IPBIPB
Jurnal Akuakultur IndonesiaJurnal Akuakultur IndonesiaPenelitian ini mengevaluasi pemanfaatan tepung limbah kecambah kacang hijau yang dihidrolisis enzim selulase (LTe) sebagai bahan baku pakan pada benih ikan nila merah dengan bobot 10,00 ± 0,01 g/ekor dan panjang 7,00 ± 0,15 cm. Penelitian ini menggunakan dua tahap dan masing-masing tahap terdiri dari empat perlakuan dan empat ulangan. Tahap pertama dilakukan evaluasi tepung LTe sebesar 0 g/kg (kontrol), 0,4 g/kg, 0,8 g/kg, dan 1,2 g/kg. Tahap kedua dilakukan uji kecernaan bahan LTe dan kinerja pertumbuhan benih ikan nila merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan enzim selulase pada dosis 1,2 g/kg signifikan mampu menurunkan serat kasar LTe sebesar 78,19 %, hemiselulosa 19,22%, neutral detergent fiber 41,69%, acid detergent fiber 61,85%, lignin 64,06%, selulosa 62,47% dan memberikan nilai tertinggi terhadap kecernaan bahan, kecernaan protein, dan kecernaan energi. Hasil uji terhadap kinerja pertumbuhan benih ikan nila merah yang diberi pakan LTe dengan enzim selulase dosis 1,2 g/kg memiliki nilai tertinggi berbeda nyata terhadap pakan kontrol berdasarkan nilai laju pertumbuhan harian (SGR), retensi protein (PR), rasio efisiensi protein (RRP) dan perbaikan nilai rasio konversi pakan (RRP).
Pemanfaatan tepung limbah kecambah kacang hijau yang dihidrolisis enzim selulase (LTe) pada pakan ikan nila merah dapat meningkatkan kecernaan dan kinerja pertumbuhan.Energi kecernaan pakan LTe pada dosis 1,2 g/kg mencapai 80,20 ± 0,17%, yang merupakan nilai tertinggi di antara perlakuan.Analisis proximate menunjukkan bahwa hidrolisis dengan 1,2 g/kg enzim selulase menghasilkan kandungan serat kasar yang rendah, sehingga meningkatkan efisiensi pencernaan pada ikan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pemanfaatan limbah kecambah kacang hijau sebagai bahan baku pakan untuk spesies ikan lain. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan dosis enzim selulase yang digunakan dalam proses hidrolisis, serta mengeksplorasi potensi penggunaan limbah kecambah kacang hijau dalam bentuk lain, seperti ekstrak atau fermentasi, untuk meningkatkan nilai gizi dan kecernaan pakan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan limbah kecambah kacang hijau terhadap kualitas air dan lingkungan akuakultur.
| File size | 487.31 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pemijahan ikan betutu di kolam tanah dan kolam beton. Ikan betutu (125 - 500 g per ekor) dipelihara selama musimPercobaan ini bertujuan untuk mengetahui pemijahan ikan betutu di kolam tanah dan kolam beton. Ikan betutu (125 - 500 g per ekor) dipelihara selama musim
IPBIPB parameter kualitas air yang memiliki nilai korelasi terhadap kelimpahan plankton dan dominasi blue-green algae yaitu TAN, BOD dan Kecerahan. Pergeseranparameter kualitas air yang memiliki nilai korelasi terhadap kelimpahan plankton dan dominasi blue-green algae yaitu TAN, BOD dan Kecerahan. Pergeseran
IPBIPB Penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa kinerja produksi dan usaha terbaik pada pendederan ikan nila bersistem resirkulasi dihasilkan pada padat tebarPenelitian menghasilkan kesimpulan bahwa kinerja produksi dan usaha terbaik pada pendederan ikan nila bersistem resirkulasi dihasilkan pada padat tebar
IPBIPB Penelitian ini terdiri dari delapan perlakuan dan tiga kali ulangan, yaitu kontrol (sperma segar), DMSO 10%, DC1 (dosis vitamin C 1 mg/mL), DC2 (dosisPenelitian ini terdiri dari delapan perlakuan dan tiga kali ulangan, yaitu kontrol (sperma segar), DMSO 10%, DC1 (dosis vitamin C 1 mg/mL), DC2 (dosis
IPBIPB A 2×3 factorial experiment was conducted with two variables: protein content (30% and 35%) and citral concentrations (0, 50, and 75 mg/kg). Shrimp (3.A 2×3 factorial experiment was conducted with two variables: protein content (30% and 35%) and citral concentrations (0, 50, and 75 mg/kg). Shrimp (3.
IPBIPB Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yang terdiri dari 0, 2, 4, dan 6 g/kg inulin pakan. PenelitianPenelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yang terdiri dari 0, 2, 4, dan 6 g/kg inulin pakan. Penelitian
IPBIPB Petani tambak, sebagai aktor kunci dalam implementasi dan pemeliharaan integrasi mangrove, masih meremehkan manfaat mangrove. Banyak dari mereka belumPetani tambak, sebagai aktor kunci dalam implementasi dan pemeliharaan integrasi mangrove, masih meremehkan manfaat mangrove. Banyak dari mereka belum
MAHADEWAMAHADEWA Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan ramuan herbal 3 ml dan 6 ml pada air minum memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas,Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan ramuan herbal 3 ml dan 6 ml pada air minum memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas,
Useful /
IPBIPB Padat tebar yaitu 2 ekor/L. Benih kakap putih dipelihara selama 30 hari dengan sistem flow through dan pemberian pakan sebanyak tiga kali sehari secaraPadat tebar yaitu 2 ekor/L. Benih kakap putih dipelihara selama 30 hari dengan sistem flow through dan pemberian pakan sebanyak tiga kali sehari secara
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Dampak sosial terlihat dari terbentuknya komunitas produksi lokal dengan inisiatif merek EnzimKlepu, serta adanya rencana tindak lanjut berupa pelatihanDampak sosial terlihat dari terbentuknya komunitas produksi lokal dengan inisiatif merek EnzimKlepu, serta adanya rencana tindak lanjut berupa pelatihan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Kegiatan melibatkan 18 pedagang, dengan 9 orang berpartisipasi penuh dalam evaluasi. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu penyampaian informasiKegiatan melibatkan 18 pedagang, dengan 9 orang berpartisipasi penuh dalam evaluasi. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu penyampaian informasi
MAHADEWAMAHADEWA Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis persentase, di mana setelah semua jawaban terkumpul kemudian ditabulasikan jawaban tersebut.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis persentase, di mana setelah semua jawaban terkumpul kemudian ditabulasikan jawaban tersebut.