UNMUHUNMUH

The Indonesian Journal of Health ScienceThe Indonesian Journal of Health Science

Latar Belakang dan Tujuan: Kelengkapan imunisasi merupakan target dalam pembangunan kesehatan yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan, dimana ditandai dengan seseorang yang telah mendapatkan imunisasi dan vaksin yang dibuktikan dengan catatan imunisasi pada buku KIA. Salah satu faktor yang dapat berpengaruh terhadap kelengkapan imunisasi yaitu persepsi ibu. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis hubungan persepsi ibu dengan status kelengkapan imunisasi dasar balita usia 9-24 bulan di Posyandu Balita Kelurahan Ketawanggede Kota Malang. Metode: Memakai cross sectional dengan besar populasi 71 ibu dan besar sampel 42 responden dimana pengambilannya menggunakan cara teknik simple random sampling. Data dan informasi yang diambil menggunakan kuesioner dan data imunisasi pada buku KIA. Hasil: Berdasarkan uji koefisien kontingensi menunjukkan ( ρ = 0.000 ; α = 0,05 ; r = 0,580 ), maka dapat diartikan ada hubungan yang sedang antara persepsi ibu dengan status kelengkapan imunisasi dasar balita usia 9-24 bulan. Ibu dengan persepsi yang positif cenderung melengkapi imunisasi dengan lengkap kepada balitanya daripada ibu yang mempunyai persepsi negatif. Simpulan dan Implikasi: Persepsi ibu akan mempengaruhi perilaku memberikan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan dan kelengkapan imunisasi dasar kepada anaknya. Diharapkan kepada ibu untuk mencari informasi terkait pentingnya pemberian imunisasi agar dapat melengkapi status imunisasi dasar kepada anaknya sesuai dengan jadwal imunisasi pada buku KIA.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi negatif tentang imunisasi dasar, sebagian besar balita usia 9-24 bulan memiliki status kelengkapan imunisasi dasar yang tidak lengkap, dan terdapat hubungan antara persepsi ibu dengan status kelengkapan imunisasi dasar balita usia 9-24 bulan di Posyandu Balita Kelurahan Ketawanggede Kota Malang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan metode kualitatif untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi persepsi ibu terhadap imunisasi, termasuk peran budaya, kepercayaan, dan pengalaman pribadi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan persepsi positif ibu terhadap imunisasi, seperti melalui penyuluhan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik ibu. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak dari program imunisasi terhadap kesehatan anak secara lebih komprehensif, termasuk analisis biaya-manfaat dan efektivitas program dalam mencegah penyakit menular pada anak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan bermanfaat bagi perbaikan program imunisasi di Indonesia, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di masa depan.

Read online
File size366.64 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test