UNIGRESUNIGRES
Journals of Ners CommunityJournals of Ners CommunityLatar Belakang: Program imunisasi Tetanus Toksoid (TT) untuk wanita usia subur (WPA) dan wanita hamil merupakan strategi utama untuk mengendalikan infeksi tetanus yang menyebabkan kematian ibu dan bayi. Imunisasi TT merupakan persyaratan pemeriksaan kesehatan pranikah wajib yang bertujuan untuk mencegah tetanus neonatal. Tetanus neonatal menyerang bayi baru lahir di bawah usia satu bulan, dengan angka kematian kasus yang sangat tinggi mendekati hampir 100% pada kasus yang tidak diobati, terutama yang memiliki masa inkubasi kurang dari 7 hari. Tujuan: Literature review ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas berbagai metode edukasi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap calon pengantin tentang imunisasi Tetanus Toxoid. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review sistematis melalui pencarian di database Google Scholar dan Garuda dengan kata kunci imunisasi TT, edukasi, dan calon pengantin. Setelah proses skrining menggunakan kriteria inklusi (free fulltext, berbahasa Indonesia/Inggris), terpilih 10 artikel yang relevan untuk dianalisis.
Efektivitas imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada calon pengantin, dapat disimpulkan bahwa imunisasi TT merupakan upaya preventif krusial yang wajib dilakukan untuk melindungi kesehatan calon ibu dan bayi masa depan dari risiko infeksi tetanus yang memiliki angka kematian sangat tinggi, terutama tetanus neonatorum (Neni et al.Sebagian besar calon pengantin memiliki pengetahuan yang baik terkait manfaat imunisasi TT, namun masih terdapat sebagian yang memiliki pemahaman terbatas mengenai pengertian, jadwal, dan efek sampingnya.Edukasi yang diberikan melalui berbagai metode seperti ceramah, penyuluhan, webinar, hingga media digital berupa e-booklet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terhadap imunisasi TT.Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga (terutama calon suami), dengan pelaksanaan imunisasi TT pada calon pengantin.Keterlibatan kader kesehatan juga berperan penting dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan cakupan imunisasi TT bagi calon pengantin serta wanita usia subur.
Untuk meningkatkan cakupan imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada calon pengantin, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang berfokus pada pengembangan strategi edukasi yang inovatif dan efektif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi kesehatan atau platform online, untuk memberikan informasi dan edukasi tentang imunisasi TT secara interaktif dan menarik. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki efektivitas pendekatan edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi calon pengantin, seperti penyediaan materi edukasi yang disesuaikan dengan tingkat pengetahuan dan sikap mereka. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dan keterlibatan keluarga, khususnya calon suami, dalam mendukung dan mendorong pelaksanaan imunisasi TT pada calon pengantin. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan cakupan imunisasi TT dan mencegah infeksi tetanus pada ibu dan bayi.
- Penyuluhan Imunisasi Tetanus Toksoid Untuk Calon Pengantin Dan Wanita Usia Subur Di Fasilitas Kesehatan... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/juara/article/view/13965Penyuluhan Imunisasi Tetanus Toksoid Untuk Calon Pengantin Dan Wanita Usia Subur Di Fasilitas Kesehatan e journal trisakti ac index php juara article view 13965
- Edukasi Imunisasi TT (Tetanus Toxoid) pada Calon Pengantin | Sunarsih | Jurnal Kreativitas Pengabdian... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kreativitas/article/view/6305Edukasi Imunisasi TT Tetanus Toxoid pada Calon Pengantin Sunarsih Jurnal Kreativitas Pengabdian ejurnalmalahayati ac index php kreativitas article view 6305
- Prospective Brides’ Experiences of Reproductive Health and Premarital Care: A Scoping Review |... doi.org/10.14710/jpki.20.3.216-227Prospective BridesAo Experiences of Reproductive Health and Premarital Care A Scoping Review doi 10 14710 jpki 20 3 216 227
| File size | 250.72 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG 020) dengan penggunaan IUD. Ibu dengan pengetahuan kurang 3 kali lebih mungkin tidak menggunakan IUD, dan sikap negatif meningkatkan risiko 5,3 kali. Mayoritas020) dengan penggunaan IUD. Ibu dengan pengetahuan kurang 3 kali lebih mungkin tidak menggunakan IUD, dan sikap negatif meningkatkan risiko 5,3 kali. Mayoritas
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Karakterisasi bahaya dibagi menurut kategori HBM 3: normal pada 60%, alert pada 15%, dan tinggi pada 25% untuk konsentrasi merkuri pada wanita hamil. DibandingkanKarakterisasi bahaya dibagi menurut kategori HBM 3: normal pada 60%, alert pada 15%, dan tinggi pada 25% untuk konsentrasi merkuri pada wanita hamil. Dibandingkan
UNIGOUNIGO Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan pendidikan, perbaikan kualitas kesehatan, serta kebijakan upah yang tepat sasaran mampu mendorong dan mendukungTemuan ini menegaskan bahwa peningkatan pendidikan, perbaikan kualitas kesehatan, serta kebijakan upah yang tepat sasaran mampu mendorong dan mendukung
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, pengujian hipotesis melalui uji tAnalisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, pengujian hipotesis melalui uji t
JURNALBIKESJURNALBIKES Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah serangkaian pertolongan pertama yang dilakukan untuk membantu siapa pun yang mengalami kondisi henti napas dan jantung.Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah serangkaian pertolongan pertama yang dilakukan untuk membantu siapa pun yang mengalami kondisi henti napas dan jantung.
JQWHJQWH Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi pada hari ke-8 adalah 6,1, sedangkan padaAnalisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi pada hari ke-8 adalah 6,1, sedangkan pada
JQWHJQWH Sebagian besar kejadian ILO SC di RS Harapan Jayakarta 2019 terjadi pada pasien yang tidak diberikan antibiotic profilaksis 24 orang (80%). Hasil peneilitianSebagian besar kejadian ILO SC di RS Harapan Jayakarta 2019 terjadi pada pasien yang tidak diberikan antibiotic profilaksis 24 orang (80%). Hasil peneilitian
JQWHJQWH Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi (ASIH) terdapat 19 orang (61,3 %) mengalami penurunan skor nyeri dari 31 responden, sedangkanHasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi (ASIH) terdapat 19 orang (61,3 %) mengalami penurunan skor nyeri dari 31 responden, sedangkan
Useful /
KWIKKIANGIEKWIKKIANGIE Indonesia telah cepat dalam merasakan dan merespons pergeseran global dalam lingkungan kebijakan dan investasi, serta mengubah kerangka institusional diIndonesia telah cepat dalam merasakan dan merespons pergeseran global dalam lingkungan kebijakan dan investasi, serta mengubah kerangka institusional di
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Analisis konsentrasi sampel larutan Fe(III) dalam penelitian ini menggunakan spektrofotometri Genesys pada 590 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadarAnalisis konsentrasi sampel larutan Fe(III) dalam penelitian ini menggunakan spektrofotometri Genesys pada 590 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan ekonomi kreatif dapat meningkatkan nilai tambah produk ikan lele, mendukung penguatan kelembagaanKesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan ekonomi kreatif dapat meningkatkan nilai tambah produk ikan lele, mendukung penguatan kelembagaan
PENERBITPENERBIT Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, studi pustaka, dan pengalaman penulisMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, studi pustaka, dan pengalaman penulis