ISI SURAKARTAISI SURAKARTA
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya RupaBrikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya RupaKarya seni yang berasal dari masa lalu terkadang memiliki nilai historis yang mencerminkan kehidupan masyarakatnya. Kain ikat kepala khas Cirebon yang berada di Museum Tekstil Jakarta menyimpan berbagai cerita melalui visualnya yang terus dijaga hingga saat ini melalui konservasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji motif kain ikat kepala khas Cirebon yang ada di Museum Tekstil Jakarta secara visual. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika visual. Sehingga simbol dan makna yang ada pada motif-motif tersebut dapat diungkapkan melalui identifikasi dan analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, terdapat dua kain ikat kepala sebagai objek penelitian yaitu ikat kepala motif Macan Ali dan motif Sawat. Kedua kain tersebut didapatkan dari sumbangan GP. Mangkunegoro VIII pada tahun 1976 dan dibuat dengan teknik batik. Hasil penelitian menemukan bahwa motif pada kain ikat kepala Macan Ali memvisualkan simbol Keraton Cirebon dan keislamannya dengan beberapa motif kaligrafi tawhid. Sedangkan pada kain ikat kepala motif Sawat merupakan kain yang berasal dari pengaruh Jawa-Hindu dengan motif sayap garuda, pohon hayat dan meru dan lidah api sebagai simbol kosmologi kehidupan.
Kain ikat kepala khas Cirebon menjadi sebuah karya seni yang memiliki nilai secara historis dalam makna visualnya.Dua kain ikat kepala yang telah ada di Museum Tekstil Jakarta sejak tahun 1970 GP.Mangkunegoro VIII pada tahun 1976 memiliki representasi yang berbeda secara budaya.Kain-kain tersebut memiliki fungsi ikat kepala yang digunakan dalam kegiatan upacara di Keraton Cirebon.Pada kain ikat kepala motif Macan Ali memiliki motif yang dipengaruhi oleh unsur Islam seperti adanya kaligrafi arab yang bertuliskan tauhid.Motif macan ali memiliki representasi kekuasaan Keraton Cirebon yang kental dengan spiritual agama Islam.Sedangkan pada kain ikat kepala motif sawat dipengaruhi oleh budaya Jawa-Hindu dengan visual sayap garuda sebagai hewan Tunggangan dewa Wisnu, motif pohon hayat, meru, lidah api dan lain-lain.Kain motif sawat merepresentasikan simbol kosmologi kehidupan dunia yang saling berselaras.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menelusuri asal-usul motif-motif batik Cirebon secara lebih mendalam, termasuk pengaruh budaya asing yang mungkin telah memengaruhi perkembangan motif tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan studi komparatif dengan motif-motif batik dari daerah lain di Indonesia maupun dari negara-negara lain. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis penggunaan warna pada kain ikat kepala Cirebon, serta makna simbolis yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana warna digunakan sebagai alat komunikasi visual dalam budaya Cirebon. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji bagaimana kain ikat kepala Cirebon dapat dimanfaatkan sebagai media pendidikan budaya bagi generasi muda. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan program-program pendidikan yang melibatkan komunitas lokal, seperti pelatihan pembuatan batik dan workshop tentang makna simbolis motif-motif batik Cirebon. Dengan demikian, diharapkan kain ikat kepala Cirebon dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari identitas budaya Cirebon yang berharga.
| File size | 618.5 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIRESDINASTIRES kapasitas untuk bertindak terlihat dari kemandiriannya dalam pengambilan keputusan strategis, termasuk melanjutkan SIPA dalam format online di tengah pandemikapasitas untuk bertindak terlihat dari kemandiriannya dalam pengambilan keputusan strategis, termasuk melanjutkan SIPA dalam format online di tengah pandemi
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Jawatimuran sering dikatakan sebagai pelengkap dari dua genre musik utama tersebut. Akibatnya, banyak orang yang berpikir bahwa Karawitan Jawatimuran tidakJawatimuran sering dikatakan sebagai pelengkap dari dua genre musik utama tersebut. Akibatnya, banyak orang yang berpikir bahwa Karawitan Jawatimuran tidak
UNIPASBYUNIPASBY Film ini menunjukkan bahwa media massa dapat menjadi alat efektif untuk memperkenalkan budaya kepada audiens yang lebih luas. Film Primbon berhasil merepresentasikanFilm ini menunjukkan bahwa media massa dapat menjadi alat efektif untuk memperkenalkan budaya kepada audiens yang lebih luas. Film Primbon berhasil merepresentasikan
AKABAAKABA Waktu pembagian harta benda juga disesuaikan dengan tradisi kematian, yang dapat mencakup selametan selama tiga, tujuh, atau seratus hari, dengan waktuWaktu pembagian harta benda juga disesuaikan dengan tradisi kematian, yang dapat mencakup selametan selama tiga, tujuh, atau seratus hari, dengan waktu
UIBBCUIBBC Temuan kuantitatif menunjukkan pemahaman guru yang tinggi terhadap prinsip Ekonomi Hijau (M=4,12/5) namun penerapan praktisnya masih relatif lebih rendahTemuan kuantitatif menunjukkan pemahaman guru yang tinggi terhadap prinsip Ekonomi Hijau (M=4,12/5) namun penerapan praktisnya masih relatif lebih rendah
UNNESUNNES Penelitian ini merekomendasikan peningkatan perilaku asertif, terutama dalam hal kemampuan untuk mengungkapkan diri dan menolak permintaan, serta menyarankanPenelitian ini merekomendasikan peningkatan perilaku asertif, terutama dalam hal kemampuan untuk mengungkapkan diri dan menolak permintaan, serta menyarankan
169169 Pertunjukan teater musikal Kabayan Metropolitan mengangkat cerita rakyat Si Kabayan yang diadaptasi ke dalam konteks modern. Pertunjukan ini mengkolaborasikanPertunjukan teater musikal Kabayan Metropolitan mengangkat cerita rakyat Si Kabayan yang diadaptasi ke dalam konteks modern. Pertunjukan ini mengkolaborasikan
169169 Informasi mengenai perjalanan hidup Ma Ayu terbagi menjadi tiga dimensi, yaitu masa remaja, masa produktif, dan masa survive. Kisah Ma Ayu menjadi stimulusInformasi mengenai perjalanan hidup Ma Ayu terbagi menjadi tiga dimensi, yaitu masa remaja, masa produktif, dan masa survive. Kisah Ma Ayu menjadi stimulus
Useful /
UIN AL AZHAARUIN AL AZHAAR Data dianalisis secara bertahap, yaitu: Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini, Memberikan Contoh yang Baik, MenanamkanData dianalisis secara bertahap, yaitu: Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini, Memberikan Contoh yang Baik, Menanamkan
UADUAD Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan berdasarkan survei. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner skala Likert 1-5 yangJenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan berdasarkan survei. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner skala Likert 1-5 yang
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Data yang dikumpulkan sebanyak 63 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan adalah skala intensitas aktivitas melukis dan skala kecerdasan emosional. Hasil PenelitianData yang dikumpulkan sebanyak 63 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan adalah skala intensitas aktivitas melukis dan skala kecerdasan emosional. Hasil Penelitian
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kreatif seorang MUA (Make Up Artist) di Pekalongan dan Tantangan MUA (Make Up Artist) Pekalongan dalamPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kreatif seorang MUA (Make Up Artist) di Pekalongan dan Tantangan MUA (Make Up Artist) Pekalongan dalam