IPBIPB
Jurnal Akuakultur IndonesiaJurnal Akuakultur IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air rendaman jeroan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) pada kultur massal Daphnia sp. terhadap pertumbuhan ikan Betta (Betta sp.). Penelitian ini dilakukan selama 30 hari dengan perlakuan air rendaman jeroan ikan cakalang sebanyak 4,5 ml/L (perlakuan B), 7,5 ml/L (perlakuan C), 10,5 ml/L (perlakuan D) dan pakan komersil tanpa air rendaman jeroan ikan cakalang sebagai kontrol (perlakuan A). Data variabel penelitian terdiri dari laju pertumbuhan dan kepadatan populasi Daphnia sp. dianalisis menggunakan analisis ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan populasi tertinggi pada perlakuan menggunakan air rendaman jeroan 4,5 ml/L dengan nilai 11,59% dan dengan kepadatan individu 260 individu/liter pada hari pemeliharaan ke 19. Daphnia sp. yang dihasilkan dari perendaman jeroan ikan cakalang juga dapat digunakan sebagai pakan alami untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan Betta (Betta sp.) walaupun efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan bahan organik lainnya.
Pemberian air rendaman limbah jeroan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) dengan konsentrasi 4,5 ml/L merupakan perlakuan optimal untuk kelimpahan Daphnia sp.yang dihasilkan dari limbah jeroan ikan cakalang dapat digunakan sebagai pakan alami alternatif bagi ikan Betta sp.dan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan panjang dan berat tubuhnya.Penelitian lanjutan perlu mengevaluasi efektivitas penggunaan limbah jeroan tuna dalam mereproduksi Daphnia sp.sebagai pakan yang lebih ekonomis dan berkelanjutan bagi ikan Betta sp.
Pertama, perlu diteliti apakah kombinasi limbah jeroan cakalang dengan bahan organik lain seperti ampas tahu atau kotoran ayam dapat meningkatkan efisiensi kultur massal Daphnia sp. dibandingkan penggunaan tunggal limbah cakalang. Kedua, penting untuk menguji kualitas nutrisi Daphnia sp. yang diberi pakan air rendaman jeroan cakalang, khususnya kandungan protein, asam lemak esensial, dan vitamin, lalu membandingkannya dengan Daphnia sp. dari sumber pakan alami atau komersial lainnya. Ketiga, diperlukan penelitian tentang pengaruh pemberian Daphnia sp. hasil kultur limbah cakalang terhadap parameter biologis ikan Betta sp. yang lebih mendalam, seperti tingkat kelangsungan hidup, reproduksi, respons imun, dan kualitas warna tubuh, untuk menilai manfaat jangka panjang sebagai pakan alternatif yang berkelanjutan.
| File size | 495.66 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PNLPNL Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dua pasokan FFB yang baik dan cocok untuk diproses lebih lanjut di PKS IGUN. Hasil penelitian menunjukkanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dua pasokan FFB yang baik dan cocok untuk diproses lebih lanjut di PKS IGUN. Hasil penelitian menunjukkan
PNLPNL Optimization of separation in oil separator will determine the decrease in FAE value in (102D1) treated glycerin water end product. Observations were madeOptimization of separation in oil separator will determine the decrease in FAE value in (102D1) treated glycerin water end product. Observations were made
UMNUUMNU dan Saccharomyces cerevisiae berperan penting dalam memperbaiki fermentasi rumen, meningkatkan kecernaan bahan kering, dan menekan pertumbuhan mikrobadan Saccharomyces cerevisiae berperan penting dalam memperbaiki fermentasi rumen, meningkatkan kecernaan bahan kering, dan menekan pertumbuhan mikroba
UINUIN Studi ini menyimpulkan bahwa kegiatan diseminasi berhasil meningkatkan kesiapan para pemangku kepentingan, namun keberhasilan implementasi peraturan memerlukanStudi ini menyimpulkan bahwa kegiatan diseminasi berhasil meningkatkan kesiapan para pemangku kepentingan, namun keberhasilan implementasi peraturan memerlukan
PNLPNL Permasalahan suhu dan stabilitas kualitas asam lemak menjadi salah satu faktor penting dalam terjadinya hidrolisis di reaktor splitting di mana ketidakstabilanPermasalahan suhu dan stabilitas kualitas asam lemak menjadi salah satu faktor penting dalam terjadinya hidrolisis di reaktor splitting di mana ketidakstabilan
FTUNCENFTUNCEN Minyak goreng bekas (waste cooking oil) atau minyak jelantah, sangat potensial untuk diolah menjadi biodiesel dan Penelitian ini dibuat bertujuan untukMinyak goreng bekas (waste cooking oil) atau minyak jelantah, sangat potensial untuk diolah menjadi biodiesel dan Penelitian ini dibuat bertujuan untuk
PNLPNL Molekul C=O (karboksilat) pada Asam Lemak Bebas (ALB) ditunjukkan di sekitar bilangan gelombang 1060 cm-1 yang meningkat menjadi 1070 cm-1. Arang kulitMolekul C=O (karboksilat) pada Asam Lemak Bebas (ALB) ditunjukkan di sekitar bilangan gelombang 1060 cm-1 yang meningkat menjadi 1070 cm-1. Arang kulit
UNTADUNTAD Masing-masing kelompok mendapatkan perlakuan yang berbeda selama 15 hari. Kelompok I merupakan kelompok sehat tanpa perlakuan apapun, kelompok II diberikanMasing-masing kelompok mendapatkan perlakuan yang berbeda selama 15 hari. Kelompok I merupakan kelompok sehat tanpa perlakuan apapun, kelompok II diberikan
Useful /
UINUIN The study concluded that solid oral drugs, especially crushed-coated tablets, could negatively impact drug stability. Active substances with hygroscopicThe study concluded that solid oral drugs, especially crushed-coated tablets, could negatively impact drug stability. Active substances with hygroscopic
UINUIN Penelitian ini membuat dan mengevaluasi nanopartikel ekstrak biji Carica dengan variasi konsentrasi kitosan (0,3:1, 0,2:1, 0,1:1) menggunakan gelasi ionik,Penelitian ini membuat dan mengevaluasi nanopartikel ekstrak biji Carica dengan variasi konsentrasi kitosan (0,3:1, 0,2:1, 0,1:1) menggunakan gelasi ionik,
UNTADUNTAD Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ekspresi SIRT1 hari ke-7 setelah cedera saraf mentalis tikus yang diberikan terapi citicoline i. Sebagai kesimpulan,Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ekspresi SIRT1 hari ke-7 setelah cedera saraf mentalis tikus yang diberikan terapi citicoline i. Sebagai kesimpulan,
UNTADUNTAD Nilai KHM dari sampel tersebut selanjutnya ditentukan melalui metode makrodilusi. Pembentukan dan penghambatan biofilm selanjutnya dilakukan melalui metodeNilai KHM dari sampel tersebut selanjutnya ditentukan melalui metode makrodilusi. Pembentukan dan penghambatan biofilm selanjutnya dilakukan melalui metode