JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU
Jurnal AgrotechJurnal AgrotechSawi pagoda (Brassica narinosa L.) mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan, namun diketahui bahwa produksi sawi pagoda masih terbatas. Sistem hidroponik merupakan salah satu solusi untuk bertanam di lahan yang terbatas. Penggunaan media tanam dan POC sebagai upaya peningkatan hasil produksi. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mendapatkan jenis media tanam dan dosis jenis nutrisi yang memberikan hasil tertinggi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L.) pada hidroponik sistem wick. Metode yang dipakai ialah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 3 ulangan. Terdapat 2 faktor, dari kombinasi kedua faktor tersebut dihasilkan 16 perlakuan. Faktor pertama ialah jenis media tanam yang terdiri dari 4 taraf yaitu m0 (Rockwool), m1 (Hydroton), m2 (Serabut Kelapa), dan m3 (Cocopeat). Faktor kedua ialah jenis dosis nutrisi yang terdiri dari 4 taraf yaitu k0 (10 ml/lt AB Mix), k1 (10 ml/lt AB Mix 20 ml/lt air POC keong mas), k2 (8 ml/lt AB Mix 30 ml/lt air POC keong mas), dan k3 (6 ml/lt AB Mix 40 ml/lt air POC keong mas) sehingga terdapat 48 unit percobaan. Analisis data secara statistik menggunakan uji analysis of varience taraf α 5% dan diuji lanjut dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf α 5%. Hasil percobaan menunjukkan terdapat pengaruh interaksi antara jenis media tanam dan dosis jenis nutrisi terhadap bobot segar tanaman. Jenis media tanam m0 (Rockwool) terhadap dosis jenis nutrisi k0 (10 ml/lt AB Mix) memberikan hasil rata-rata bobot segar tanaman tertinggi yaitu sebesar 166,17 g.
Terdapat pengaruh interaksi antara jenis media tanam dan dosis nutrisi terhadap bobot segar tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L.) varietas Ta Ke Cai dalam sistem hidroponik sistem wick.Kombinasi media tanam Rockwool dan dosis nutrisi 10 ml/lt AB Mix menghasilkan bobot segar tanaman rata-rata tertinggi sebesar 166,17 gram.Penelitian ini menunjukkan pentingnya pemilihan media tanam dan dosis nutrisi yang tepat untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda dalam sistem hidroponik.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai budidaya sawi pagoda secara hidroponik. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai jenis POC terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pagoda, dengan membandingkan POC keong mas dengan sumber POC lainnya seperti POC limbah buah-buahan atau sayuran. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada optimasi komposisi nutrisi AB Mix yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sawi pagoda pada berbagai fase pertumbuhan, untuk mencapai efisiensi penggunaan nutrisi dan memaksimalkan hasil panen. Ketiga, studi mengenai interaksi antara jenis media tanam, dosis nutrisi, dan faktor lingkungan seperti suhu dan kelembaban dapat dilakukan untuk mengembangkan model budidaya sawi pagoda yang lebih adaptif dan berkelanjutan, sehingga dapat diterapkan secara luas oleh petani hidroponik dengan hasil yang optimal dan stabil.
| File size | 281.26 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji validitas buku ilmiah populer sebesar 79,85% dengan kategori cukup valid, dan hasil uji keterbacaan sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji validitas buku ilmiah populer sebesar 79,85% dengan kategori cukup valid, dan hasil uji keterbacaan sebesar
STIKESHBSTIKESHB Bakteri tersebut mampu tumbuh pada kondisi pH asam. Hasil uji ketahanan BAL yang diisolasi dari eco enzyme terhadap pH rendah menunjukkan bahwa 4 isolatBakteri tersebut mampu tumbuh pada kondisi pH asam. Hasil uji ketahanan BAL yang diisolasi dari eco enzyme terhadap pH rendah menunjukkan bahwa 4 isolat
USNIUSNI Sistem diuji menggunakan 4 dataset wajah dengan total ±400 citra, yaitu pengguna: Ronaldo, Lisra, Juliardo, dan Riswanti. Hasil pengujian menunjukkanSistem diuji menggunakan 4 dataset wajah dengan total ±400 citra, yaitu pengguna: Ronaldo, Lisra, Juliardo, dan Riswanti. Hasil pengujian menunjukkan
IDJOURNALIDJOURNAL Desa Bulukerto, sebagai penghasil perkebunan apel, memiliki potensi yang beragam. Akan tetapi, banyak limbah yang belum dimanfaatkan dengan baik, sehinggaDesa Bulukerto, sebagai penghasil perkebunan apel, memiliki potensi yang beragam. Akan tetapi, banyak limbah yang belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Melalui pelatihan dan pendampingan intensif, petani diajak untuk memanfaatkan limbah sebagai pupuk organik berkualitas yang mendukung kegiatan pertanianMelalui pelatihan dan pendampingan intensif, petani diajak untuk memanfaatkan limbah sebagai pupuk organik berkualitas yang mendukung kegiatan pertanian
UMNUMN Eco Enzyme hadir sebagai solusi inovatif yang menawarkan alternatif pengelolaan limbah organik dan pemupukan yang berkelanjutan. Sosialisasi dan pelatihanEco Enzyme hadir sebagai solusi inovatif yang menawarkan alternatif pengelolaan limbah organik dan pemupukan yang berkelanjutan. Sosialisasi dan pelatihan
UBHINUSUBHINUS PG-TK AISYIYAH merupakan sekolah dengan fasilitas sistem informasi yang masih terbatas, maka dibuatlah sistem informasi yang merujuk pada cara melakukanPG-TK AISYIYAH merupakan sekolah dengan fasilitas sistem informasi yang masih terbatas, maka dibuatlah sistem informasi yang merujuk pada cara melakukan
UPI YAIUPI YAI Nilai pH eco-enzyme berada pada kisaran nilai pH 5,71, dimana pH eco-enzyme dari sampah kulit jeruk nipis memiliki nilai pH paling tinggi sebesar 6,62.Nilai pH eco-enzyme berada pada kisaran nilai pH 5,71, dimana pH eco-enzyme dari sampah kulit jeruk nipis memiliki nilai pH paling tinggi sebesar 6,62.
Useful /
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Tumpangsari merupakan pola tanam dengan melibatkan lebih dari satu tanaman yang ditanam secara bersamaan pada satu area lahan yang sama selama periodeTumpangsari merupakan pola tanam dengan melibatkan lebih dari satu tanaman yang ditanam secara bersamaan pada satu area lahan yang sama selama periode
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Adapun dua diantara empat isolat tersebut yaitu JMA8 dan JMA9 diduga dapat memicu pertumbuhan tanaman kedelai. Diperoleh sembilan isolat jamur antagonisAdapun dua diantara empat isolat tersebut yaitu JMA8 dan JMA9 diduga dapat memicu pertumbuhan tanaman kedelai. Diperoleh sembilan isolat jamur antagonis
UBHINUSUBHINUS Sedangkan untuk dataset rasio, nilai tertinggi didapat dari model 70. Pada metode KNN hasil terbaik diperoleh dari rasio dataset 80. Dan Manhattan distanceSedangkan untuk dataset rasio, nilai tertinggi didapat dari model 70. Pada metode KNN hasil terbaik diperoleh dari rasio dataset 80. Dan Manhattan distance
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Metode pelaksanaan: peserta pelatihan berjumlah 26 orang yang merupakan anggota Kelompok Tani Rejo dan Kelompok Tani Mulyo. Pelaksanaan kegiatan denganMetode pelaksanaan: peserta pelatihan berjumlah 26 orang yang merupakan anggota Kelompok Tani Rejo dan Kelompok Tani Mulyo. Pelaksanaan kegiatan dengan