UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiCyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi

Dalam perguruan tinggi, mahasiswa diharapkan aktif dan berprestasi dalam bidang akademik maupun non-akademik. Oleh karena itu, penentuan mahasiswa terbaik tidak hanya dilihat dari nilai akhir IPK, tetapi juga dinilai dari kemampuan lainnya. Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan di luar kampus dapat meningkatkan kemampuan intelektual dan pengalaman mahasiswa. Pada STMIK Dharma Wacana, pemilihan mahasiswa terbaik masih dilakukan secara manual, yang memakan waktu lama dan memungkinkan terjadinya kesalahan dalam proses penilaian. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk mendapatkan hasil pemilihan mahasiswa terbaik di STMIK Dharma Wacana pada masing-masing program studi, berdasarkan skala perhitungan dengan persentase sebagai berikut: IPK 20%, Masa Studi 20%, Tidak Ada Nilai D 10%, Kegiatan Kemahasiswaan 20%, dan Prestasi Lain 10%. Dengan menerapkan metode ini, mahasiswa terbaik dari dua Program Studi telah ditentukan, yaitu masing-masing Program Studi ditentukan terbaik 1, 2, dan 3.

Hasil perhitungan metode Simple Additive Weighting (SAW) pada penentuan mahasiswa terbaik di STMIK Dharma Wacana menghasilkan tiga terbaik pada program studi Teknik Informatika, yaitu Ismail Puji Saputra, Dede Mulyana, dan Doni Andrian.Selain itu, tiga terbaik dari program studi Sistem Informasi adalah Nurul Eriyani, M.Penerapan metode SAW ini dapat membantu STMIK Dharma Wacana dalam proses seleksi mahasiswa terbaik secara lebih objektif dan efisien.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sistem pendukung keputusan di bidang pendidikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan metode SAW dengan metode lain seperti Weighted Product (WP) atau TOPSIS untuk melihat metode mana yang memberikan hasil lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan STMIK Dharma Wacana. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan lebih banyak kriteria dalam proses pemilihan mahasiswa terbaik, seperti kemampuan kepemimpinan, keterampilan komunikasi, atau kontribusi dalam kegiatan sosial. Ketiga, pengembangan sistem informasi berbasis web atau aplikasi mobile yang mengimplementasikan metode SAW dapat dilakukan untuk mempermudah proses pemilihan mahasiswa terbaik dan memberikan akses yang lebih luas kepada pihak-pihak terkait. Sistem ini juga dapat dilengkapi dengan fitur visualisasi data dan analisis kinerja mahasiswa untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif. Dengan demikian, proses seleksi mahasiswa terbaik dapat menjadi lebih transparan, akuntabel, dan efisien, serta dapat memotivasi mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik mereka.

Read online
File size455.56 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test