FIKES UMWFIKES UMW

Miracle Journal of Public HealthMiracle Journal of Public Health

Berdasarkan data dari Puskesmas Ranomeeto, prevalensi dermatitis pada tahun 2016 adalah 27,78%, menurun menjadi 18,8% pada tahun 2017, dan meningkat menjadi 55,18% pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak iritan di wilayah kerja Puskesmas Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional study, melibatkan 54 petani sawah sebagai sampel dari populasi 238 petani pada tahun 2018. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling, dan analisis data menggunakan Uji Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara personal hygiene, pengetahuan, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian dermatitis kontak iritan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene, pengetahuan, dan penggunaan APD dengan kejadian dermatitis kontak iritan pada petani sawah di wilayah kerja Puskesmas Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan.Kebersihan diri yang buruk, kurangnya pengetahuan mengenai pencegahan dermatitis, dan tidak menggunakan APD secara lengkap merupakan faktor risiko utama.Oleh karena itu, peningkatan kesadaran dan perilaku terkait kebersihan diri, edukasi mengenai dermatitis, serta penggunaan APD yang tepat sangat penting untuk mencegah kejadian dermatitis kontak iritan pada petani.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis APD yang paling efektif melindungi petani dari dermatitis kontak iritan, dengan mempertimbangkan kenyamanan dan kepraktisan penggunaan. Kedua, studi intervensi yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan perilaku personal hygiene melalui penyuluhan dan pelatihan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi kejadian dermatitis. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman petani terkait dermatitis kontak iritan, termasuk faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi perilaku mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam untuk pengembangan strategi pencegahan dan pengendalian dermatitis kontak iritan yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi petani sawah.

Read online
File size126.82 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test