ARESTEARESTE

Applied Research in Science and TechnologyApplied Research in Science and Technology

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola gerakan sudut pergelangan tangan dan lengan bawah selama berbagai teknik servis bulu tangkis menggunakan sensor IMU. Pemahaman tentang gerakan pergelangan tangan dan lengan bawah sangat penting karena secara langsung memengaruhi kontrol shuttlecock, konsistensi servis, dan risiko cedera, terutama dalam gerakan berkecepatan tinggi dan repetitif seperti servis bulu tangkis. Sensor ditempatkan di bagian dorsum tangan dan lengan bawah dekat siku untuk mengukur gerakan sudut dalam tiga servis: backhand, short forehand, dan long forehand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap jenis servis memiliki pola distribusi sudut yang berbeda, dengan kontribusi yang bervariasi dari lengan bawah dan pergelangan tangan. Lengan bawah memainkan peran dominan dalam menghasilkan tenaga, sementara pergelangan tangan lebih berkontribusi pada kontrol arah dan stabilisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa analisis gerakan berbasis IMU dapat mengoptimalkan teknik bulu tangkis, mencegah cedera, dan meningkatkan program pelatihan.

Penelitian ini menganalisis distribusi sudut dari tiga jenis servis bulu tangkis (backhand, short forehand, dan long forehand) menggunakan sensor IMU di pergelangan tangan dan lengan bawah.Hasil penelitian menunjukkan pola distribusi sudut yang berbeda untuk setiap jenis servis, dengan lengan bawah lebih dominan pada servis forehand dan pergelangan tangan lebih aktif pada servis backhand.Temuan ini mengindikasikan pentingnya koordinasi pelatihan antara lengan bawah dan pergelangan tangan sesuai dengan jenis pukulan.Penggunaan sensor IMU memberikan data kuantitatif objektif, memperluas studi biomekanik olahraga melalui analisis sudut berbasis centroid RMS, dan menawarkan pendekatan baru dibandingkan metode euler sebelumnya.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variasi intensitas latihan terhadap pola gerakan sudut pada berbagai teknik servis. Hal ini penting untuk memahami bagaimana adaptasi fisiologis akibat latihan memengaruhi biomekanik servis dan potensi risiko cedera. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pelatihan berbasis IMU yang memberikan umpan balik real-time kepada pemain mengenai teknik servis mereka. Sistem ini dapat membantu pemain mengidentifikasi kesalahan teknik dan meningkatkan efisiensi gerakan. Ketiga, penelitian dapat memperluas analisis kinematik dengan memasukkan data dari segmen tubuh lain, seperti bahu dan punggung, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang koordinasi gerakan selama servis. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan program pelatihan bulu tangkis yang lebih efektif dan aman, serta meningkatkan pemahaman tentang biomekanik gerakan servis.

  1. Application of Inertial Measurement Units and Machine Learning for Fatigue Assessment in Badminton Athletes... researchsquare.com/article/rs-6204201/v1Application of Inertial Measurement Units and Machine Learning for Fatigue Assessment in Badminton Athletes researchsquare article rs 6204201 v1
  2. 3D Knee and Hip Angle Estimation With Reduced Wearable IMUs via Transfer Learning During Yoga, Golf,... doi.org/10.1109/TNSRE.2024.33496393D Knee and Hip Angle Estimation With Reduced Wearable IMUs via Transfer Learning During Yoga Golf doi 10 1109 TNSRE 2024 3349639
Read online
File size882.07 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test