LMULMU
SJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik MesinSJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik MesinProvinsi Kalimantan Selatan merupakan habitat salah satu jenis tumbuhan Purun Tikus. Tanaman ini tumbuh liar di lahan basah dan digunakan untuk kerajinan tangan serta menjadi habitat bagi itik Alabio. Bulu itik banyak ditemukan dibuang di tempat pembuangan sampah. NaOH merupakan senyawa kimia bersifat basa yang memiliki fungsi menghilangkan dan membersihkan residu pada serat. Oleh karena itu penulis ingin melakukan penelitian pada material komposit penguat bulu itik dan purun tikus dengan metode alkalisasi perendaman dengan NaOH. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh alkalisasi campuran hibrida bulu itik - purun tikus dengan matriks poliester terhadap uji aus dan kekerasan serta pengaruh void terhadap pori-pori berlubang. Uji aus dilakukan sesuai ASTM G99-04. Standar pengujian kekerasan ASTM D-785 dengan metode pembuatan sampel adalah metode hand lay up dengan komposisi 78% polyester, 2% katalis, 20% penguat dengan perbandingan volume:(10%:90%), waktu perlakuan alkalisasi : 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 menit, NaOH 5%. Hasil penelitian menunjukkan nilai keausan tertinggi terdapat pada waktu alkalisasi 10 menit dan terendah pada waktu alkalisasi 60 menit. Nilai kekerasan yang diperoleh merupakan nilai tertinggi pada waktu alkalisasi 60 menit dan nilai terendah pada waktu alkalisasi 10 menit. Oleh karena itu, waktu alkalisasi mempengaruhi nilai uji keausan, kekerasan, dan void.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pada penelitian komposit hibrida ini, pengaruh alkalisasi terhadap uji keausan dan kekerasan sampel komposit menunjukkan bahwa nilai tertinggi diperoleh setelah perlakuan alkalisasi selama 10 menit, sedangkan nilai terendah diperoleh setelah perlakuan alkalisasi selama 60 menit.Semakin lama perlakuan alkalisasi pada serat, maka nilai keausannya semakin rendah, namun nilai kekerasan sampel komposit semakin tinggi.Alkalisasi juga mempengaruhi persentase rongga (void) dalam komposit selama uji keausan dan kekerasan.Alkalisasi dapat membantu mengurangi pembentukan rongga pada komposit, karena alkalisasi selama 60 menit diketahui dapat mengurangi nilai rongga sebesar 0,29% terhadap uji keausan dan 1,18% terhadap void pada uji kekerasan.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi konsentrasi NaOH terhadap sifat mekanik komposit bulu itik dan purun tikus. Hal ini penting untuk menentukan konsentrasi NaOH yang optimal dalam proses alkalisasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian sifat-sifat lain dari komposit, seperti kekuatan tarik dan impak, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai performa material. Ketiga, dapat dilakukan studi mengenai pengaruh penambahan material pengisi, seperti nanopartikel, terhadap sifat-sifat komposit untuk meningkatkan kekuatannya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh material komposit yang lebih unggul dengan aplikasi yang lebih luas, serta berkontribusi pada pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan.
- ANALISIS KARAKTERISTIK KEAUSAN MATERIAL DENGAN MATRIKS RESIN MENGGUNAKAN FILLER SERAT BAMBU DAN PSIR... doi.org/10.56521/teknika.v8i1.549ANALISIS KARAKTERISTIK KEAUSAN MATERIAL DENGAN MATRIKS RESIN MENGGUNAKAN FILLER SERAT BAMBU DAN PSIR doi 10 56521 teknika v8i1 549
- Karakterisasi Bahan Kampas Rem Sepeda Motor Dari Komposit Serbuk Kayu Jati | Quantum Teknika : Jurnal... journal.umy.ac.id/index.php/qt/article/view/7235Karakterisasi Bahan Kampas Rem Sepeda Motor Dari Komposit Serbuk Kayu Jati Quantum Teknika Jurnal journal umy ac index php qt article view 7235
- SJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik Mesin. pengaruh variasi fraksi volume komposit polyester serat kulit... kinematika.ulm.ac.id/index.php/kinematika/article/view/23SJME KINEMATIKA Jurnal Teknik Mesin pengaruh variasi fraksi volume komposit polyester serat kulit kinematika ulm ac index php kinematika article view 23
- Mechanical Properties Of Glass Fiber Reinforced Polyester Composites. mechanical properties glass fiber... doi.org/10.6703/IJASE.2017.14(3).121Mechanical Properties Of Glass Fiber Reinforced Polyester Composites mechanical properties glass fiber doi 10 6703 IJASE 2017 14 3 121
| File size | 498.91 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Suhu dan kecepatan udara terbukti berpengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap waktu pengeringan. Mutu biji kakao lebih seragam, aroma fermentasi terjaga,Suhu dan kecepatan udara terbukti berpengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap waktu pengeringan. Mutu biji kakao lebih seragam, aroma fermentasi terjaga,
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Kadar glukosa meningkat dari 24,97% pada waktu 40 menit menjadi 41,80% pada waktu 120 menit dengan hasil tertinggi (yield) sebesar 74,76%. Volume bioetanolKadar glukosa meningkat dari 24,97% pada waktu 40 menit menjadi 41,80% pada waktu 120 menit dengan hasil tertinggi (yield) sebesar 74,76%. Volume bioetanol
STIMI BJMSTIMI BJM Kota Banjarmasin, yang kaya akan budaya dan tradisi ziarah, menghadapi permasalahan lingkungan yang signifikan berupa tumpukan limbah organik dari bungaKota Banjarmasin, yang kaya akan budaya dan tradisi ziarah, menghadapi permasalahan lingkungan yang signifikan berupa tumpukan limbah organik dari bunga
UNISMUHUNISMUH Terdapat kasus-kasus intoleransi dan tingkat moderasi beragama yang rendah dikalangan peserta didik. Hal tersebut merupakan implikasi dari keberagamanTerdapat kasus-kasus intoleransi dan tingkat moderasi beragama yang rendah dikalangan peserta didik. Hal tersebut merupakan implikasi dari keberagaman
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Investasi adalah salah satu faktor penting dalam pembangunan suatu negara. Negara dituntut untuk mengatur sebaik-baiknya agar investasi bertumbuh dan memberikanInvestasi adalah salah satu faktor penting dalam pembangunan suatu negara. Negara dituntut untuk mengatur sebaik-baiknya agar investasi bertumbuh dan memberikan
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Material Factor mendapatkan peringkat prioritas ke empat dengan nilai sebesar 11,45 % sedangkan sub kriteria yang paling berpengaruh adalah Aspek Kualitas.Material Factor mendapatkan peringkat prioritas ke empat dengan nilai sebesar 11,45 % sedangkan sub kriteria yang paling berpengaruh adalah Aspek Kualitas.
UNPARUNPAR Perbedaan penggunaan lahan menyebabkan variasi sifat hidrofobisitas gambut, dengan lahan semak belukar menunjukkan sifat hidrofobik tertinggi yang ditandaiPerbedaan penggunaan lahan menyebabkan variasi sifat hidrofobisitas gambut, dengan lahan semak belukar menunjukkan sifat hidrofobik tertinggi yang ditandai
UNSURYAUNSURYA Penelitian ini sangat penting untuk mengetahui kekuatan dan kualitas dari struktur sistem mekanik pesawat sinar-x digital. Penelitian analisis kekuatanPenelitian ini sangat penting untuk mengetahui kekuatan dan kualitas dari struktur sistem mekanik pesawat sinar-x digital. Penelitian analisis kekuatan
Useful /
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Jarak tempuh perjalanan dari Main Power House (MPH) ke apron flood light adalah ± 1. 900 meter. Saat ini, lampu flood light beroperasi secara otomatisJarak tempuh perjalanan dari Main Power House (MPH) ke apron flood light adalah ± 1. 900 meter. Saat ini, lampu flood light beroperasi secara otomatis
UNPARUNPAR Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil bawang dayak yang diberi empat jenis pupuk kandang yang ditanam pada tanah spodosolTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil bawang dayak yang diberi empat jenis pupuk kandang yang ditanam pada tanah spodosol
UNSURYAUNSURYA Tegangan tarik pada tali baja adalah 1894 kg, lebih rendah dari tegangan tarik diizinkan 2800 kg, sehingga tali aman terhadap beban tarik. Kekuatan putusTegangan tarik pada tali baja adalah 1894 kg, lebih rendah dari tegangan tarik diizinkan 2800 kg, sehingga tali aman terhadap beban tarik. Kekuatan putus
UNSURYAUNSURYA Penelitian ini membahas tabrak burung pada Leading Edge dengan metode SPH (smooth particle hydrodinamics) berbasis metode komputasi numeric elemen hinggaPenelitian ini membahas tabrak burung pada Leading Edge dengan metode SPH (smooth particle hydrodinamics) berbasis metode komputasi numeric elemen hingga