STEKOMSTEKOM

Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi AkuntansiKompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengangguran dan dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ketimpangan dalam penawaran dan permintaan tenaga kerja, kebijakan pemerintah yang kurang pro-rakyat, dan pertumbuhan penduduk merupakan penyebab utama tingginya pengangguran. Meskipun pemerintah telah mengambil langkah-langkah, penurunan pengangguran belum signifikan. Rekomendasi meliputi kebijakan yang mendukung peningkatan lapangan kerja, investasi dalam pendidikan dan pelatihan keterampilan, inklusi gender dalam angkatan kerja, dan kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.

Dalam analisis mendalam terhadap permasalahan pengangguran di Indonesia, terungkap bahwa faktor-faktor seperti ketimpangan antara penawaran dan permintaan tenaga kerja, kebijakan pemerintah yang kurang pro-rakyat, pembangunan sektor ekonomi yang tidak realistis, dan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat menjadi penyebab utama tingginya tingkat pengangguran.Situasi ini diperparah dengan dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan PHK massal dan persaingan yang semakin ketat di pasar kerja.Untuk mengatasi permasalahan ini diperlukan langkah-langkah lebih lanjut, antara lain.Pemerintah perlu memperkuat kebijakan yang mendukung peningkatan lapangan kerja, termasuk pengembangan sektor ekonomi yang realistis dan berkelanjutan.

Berdasarkan analisis mendalam, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara kebijakan pemerintah dalam penanganan pengangguran di Indonesia dengan negara-negara lain yang berhasil menekan angka pengangguran, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak teknologi terhadap pasar tenaga kerja di Indonesia, khususnya dalam hal kebutuhan keterampilan baru dan potensi disrupsi yang mungkin terjadi. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program pelatihan keterampilan yang ada, serta mengidentifikasi kesenjangan antara keterampilan yang dibutuhkan industri dengan keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja, sehingga program pelatihan dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja yang terus berubah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang permasalahan pengangguran di Indonesia dan merumuskan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan ini, serta meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di era globalisasi.

Read online
File size325.25 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test