UNISLAUNISLA
E-LINK JOURNALE-LINK JOURNALTeks prosedur merupakan teks yang harus dikuasai oleh siswa sekolah menengah atas. Tujuan dari teks ini adalah untuk memberikan petunjuk bagaimana melakukan sesuatu melalui beberapa langkah. Siswa harus mengalami pelajaran agar mereka tahu bahwa aktivitas tersebut ada dalam kehidupan sehari-hari mereka dan untuk menerapkan pendidikan duniawi belajar untuk melakukan dan membuat kelas menjadi lebih hidup dan komunikatif. Dengan tujuan objektif di atas, ada banyak jenis media yang dapat digunakan untuk memotivasi siswa untuk belajar teks prosedur secara lisan. Salah satunya adalah dengan menggunakan origami (ini adalah seni atau proses, yang berasal dari Jepang, melipat kertas menjadi bentuk yang mewakili objek seperti bunga, hewan, dan furnitur, dll.). Studi ini dilakukan dengan penelitian kualitatif deskriptif dengan peneliti non-partisipan. Subjeknya adalah siswa sekolah menengah atas di Mojokerto. Dalam melakukan observasi, data dikumpulkan dengan mengamati aktivitas selama kelas, hasil observasi checklist, dan hasil kuesioner. Penggunaan origami sebagai media alternatif untuk mengajar teks prosedur dalam kelas berbicara diharapkan dapat menarik minat siswa; dapat memberikan siswa kesempatan untuk merasakan variasi dalam proses belajar mengajar. Origami membantu siswa meningkatkan motivasi, antusiasme, dan menjadi mudah untuk mempraktikkan bahasa mereka secara lisan. Dalam melaksanakan origami, guru memilih origami untuk pemula karena modelnya dapat ditemukan di sekitar rumah atau sekolah mereka. Mereka memungkinkan siswa untuk menginstruksikan secara lisan. Origami adalah media yang baik dalam belajar teks prosedur secara lisan karena dapat memberikan kesenangan dan relaksasi serta memecah aktivitas kelas yang rutin. Selain itu, siswa mengalami dan memahami apa yang mereka pelajari.
Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa siswa merasa gugup saat melakukan presentasi atau mereka masih kesulitan untuk membuat atau menyajikan langkah-langkah pembuatan model secara lisan.Jika mereka ingin menceritakan langkah-langkahnya, mereka akan menulis instruksi terlebih dahulu.Mereka termotivasi dalam belajar bahasa Inggris menggunakan origami sebagai media, terutama teks prosedur.Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa penggunaan origami merupakan cara yang baik dalam belajar teks prosedur secara lisan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan origami sebagai media pembelajaran teks prosedur secara lisan sangat efektif dalam meningkatkan motivasi dan minat siswa. Oleh karena itu, saran penelitian lanjutan adalah untuk mengeksplorasi bagaimana origami dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum bahasa Inggris secara lebih komprehensif, tidak hanya terbatas pada teks prosedur. Penelitian lebih lanjut juga dapat menyelidiki efektivitas origami dalam mengajarkan jenis teks bahasa Inggris lainnya, seperti deskriptif atau naratif. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana karakteristik siswa (misalnya, gaya belajar, tingkat kemampuan) memengaruhi efektivitas origami sebagai media pembelajaran. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan panduan praktis bagi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan origami, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam meningkatkan keterampilan berbahasa siswa.
| File size | 897.19 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UIGMUIGM Pelatihan ini meningkatkan literasi digital dan kemampuan analitis mahasiswa, sekaligus membuka peluang integrasi teknologi data mining ke dalam kurikulumPelatihan ini meningkatkan literasi digital dan kemampuan analitis mahasiswa, sekaligus membuka peluang integrasi teknologi data mining ke dalam kurikulum
UNISMUHUNISMUH Perspektif evolusi dan biologi sering menekankan argumen terkait alam, sedangkan pandangan feminis dan konstruktivis sering menekankan argumen terkaitPerspektif evolusi dan biologi sering menekankan argumen terkait alam, sedangkan pandangan feminis dan konstruktivis sering menekankan argumen terkait
USIUSI Kesalahan paling dominan dalam menulis teks deskriptif oleh siswa SMKN 3 Pematang Siantar adalah omission, yang terjadi sebanyak 57 kali atau 72,15%. KesalahanKesalahan paling dominan dalam menulis teks deskriptif oleh siswa SMKN 3 Pematang Siantar adalah omission, yang terjadi sebanyak 57 kali atau 72,15%. Kesalahan
LENTERANUSALENTERANUSA Penelitian ini mengedepankan pendekatan interaktif dalam seminar sehari penuh, yang mencakup pengenalan konsep dasar digital marketing, strategi pemasaranPenelitian ini mengedepankan pendekatan interaktif dalam seminar sehari penuh, yang mencakup pengenalan konsep dasar digital marketing, strategi pemasaran
LENTERANUSALENTERANUSA Pengbadian Masyarakat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dimana kegiatan seperti edukasi untuk meningkatkan kualitas hidup seperti pemahaman tentangPengbadian Masyarakat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dimana kegiatan seperti edukasi untuk meningkatkan kualitas hidup seperti pemahaman tentang
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Kemampuan bahasa siswa mengalami peningkatan N-Gain dari Siklus 1 ke Siklus 2 diperoleh nilai peningkatan 0,4. Kemudian N-Gain dari Siklus 2 ke SiklusKemampuan bahasa siswa mengalami peningkatan N-Gain dari Siklus 1 ke Siklus 2 diperoleh nilai peningkatan 0,4. Kemudian N-Gain dari Siklus 2 ke Siklus
UNWAHAUNWAHA Peneliti menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D). Dalam prosedur penelitian ini, digunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu:Peneliti menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D). Dalam prosedur penelitian ini, digunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu:
UNIRAYAUNIRAYA untuk mengatasi masalah tersebut, penulis merekomendasikan penerapan prinsip-prinsip manajemen meliputi perencanaan terperinci dengan analisis risiko,untuk mengatasi masalah tersebut, penulis merekomendasikan penerapan prinsip-prinsip manajemen meliputi perencanaan terperinci dengan analisis risiko,
Useful /
UIGMUIGM Selain itu, telah dilakukan sosialisasi kepada guru pendamping serta simulasi kepada siswa di SMPN 2 Kalimanah. Di akhir kegiatan, pengabdian ini dapatSelain itu, telah dilakukan sosialisasi kepada guru pendamping serta simulasi kepada siswa di SMPN 2 Kalimanah. Di akhir kegiatan, pengabdian ini dapat
UIGMUIGM Hal ini membutuhkan solusi yang dapat menyentuh lapisan masyarakat, yaitu melalui kolaborasi dengan mengadakan pelatihan atau workshop. Kolaborasi antaraHal ini membutuhkan solusi yang dapat menyentuh lapisan masyarakat, yaitu melalui kolaborasi dengan mengadakan pelatihan atau workshop. Kolaborasi antara
UNISMUHUNISMUH Enam pelajar EFL dari tiga latar budaya (Ende, Timor, dan Kupang) dijadikan subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pelajar menggunakan strategiEnam pelajar EFL dari tiga latar budaya (Ende, Timor, dan Kupang) dijadikan subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pelajar menggunakan strategi
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode observasi yang dilakukan pada konveksi,dan mitra yang akan diajak kerjasama pada program ini, metodeMetode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode observasi yang dilakukan pada konveksi,dan mitra yang akan diajak kerjasama pada program ini, metode