MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA
JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUARLatar Belakang: Penyakit paru adalah kondisi medis yang mempengaruhi fungsi dan struktur paru-paru, yang merupakan organ utama dalam sistem pernapasan. Salah satu tanda dan gejala pada pasien penyakit paru adalah sesak napas. Dampak sesak napas jika tidak diatasi akan terjadi penurunan fungsi paru, hipoksia, hipoksemia, gagal napas, kelelahan dan penurunan kualitas hidup bahkan kematian. Salah satu terapi komplementer yang dapat diberikan kepada penderita penyakit paru untuk mengurangi sesak napas yaitu terapi progressive muscle relaxation (PMR) dan deep breathing exercise (DBE). Tujuan pengadian masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan pasien dan keluarga dalam mengatasi sesak napas pada pasien penyakit paru.
Pemberian edukasi meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga terkait penanganan sesak napas dengan terapi PMR dan DBE.Keterampilan pasien dalam melakukan terapi PMR dan DBE juga meningkat setelah demonstrasi.Diharapkan pasien dan keluarga dapat mengatasi sesak napas secara mandiri sehingga meningkatkan derajat kesehatan.
Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada efektivitas jangka panjang terapi PMR dan DBE dalam mengurangi frekuensi dan intensitas sesak napas pada pasien paru. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas terapi PMR dan DBE dengan metode rehabilitasi paru lainnya, seperti senam pernapasan atau latihan fisik terstruktur. Lebih lanjut, penelitian kualitatif dapat menggali pengalaman pasien dan keluarga dalam menerapkan terapi PMR dan DBE secara mandiri di rumah, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan implementasi terapi tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang manfaat dan tantangan penerapan terapi komplementer dalam pengelolaan penyakit paru, sehingga dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
- PENERAPAN TINDAKAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) DAN DEEP BREATHING EXERCISES (DBE) UNTUK MENGATASI... doi.org/10.52943/jikeperawatan.v10i1.1576PENERAPAN TINDAKAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION PMR DAN DEEP BREATHING EXERCISES DBE UNTUK MENGATASI doi 10 52943 jikeperawatan v10i1 1576
- TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) DAN DEEP BREATHING EXERCISE (DBE) UNTUK MENGATASI SESAK NAPAS... doi.org/10.36984/jam.v4i2.541TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION PMR DAN DEEP BREATHING EXERCISE DBE UNTUK MENGATASI SESAK NAPAS doi 10 36984 jam v4i2 541
- Teknik Clapping dan Vibrasi Meningkatkan Saturasi Oksigen Pasien PPOK | Jurnal Keperawatan Silampari.... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JKS/article/view/1767Teknik Clapping dan Vibrasi Meningkatkan Saturasi Oksigen Pasien PPOK Jurnal Keperawatan Silampari journal ipm2kpe index php JKS article view 1767
| File size | 865.42 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AKPERAKPER Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 38 responden yang terdiri dari pasien HIV dan keluarga,Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 38 responden yang terdiri dari pasien HIV dan keluarga,
AKPERAKPER Desain penelitian berupa Literatur review sistematis terhadap publikasi tahun 2020–2025. Pencarian dilakukan melalui database PubMed/PMC, Cochrane, BMC/Frontiers,Desain penelitian berupa Literatur review sistematis terhadap publikasi tahun 2020–2025. Pencarian dilakukan melalui database PubMed/PMC, Cochrane, BMC/Frontiers,
AKPERAKPER Artikel yang termasuk dalam kriteria adalah yang dipublikasikan antara 2018 hingga 2025, melibatkan terapi akupunktur atau elektroakupunktur, ditulis dalamArtikel yang termasuk dalam kriteria adalah yang dipublikasikan antara 2018 hingga 2025, melibatkan terapi akupunktur atau elektroakupunktur, ditulis dalam
STIKESNHSTIKESNH Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu pasien ADHF yang dirawat di ruang ICCU RSUD Kanjuruhan Malang, dengan pengukuran menggunakan EdmontonMetode yang digunakan adalah studi kasus pada satu pasien ADHF yang dirawat di ruang ICCU RSUD Kanjuruhan Malang, dengan pengukuran menggunakan Edmonton
HELVETIAHELVETIA Dari seluruh hasil penelitian masing-masing literatur, telah terlihat bahwa kerasionalan penggunaan antibiotik di beberapa rumah sakit pada beberapa daerahDari seluruh hasil penelitian masing-masing literatur, telah terlihat bahwa kerasionalan penggunaan antibiotik di beberapa rumah sakit pada beberapa daerah
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA H. Aloei Saboe Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang bersifat asuhan keperawatanH. Aloei Saboe Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang bersifat asuhan keperawatan
USKUSK Infeksi submandibula umumnya berasal dari gigi molar pertama dan kedua rahang bawah dari penyebaran infeksi dari ruang sublingual dan submental. GejalaInfeksi submandibula umumnya berasal dari gigi molar pertama dan kedua rahang bawah dari penyebaran infeksi dari ruang sublingual dan submental. Gejala
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Masalah atelektasis pada anak cerebral palsy tipe spasmodik hipotonik dengan fleksi quadriplegi meliputi kejang otot pernapasan, sesak napas, penurunanMasalah atelektasis pada anak cerebral palsy tipe spasmodik hipotonik dengan fleksi quadriplegi meliputi kejang otot pernapasan, sesak napas, penurunan
Useful /
UNAIUNAI Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh latihan Brain Gym terhadap peningkatan kemampuan sight‑reading pada mahasiswa musik. Metode pre‑experimentalPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh latihan Brain Gym terhadap peningkatan kemampuan sight‑reading pada mahasiswa musik. Metode pre‑experimental
PKTJPKTJ Dengan implementasi rekomendasi tersebut, diharapkan PT Sumber Alam Ekspres dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi sekaligus memenuhi standarDengan implementasi rekomendasi tersebut, diharapkan PT Sumber Alam Ekspres dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi sekaligus memenuhi standar
USKUSK Senyawa dalam teh hijau, seperti katekin dalam kelompok fenolik, termasuk flavanol, flavandiol, dan flavonoid, juga berfungsi sebagai agen dengan menggangguSenyawa dalam teh hijau, seperti katekin dalam kelompok fenolik, termasuk flavanol, flavandiol, dan flavonoid, juga berfungsi sebagai agen dengan mengganggu
USKUSK Penerapan sistem klasifikasi EFP/AAP 2017 untuk lesi endo-periodontal (EPL) pada pasien ini memberikan diagnosis yang lebih jelas dan pendekatan yang lebihPenerapan sistem klasifikasi EFP/AAP 2017 untuk lesi endo-periodontal (EPL) pada pasien ini memberikan diagnosis yang lebih jelas dan pendekatan yang lebih