ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

OrnamenOrnamen

Penelitian ini bertujuan mengenalkan tatah sungging pada produk non wayang seperti aksesori kulitan tari. Teknik tatah sungging ini dikerjakan pada aksesori tari dengan tatahan bubukan, langgatan, semut dulur, mas-masan, dan juga di bagian jamang sebagian menggunakan patran. Teknik sunggingan pada produk non wayang untuk garak Yogyakarta hanya sungging warna emas dapat menggunakan brom atau prodo mas. Produk-produk tatah sungging non wayang dikerjakan dengan handmade memperhatikan nilai estetika dan fungsionalitas. Melalui penelitian kualitataif dengan metode penelitian artistic yang membahas tentang penelitian berbasis praktik yang menghasilkan pengetahuan dan pemahaman teknis tatah sungging diterapkan pada media kulit perkamen dan disungging hanya menggunakan satu warna emas memakai brom atau prodo mas, yang belum banyak diterapkan pada. Identitas produk tatah sungging non wayang ini tidak hanya dari segi teknis penciptaannya, namun juga bentuk tatahan dan sunggingan yang mengangkat gagrak Yogyakarta sebagai ide penelitian.

Aksesori tari merupakan pelengkap busana tari seperti jamang, sumping, kalung, klat bahu.Aksesori ini biasanya digunakan untuk tari golek ayun-ayun.Bahan yang digunakan untuk proses pembuatan aksesori kulitan tari ini menggunakan kulit sapi atau kerbau dengan samak perkamen.Proses pengerjaan dimulai dari pembuatan pola, nyorek, natah, mbedahi, amplas, nyungging, ngertepi dan finishing.Teknik tatah yang ada dalam kulitan tari berupa bubukan, langgatan, ceplikan, dan patran.Teknik sunggigan untuk gagrak yogyakarta teknik hanya menggunakan prada emas.Tujuan dan manfaat penelitian ini semoga dapat memberikan pengetahuan dalam proses pembuatan kulitan tari golek ayun-ayun yang berupa irah-irahan (Jamang elar), sumping, kelat bahu, kalung, dan slepe.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara teknik tatah sungging pada produk non wayang dengan teknik tatah sungging pada wayang kulit. Hal ini dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang perbedaan dan kesamaan teknik tatah sungging di kedua produk tersebut. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang teknik sunggingan yang digunakan pada produk non wayang, khususnya dalam hal penggunaan warna dan bahan. Dengan demikian, dapat ditemukan teknik-teknik baru yang dapat diterapkan pada produk-produk non wayang lainnya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang nilai estetika dan fungsionalitas produk tatah sungging non wayang, serta bagaimana produk tersebut dapat menjadi representasi budaya dan identitas lokal.

Read online
File size702.8 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test