UNJAUNJA

Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan Sastra

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ideologi sastra lisan dalam kredo puisi menjadi model penciptaan puisi yang dimitoskan dalam karya Sutardji Calzoum Bachri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Data penelitian ini berupa kredo puisi dengan sumber data berupa buku antologi puisi O Amuk Kapak karya Sutardji Calzoum Bachri. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan, yaitu teknik analisis naratif. Penelitian ini akan menguraikan kredo puisi dalam sistem penandaan mitos Roland Barthes, genealogi estetika berpuisi Sutardji, tipografi sebagai corak kelisanan Sutardji, serta perbandingan antara mantra dengan puisi mantra Sutardji. Penyimpangan yang dilakukan Sutardji untuk menghadirkan mitos dalam penciptaan puisi melalui kredo puisi didasarkan pada tiga aspek, yaitu membebaskan kata dari jajahan makna, membebaskan kata dari jajahan gramatika, dan mengembalikan kata kepada mantra. Ketiga aspek tersebut yang mengarahkan bentuk ideologi menulis puisi Sutardji kepada bentuk ideologi oralitas (kelisanan).

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa penyimpangan yang dilakukan Sutardji untuk menghadirkan mitos dalam penciptaan puisi melalui kredo puisi didasarkan pada tiga aspek, yaitu membebaskan kata dari jajahan makna, membebaskan kata dari jajahan gramatika, dan mengembalikan kata kepada mantra.Ketiga aspek tersebut mengarahkan peneliti kepada bentuk ideologi menulis puisi sutardji, yaitu berupa ideologi oralitas (kelisanan).Kredo puisi berhasil melampaui atas apa yang dimaksudkan secara fisik terhadap mantra tersebut.Meski demikian, langkah yang ditempuh Sutardji ini menjadi salah satu sejarah penting dalam perkembangan puisi kontemporer di Indonesia dengan keberhasilan kredo puisi yang dimitoskan dalam penciptaan puisi Sutardji Calzoum Bachri.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana kredo puisi Sutardji Calzoum Bachri memengaruhi perkembangan puisi kontemporer Indonesia setelah tahun 1970-an. Hal ini dapat dilakukan dengan menganalisis karya-karya penyair lain yang terinspirasi oleh kredo puisi Sutardji. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis tipografi dalam puisi Sutardji Calzoum Bachri secara lebih mendalam, untuk memahami bagaimana elemen visual tersebut berkontribusi pada pembentukan makna dan estetika puisi. Ketiga, penelitian dapat mengkaji bagaimana kredo puisi Sutardji Calzoum Bachri dapat diterapkan dalam konteks pendidikan sastra, untuk mendorong kreativitas dan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep sastra kontemporer. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengaruh kredo puisi Sutardji Calzoum Bachri terhadap perkembangan puisi Indonesia dan memberikan kontribusi positif dalam pendidikan sastra.

Read online
File size197.9 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test