ARITEKINARITEKIN

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik SipilKonstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil

Kelurahan Mawang memiliki posisi strategis sebagai kawasan penyangga yang mengintegrasikan pusat pemerintahan Kabupaten Gowa dengan pusat pertumbuhan lainnya, serta memiliki aset ekologis Danau Mawang yang berpotensi menjadi destinasi ekowisata. Namun, terdapat kesenjangan antara kebijakan rencana tata ruang dengan realitas pembangunan sarana dan prasarana di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketersediaan, keterjangkauan, serta kelayakan fisik sarana dan prasarana wilayah sebagai basis data pengembangan kawasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis komparatif merujuk pada standar SNI 03-1733-2004 serta analisis keruangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sarana peribadatan dan perdagangan/jasa memiliki tingkat pelayanan yang sangat tinggi dengan kondisi surplus, sementara sarana kesehatan dasar dan pendidikan anak usia dini masih berada di bawah standar pelayanan minimum. Secara spasial, distribusi fasilitas cenderung terkonsentrasi di sepanjang jalan poros utama sehingga menciptakan disparitas akses bagi penduduk di area permukiman yang lebih dalam. Kondisi prasarana jalan kolektor memadai secara fungsional namun belum dilengkapi fasilitas pejalan kaki, sedangkan jalan lokal mengalami degradasi kualitas perkerasan. Selain itu, Danau Mawang sebagai pusat daya tarik wisata masih kekurangan fasilitas pendukung dasar. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya pemerataan distribusi fasilitas kesehatan, revitalisasi kualitas jalan, serta penyusunan rencana detail tata ruang yang komprehensif pada kawasan danau guna mewujudkan pengembangan wilayah yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

Ketersediaan sarana dan prasarana di Kelurahan Mawang bersifat variatif antar sektor, dengan sarana peribadatan dan perdagangan/jasa berada dalam kondisi surplus, sedangkan fasilitas kesehatan dasar dan pendidikan anak usia dini masih defisit.Secara spasial, distribusi sarana cenderung mengikuti koridor utama, menyebabkan ketimpangan akses bagi penduduk di permukiman dalam.Selain itu, jalan lokal mengalami degradasi kualitas dan fasilitas pejalan kaki tidak tersedia di jalan kolektor utama, sementara Danau Mawang sebagai kawasan strategis belum didukung infrastruktur pariwisata yang memadai sehingga potensi ekowisatanya belum termanfaatkan optimal.

Pertama, perlu penelitian mendalam untuk merancang rencana detail tata ruang kawasan Danau Mawang yang mengintegrasikan aspek konservasi lingkungan, kebutuhan fasilitas pendukung wisata, dan partisipasi masyarakat lokal agar pengembangan ekowisata berjalan berkelanjutan. Kedua, diperlukan kajian spasial untuk mengevaluasi pola aksesibilitas ke fasilitas kesehatan dan PAUD, serta mengusulkan lokasi optimal bagi penambahan unit pelayanan di permukiman terpencil guna mengatasi kesenjangan pelayanan dasar. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang kualitas dan kelayakan jalan lokal serta desain trotoar yang aman dan inklusif di jalan poros utama, dengan mempertimbangkan beban lalu lintas, kebutuhan pejalan kaki, dan integrasinya dengan potensi jalur wisata lingkungan sekitar danau.

  1. Analisis Ketersedian dan Keterjangkauan Sarana Prasarana di Kelurahan Mawang Kecamatan Somba Opu Kabupaten... journal.aritekin.or.id/index.php/Konstruksi/article/view/1300Analisis Ketersedian dan Keterjangkauan Sarana Prasarana di Kelurahan Mawang Kecamatan Somba Opu Kabupaten journal aritekin index php Konstruksi article view 1300
  2. Tourism Planning | Basics, Concepts, Cases | Turgut Var, Clare Gunn |. tourism planning basics concepts... taylorfrancis.com/books/9781000101164Tourism Planning Basics Concepts Cases Turgut Var Clare Gunn tourism planning basics concepts taylorfrancis books 9781000101164
Read online
File size786.46 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test