UNIVEDUNIVED

Jurnal Fokus ManajemenJurnal Fokus Manajemen

Kesejahteraan psikologis tidak hanya dipengaruhi dari dalam diri individu, melainkan dapat dipengaruhi dari lingkungan individu, yaitu Dukungan Sosial dan Job Insecurity. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis, (2) pengaruh job insecurity terhadap kesejahteraan psikologis, dan (3) untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan job insecurity terhadap kesejahteraan psikologis. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, dilakukan pada bulan Desember 2023 sampai dengan bulan Januari 2024. Responden adalah pegawai (tenaga kontrak) Dinas PUPR Kota Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan model regresi linier berganda dan diolah dengan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh positif terhadap kesejahteraan psikologis pegawai Dinas PUPR Kota Bengkulu, dimana koefisien regresi dukungan sosial sebesar 0,737. Artinya semakin tinggi dukungan sosial maka kesejahteraan psikologis juga semakin meningkat. Job insecurity berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan psikologis pegawai Dinas PUPR Kota Bengkulu, dimana koefisien regresi dukungan sosial sebesar -0,165. Artinya semakin tinggi job insecurity maka kesejahteraan psikologis pegawai akan semakin rendah. Dukungan sosial dan job insecurity secara bersama-sama berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis pegawai Dinas PUPR Kota Bengkulu. Dukungan sosial dan job insecurity memberikan sumbangan sebesar 55,9% dalam mempengaruhi kesejahteraan psikologis pegawai Dinas PUPR Kota Bengkulu.

Dukungan sosial berpengaruh positif terhadap kesejahteraan psikologis pegawai Dinas PUPR Kota Bengkulu, dengan koefisien regresi sebesar 0,737, artinya semakin tinggi dukungan sosial maka kesejahteraan psikologis juga semakin meningkat.Job insecurity berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan psikologis, dengan koefisien regresi sebesar -0,165, sehingga semakin tinggi ketidakamanan kerja maka kesejahteraan psikologis semakin menurun.Dukungan sosial dan job insecurity secara simultan berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis pegawai, dengan kontribusi sebesar 55,9%.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh kebijakan formal tentang perlindungan tenaga kontrak terhadap kesejahteraan psikologis mereka, mengingat ketidakpastian status kerja menjadi penyebab utama job insecurity. Kedua, perlu dikaji peran budaya organisasi yang inklusif dalam mengurangi stigma terhadap pegawai kontrak, serta bagaimana dukungan dari pimpinan secara langsung memengaruhi persepsi kesejahteraan psikologis. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas pelatihan penguatan diri seperti manajemen stres dan pembangunan jaringan sosial kerja bagi pegawai kontrak, guna melihat apakah intervensi tersebut dapat menetralisir dampak negatif job insecurity meskipun dukungan struktural masih terbatas.

Read online
File size308.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test