UnwahasUnwahas

Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik

Minyak atsiri dari tumbuhan berkhasiat sebagai repelen alami terhadap nyamuk Aedes aegypti yang merupakan vektor penyebar penyakit demam berdarah dengue. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan menguji aktivitas repelen minyak atsiri dari sereh wangi, akar wangi, nilam, dan cengkeh asal Kabupaten Garut terhadap nyamuk Aedes aegypti betina. Karakterisasi minyak atsiri dilakukan melalui analisis GC-MS untuk mengetahui komponen kimia utama. Aktivitas repelen diuji menggunakan metode yang direkomendasikan oleh WHO dengan variasi konsentrasi 0,1%; 0,2%; 0,3%; 0,4%; dan 0,5%. Parameter yang diamati meliputi waktu proteksi dan efikasi repelen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat minyak atsiri memiliki aktivitas repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti betina, dengan waktu proteksi mencapai lebih dari 120 menit pada konsentrasi 0,5%. Komponen utama minyak sereh wangi adalah geraniol dan sitronelal, akar wangi mengandung vetiverol dan vetivon, nilam memiliki patchouli alkohol, sedangkan cengkeh kaya akan eugenol. Aktivitas repelen terbaik ditunjukkan oleh minyak atsiri cengkeh dengan efikasi mencapai 95% pada konsentrasi 0,5%.

Minyak atsiri dari sereh wangi, akar wangi, nilam, dan cengkeh asal Kabupaten Garut memiliki aktivitas repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti betina.Aktivitas repelen meningkat seiring kenaikan konsentrasi minyak atsiri, dengan waktu proteksi lebih dari 120 menit pada konsentrasi 0,5%.Minyak atsiri cengkeh menunjukkan efikasi tertinggi, yaitu mencapai 95%, yang dikaitkan dengan kandungan eugenol sebagai komponen utamanya.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji kombinasi antara minyak atsiri cengkeh dan sereh wangi untuk mengevaluasi sinergisitasnya dalam meningkatkan waktu proteksi dan efikasi repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti. Selain itu, perlu dikembangkan sediaan repelen berbasis nanoemulsi agar distribusi minyak atsiri lebih merata pada kulit dan masa kerjanya lebih lama. Studi toksisitas jangka panjang juga penting untuk dilakukan, terutama terhadap kulit manusia dan sistem biologis lainnya, guna memastikan keamanan penggunaan minyak atsiri tersebut secara rutin sebagai pengganti repelen sintetik.

  1. #daun kelor#daun kelor
  2. #ekstrak etanol#ekstrak etanol
Read online
File size16.51 KB
Pages3
Short Linkhttps://juris.id/p-10D
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test