IPBIPB

Jurnal Akuakultur IndonesiaJurnal Akuakultur Indonesia

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar protein dan lipid yang optimum dalam meningkatkan kinerja pertumbuhan ikan nila Oreochromis niloticus. Penelitian ini menggunakan rancangan acak faktorial 2×2 dengan dua faktor perlakuan yaitu kadar protein (28% dan 32%) dan kadar lipid (6% dan 8%). Jadi terdapat empat perlakuan uji dan dilakukan dengan tiga kali ulangan. Ikan nila dengan rata-rata bobot badan 5,60 ± 0,06 g dipelihara dalam akuarium berukuran 900×45×35 cm3 dengan kepadatan 20 ekor/akuarium. Ikan dipelihara selama 60 hari dan diberi makan tiga kali sehari secara at satiation. Parameter yang dievaluasi dalam penelitian ini adalah kinerja pertumbuhan dan kimia darah. Ikan yang diberi perlakuan dengan pakan 32;8 menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Protein plasma pada ikan yang diberi pakan 32;6 lebih tinggi dibandingkan dengan trigliserida plasma, HDL dan LDL rendah yang sama antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan 28;8 mempunyai nilai protein efesiensi rasio dan retensi protein terbaik.

Pemanfaatan protein dan lipid dalam pakan yang paling optimal ditemukan pada perlakuan dengan kandungan protein 28% dan lemak 8%.Perlakuan ini menunjukkan penurunan penggunaan protein sebagai sumber energi berdasarkan peningkatan nilai retensi protein, rasio efisiensi protein, dan komposisi tubuh akhir.Kandungan lemak 8% dalam pakan menunjukkan adanya efek hemat protein.

Pertama, perlu diteliti apakah peningkatan kadar lemak lebih dari 8% dalam pakan dengan protein 28% dapat memperkuat efek hemat protein dan tetap menjaga kesehatan metabolik ikan nila, mengingat kadar lemak tinggi berpotensi menyebabkan akumulasi lemak dan gangguan hati. Kedua, penting untuk menguji respons pertumbuhan dan metabolisme ikan nila terhadap kombinasi protein dan lemak yang seimbang pada fase pertumbuhan berbeda, seperti benih, remaja, dan dewasa, karena kebutuhan nutrisi dapat bervariasi menurut usia dan ukuran tubuh. Ketiga, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme metabolisme yang menyebabkan penurunan HDL pada perlakuan protein tinggi dan lemak tinggi, mengingat temuan ini bertentangan dengan studi sebelumnya dan dapat menunjukkan respons fisiologis unik terhadap formulasi pakan tertentu pada ikan nila.

  1. Evaluation of protein and lipid on feed of Tilapia Oreochromis niloticus | Jurnal Akuakultur Indonesia.... doi.org/10.19027/jai.24.2.266-273Evaluation of protein and lipid on feed of Tilapia Oreochromis niloticus Jurnal Akuakultur Indonesia doi 10 19027 jai 24 2 266 273
Read online
File size194.45 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test