ISI DPSISI DPS
Lekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific ArtsLekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific ArtsThis article aims to describe the beauty of the form and function of Baris Kekupu Dance. The research method used is descriptive qualitative. The results showed that the Baris Kekupu Dance is a traditional Balinese dance created around 1930 by a Balinese kakebyaran artist, I Nyoman Kaler. This dance describes the movements of a group of colourful butterflies who are playing in a beautiful flower garden, happily looking for flower honey. Baris Kekupu dance was popularized by Banjar Lebah dance maestro, Ni Ketut Arini, and until now, its existence is still sustainable and has become an icon of Banjar Lebah. The uniqueness of Baris Kekupu Dance can be seen from its dance movements and costumes, which combine Legong dance movements with Baris dance movements. Furthermore, in terms of dance costumes for body decoration using awiran type costumes (Baris Dance costumes), while for headdresses using gelungan of legong dance (the type of gelungan pepudakan). Baris Kekupu Dance has two primary functions: as a ritual tool in the Dewa Yadnya (a ceremony to Gods/Goddesses) and Pitra Yadnya (ceremonial offerings to ancestors) ceremonies, and as an aesthetic presentation.
Baris Kekupu Dance, created around 1930 by I Nyoman Kaler, is a ceremonial dance originating from Banjar Lebah.The dance uniquely blends Legong and Baris dance movements and costumes, showcasing a distinctive aesthetic.It serves both ritualistic purposes in Dewa Yadnya and Pitra Yadnya ceremonies, and functions as an aesthetic presentation, solidifying its role as an icon of Banjar Lebah and ensuring its continued preservation.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengaruh Legong Kupu-Kupu Tarum terhadap penciptaan Baris Kekupu, menelusuri detail perubahan gerakan dan kostum dari awal mula hingga perkembangannya saat ini. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan jenis Baris lainnya di Bali untuk mengidentifikasi keunikan Baris Kekupu secara lebih jelas dan memahami posisinya dalam keragaman tarian Baris. Terakhir, penelitian mengenai peran Baris Kekupu dalam memperkuat identitas lokal dan daya tarik wisata di Banjar Lebah dapat memberikan wawasan tentang bagaimana seni tradisional dapat berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat, serta bagaimana strategi pelestarian yang efektif dapat diterapkan untuk memastikan keberlanjutan tarian ini di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah pengetahuan tentang Baris Kekupu dan memberikan kontribusi pada pengembangan seni pertunjukan Bali.
- FORM AND FUNCTION STUDY OF BARIS KEKUPU DANCE IN BANJAR LEBAH, SUMERTA KAJA VILLAGE, DENPASAR CITY |... doi.org/10.31091/lksn.v7i2.2810FORM AND FUNCTION STUDY OF BARIS KEKUPU DANCE IN BANJAR LEBAH SUMERTA KAJA VILLAGE DENPASAR CITY doi 10 31091 lksn v7i2 2810
- Baris Kekupu in Banjar Lebah Sumerta Kaja Village as a source of inspiration in the Creation of Painting... jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/citrakara/article/view/1534Baris Kekupu in Banjar Lebah Sumerta Kaja Village as a source of inspiration in the Creation of Painting jurnal2 isi dps ac index php citrakara article view 1534
| File size | 438.18 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Selain itu pentingnya strategi pengembangan yang ada dari pihak pengelola sebagai pendukung wisata bahari diketahui bahwa ternyata kurangnya inisiatifSelain itu pentingnya strategi pengembangan yang ada dari pihak pengelola sebagai pendukung wisata bahari diketahui bahwa ternyata kurangnya inisiatif
KWIKKIANGIEKWIKKIANGIE Sementara kerangka kerja tradisional seperti Teori Kepercayaan Sumber (Hovland, Janis, & Kelley, 1953. Ohanian, 1990) menekankan kekuatan persuasif pengetahuanSementara kerangka kerja tradisional seperti Teori Kepercayaan Sumber (Hovland, Janis, & Kelley, 1953. Ohanian, 1990) menekankan kekuatan persuasif pengetahuan
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Branding digital memberikan peluang besar untuk peningkatan kunjungan dan promosi potensi lokal, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada peningkatanBranding digital memberikan peluang besar untuk peningkatan kunjungan dan promosi potensi lokal, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada peningkatan
UMTSUMTS (2) Pemerintah desa melakukan pembangunan jalan, dan sarana pendukung wisata lainnya untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. (3) Desa memanfaatkan media(2) Pemerintah desa melakukan pembangunan jalan, dan sarana pendukung wisata lainnya untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. (3) Desa memanfaatkan media
UNPAKUNPAK Namun demikian, kapasitas pengelolaan wisata berbasis masyarakat di desa ini masih sangat minim karena mereka belum memiliki kemampuan untuk mengelolaNamun demikian, kapasitas pengelolaan wisata berbasis masyarakat di desa ini masih sangat minim karena mereka belum memiliki kemampuan untuk mengelola
PENERBITPENERBIT Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh dari dua faktor kunci, yaitu sosial media marketing dan destination image, terhadap minat pengunjungPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh dari dua faktor kunci, yaitu sosial media marketing dan destination image, terhadap minat pengunjung
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Dengan diskusi dan wawancara yang panjang dapat dipahami mengenai pentingnya storytelling dalam meningkatkan jumlah pengunjung obyek wisata, khususnyaDengan diskusi dan wawancara yang panjang dapat dipahami mengenai pentingnya storytelling dalam meningkatkan jumlah pengunjung obyek wisata, khususnya
UYPUYP Kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Desa Cikidang (rempug tomat) perang tomat bisa menjadi daya tarik wisata yang baru dan memperkaya jenis wisata yangKekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Desa Cikidang (rempug tomat) perang tomat bisa menjadi daya tarik wisata yang baru dan memperkaya jenis wisata yang
Useful /
UNANDAUNANDA Pemanfaatan lembaga keuangan mikro (LKM) berperan dalam pemberdayaan ekonomi perempuan di Desa Laikang dengan menyediakan modal usaha untuk budidaya rumputPemanfaatan lembaga keuangan mikro (LKM) berperan dalam pemberdayaan ekonomi perempuan di Desa Laikang dengan menyediakan modal usaha untuk budidaya rumput
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN This study examines the present state of green finance in India, highlighting the significance of instruments such as sovereign green bonds, blended finance,This study examines the present state of green finance in India, highlighting the significance of instruments such as sovereign green bonds, blended finance,
EDUPEDEDUPED Penatalaksanaan memberikan asuhan tentang cara menjaga kehangatan bayi, memberikan konseling tentang ASI Ekslusif, perawatan tali pusat dan tanda bahayaPenatalaksanaan memberikan asuhan tentang cara menjaga kehangatan bayi, memberikan konseling tentang ASI Ekslusif, perawatan tali pusat dan tanda bahaya
EDUPEDEDUPED Analisis menunjukkan bahwa pasien dengan peningkatan IDWG yang sedang hingga berat memiliki risiko 18,333 kali lebih tinggi untuk mengalami RLS dibandingkanAnalisis menunjukkan bahwa pasien dengan peningkatan IDWG yang sedang hingga berat memiliki risiko 18,333 kali lebih tinggi untuk mengalami RLS dibandingkan