UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiCyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi

It is possible to predict nutrition issues and growth disorders in children as early as infancy, including the likelihood of stunting, wasting, and underweight. Posyandu is one of the divisions tasked with overseeing the growth and nutritional status of children within the Indonesian healthcare system. Posyandu Kelurahan Tirtorahayus information technology is currently restricted to the process of digitizing documents by switching from manual to digital recording. Infant nutrition and development assessments should be supplemented by computer technology that integrates the anthropometric knowledge of the kid. Fuzzy logic is one of the AI methods used to model issues with infant development. In this research, the Fuzzy Inference System (FIS) method of Tsukamoto will be used to address the creation of decision-supporting models for the evaluation of nutritional circumstances and development of infants. The problem-identification, data gathering, knowledge extraction, modeling, and techniques of resolution, as well as model testing, are all parts of the research phase. Based on the findings of the tests, it can be said that the application of FIS Tsukamoto can result in a reliable decision-supporting model with accuracy ratings of 94% for determining the babys nutritional status, 91% for determining growth conditions based on BB/U, and 91% for TB/U-based growth conditions.

Pengembangan model keputusan untuk mengevaluasi status gizi dan perkembangan balita telah dilakukan.Model FIS Tsukamoto terbukti dapat membantu melakukan automasi penentuan status gizi dan perkembangan balita dengan baik.FIS Tsukamoto dapat menghasilkan model pendukung keputusan yang valid yakni memiliki akurasi sebesar 94% dalam menilai status gizi balita, akurasi 91% dalam menilai kondisi pertumbuhan berdasarkan BB/U dan akurasi 91 % untuk kondisi pertumbuhan berdasar TB/U.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menambahkan variabel lain seperti lingkar kepala, lingkar lengan, dan variabel antropometri lainnya yang relevan dalam penilaian status gizi balita untuk meningkatkan akurasi model. Kedua, pengembangan sistem ini dapat diperluas dengan mengintegrasikan data dari sumber lain, seperti data riwayat kesehatan anak, data konsumsi makanan, dan data lingkungan, untuk memberikan rekomendasi yang lebih personal dan komprehensif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan antarmuka pengguna (user interface) yang lebih interaktif dan mudah digunakan oleh petugas Posyandu, sehingga penerapan teknologi ini dapat lebih efektif dan efisien dalam praktik sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan sistem pendukung keputusan ini dapat menjadi alat yang berharga bagi petugas Posyandu dalam memantau dan meningkatkan status gizi serta pertumbuhan balita di Indonesia.

  1. Jurnal Sarjana Teknik Informatika (E-Journal). sistem pendukung keputusan status gizi balita kinerja... journal.uad.ac.id/index.php/JSTIF/article/view/12389Jurnal Sarjana Teknik Informatika E Journal sistem pendukung keputusan status gizi balita kinerja journal uad ac index php JSTIF article view 12389
  2. Sistem Penunjang Keputusan Untuk Menentukan Status Gizi Balita Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto | Wulandari... doi.org/10.31311/ji.v5i1.2440Sistem Penunjang Keputusan Untuk Menentukan Status Gizi Balita Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto Wulandari doi 10 31311 ji v5i1 2440
Read online
File size499.61 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test