PNLPNL

Jurnal VokasiJurnal Vokasi

Wisata selam merupakan salah satu tujuan wisata bahari di perairan Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Sejak adanya peristiwa pemutihan karang (Coral Bleaching) mulai pertengahan tahun 2016, kondisi terumbu karang kawasan di perairan ini mengalami kerusakan dan belum mengalami pemulihan yang berarti. Untuk merehabilitasi kawasan perairan dan menjadikan daerah obyek wisata penyelaman yang baru diperlukan usaha transplantasi karang hias. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan Mitra Kelompok Andespin Deep West Sumatra dan Mitra Kelompok Sumatran Sea Turtle di Nagari Sungai Pinang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan rehabilitasi terumbu karang dengan metode tranplantasi karang hias untuk wisata selam. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah kelangsungan hidup karang Acropora millepora selama pengamatan 3 bulan adalah 100 %, karang Acropora millepora tubuh dengan baik dengan pertumbuhan mutlak sebesar 1,7 cm/3 bulan atau 0,56 cm/ bulan, dan transplantasi karang sudah menjadi alternatif tujuan wisata diving di perairan Nagari Sungai Pinang.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kelangsungan hidup karang Acropora millepora selama pengamatan 3 bulan adalah 100%.Karang Acropora millepora tumbuh dengan baik dengan pertumbuhan mutlak sebesar 1,7 cm/3 bulan atau 0,56 cm/ bulan.Transplantasi karang telah menjadi alternatif tujuan wisata diving di perairan Nagari Sungai Pinang, menunjukkan potensi rehabilitasi terumbu karang melalui metode ini.

Berdasarkan hasil penelitian dan keterbatasan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai jenis substrat terhadap pertumbuhan karang yang ditransplantasikan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti porositas, tekstur, dan kandungan nutrisi substrat. Kedua, penelitian tentang efektivitas transplantasi karang dengan menggunakan teknik yang berbeda, seperti metode microfragmentation atau penggunaan struktur tiga dimensi, dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan keberhasilan rehabilitasi terumbu karang. Ketiga, penting untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari transplantasi karang terhadap ekosistem terumbu karang secara keseluruhan, termasuk pengaruhnya terhadap keanekaragaman hayati dan interaksi antar spesies. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian dan pemulihan ekosistem terumbu karang di Nagari Sungai Pinang dan wilayah pesisir lainnya.

Read online
File size664.43 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test