurnal stpdianmandala ac index php magistra article view 211
Read online
File size415.87 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test