MITRAHUSADAMITRAHUSADA
Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery JournalLatar Belakang: Kecemasan menimbulkan rasa takut dan khawatir yang dapat berdampak pada kesiapan mental ibu serta kelancaran proses persalinan. Salah satu faktor yang berperan penting dalam menurunkan kecemasan adalah dukungan suami, baik secara emosional, informasional, maupun pendampingan selama kehamilan. Dukungan yang optimal dapat membantu ibu merasa lebih tenang dan mampu menghadapi persalinan dengan lebih percaya diri. Namun, belum banyak data yang menggambarkan hubungan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester tiga. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester tiga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional, dan sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner dukungan suami dan penilaian kecemasan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan ibu hamil, dibuktikan dengan hasil uji Chi Square yang memperoleh nilai p < 0,001 (α = 0,05). Kesimpulannya, semakin tinggi dukungan yang diberikan suami, maka semakin rendah tingkat kecemasan ibu hamil trimester tiga. Oleh karena itu, suami diharapkan berperan aktif memberikan dukungan selama masa kehamilan untuk membantu ibu merasa lebih tenang menjelang persalinan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil trimester tiga mengalami kecemasan ringan dan tidak memperoleh dukungan optimal dari suami.Analisis data membuktikan adanya hubungan signifikan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan.Usia, pendidikan, dan pendapatan suami tidak berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil.Oleh karena itu, perlu meningkatkan edukasi melalui kelas ibu hamil yang melibatkan suami agar pemahaman tentang pentingnya dukungan semakin baik.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai bentuk dukungan suami yang paling efektif dalam mengurangi kecemasan ibu hamil, misalnya dengan membandingkan efektivitas dukungan emosional, instrumental, dan informasional. Selain itu, penting untuk meneliti pengaruh dukungan keluarga dan faktor kesehatan lainnya terhadap kecemasan ibu hamil, sehingga dapat diidentifikasi strategi intervensi yang lebih komprehensif. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman ibu hamil dan suami terkait dukungan selama kehamilan, serta faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat pemberian dukungan tersebut, sehingga dapat dirancang program edukasi yang lebih relevan dan efektif bagi calon orang tua.
| File size | 349.07 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) sebagai metode keluarga berencana jangka panjang masih rendah di Indonesia, meskipun efektif dan tahan lama.Penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) sebagai metode keluarga berencana jangka panjang masih rendah di Indonesia, meskipun efektif dan tahan lama.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Senam hipertensi terbukti secara signifikan menurunkan tekanan darah pada masyarakat Banten 2, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu metode nonfarmakologisSenam hipertensi terbukti secara signifikan menurunkan tekanan darah pada masyarakat Banten 2, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu metode nonfarmakologis
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Sebanyak 20 lansia berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah rata-rata dari 159/97 mmHg menjadiSebanyak 20 lansia berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah rata-rata dari 159/97 mmHg menjadi
UMSBUMSB Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok dan kejadian COPD pada pekerja konstruksi di Sidoarjo, serta mengukur kekuatanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok dan kejadian COPD pada pekerja konstruksi di Sidoarjo, serta mengukur kekuatan
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Kesimpulan: Penatalaksanaan gangguan pola tidur melalui penerapan sleep hygiene therapy dan terapi musik instrumental dapat secara efektif meningkatkanKesimpulan: Penatalaksanaan gangguan pola tidur melalui penerapan sleep hygiene therapy dan terapi musik instrumental dapat secara efektif meningkatkan
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Pendahuluan: Kualitas hidup CHF (Congestive Heart Failure) sangat penting dan merupakan perhatian khusus karena akan berdampak pada domain penting kualitasPendahuluan: Kualitas hidup CHF (Congestive Heart Failure) sangat penting dan merupakan perhatian khusus karena akan berdampak pada domain penting kualitas
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Masalah yang sering terjadi pada pasien hemodialisis adalah penurunan kualitas hidup, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lama hemodialisis.Masalah yang sering terjadi pada pasien hemodialisis adalah penurunan kualitas hidup, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lama hemodialisis.
JQWHJQWH Serta sebagian besar yakni 17 responden (56,7%) terjadi perdarahan post partum. Hasil analisis menggunakan Chi-Square menunjukkan p-value 0,010 yang kurangSerta sebagian besar yakni 17 responden (56,7%) terjadi perdarahan post partum. Hasil analisis menggunakan Chi-Square menunjukkan p-value 0,010 yang kurang
Useful /
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan intensitas nyeri punggung dengan p-value 0,000 (p < 0,05). Sebelum intervensi, mayoritas respondenHasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan intensitas nyeri punggung dengan p-value 0,000 (p < 0,05). Sebelum intervensi, mayoritas responden
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Integrasi antara kualitas pelayanan bidan dan fasilitas sanitasi yang adekuat terbukti memitigasi risiko infeksi serta mempercepat mobilisasi dini. Kesimpulan:Integrasi antara kualitas pelayanan bidan dan fasilitas sanitasi yang adekuat terbukti memitigasi risiko infeksi serta mempercepat mobilisasi dini. Kesimpulan:
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Terapi non-farmakologi, seperti senam Prolanis dan rendam kaki air hangat, menjadi alternatif penting untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan: PenelitianTerapi non-farmakologi, seperti senam Prolanis dan rendam kaki air hangat, menjadi alternatif penting untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Lebih dari setengah lansia melakukan aktivitas fisik berat (66,7%), diikuti aktivitas sedang (31,4%) dan aktivitas ringan (2%). Uji korelasi gamma menunjukkanLebih dari setengah lansia melakukan aktivitas fisik berat (66,7%), diikuti aktivitas sedang (31,4%) dan aktivitas ringan (2%). Uji korelasi gamma menunjukkan