MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

The Effectiveness of Lemon Aromatherapy in Reducing Nausea and Vomiting in First Trimester Pregnant Women at the Jawa Maraja Health Center in 2024. Thesis, Department of Midwifery, Faculty of Midwifery, Deli Husada Deli Tua Health Institute. Nausea and vomiting are complaints that are often experienced by pregnant women in the first trimester due to an increase in the hormone HCG in the body of pregnant women. If this complaint is not resolved it will cause nutritional disorders in pregnant women, dehydration, lack of energy, and weight loss in pregnant women. If this incident continues, it will have an impact on pregnancy and the process of fetal growth and development. This study aims to identify the effectiveness of lemon aromatherapy in reducing nausea and vomiting in first trimester pregnant women. The research design is a quasi-experimental pre-post test one group. The sampling technique was purposive sampling of 30 people in the intervention group. Lemon aromatherapy given by inhalation for four days to first trimester pregnant women for every nausea and vomiting. The research location was at the Jawa Maraja Health Center. The study was conducted in December 2023 – March 2024. The results showed a decrease in nausea and vomiting in first trimester pregnant women (p<0.05). So lemon aromatherapy is effective in reducing nausea and vomiting in first trimester pregnant women.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa aromaterapi lemon efektif dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama.Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami mual dan muntah tingkat berat dan sedang.Setelah diberikan aromaterapi lemon, frekuensi mual dan muntah secara signifikan menurun menjadi tingkat ringan.Hasil ini menunjukkan bahwa aromaterapi lemon dapat menjadi alternatif non-farmakologis yang efektif untuk mengatasi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dosis optimal dan durasi pemberian aromaterapi lemon untuk mencapai efektivitas yang maksimal. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan dengan membandingkan efektivitas aromaterapi lemon dengan metode non-farmakologis lainnya, seperti jahe atau akupresur, untuk menentukan pendekatan yang paling efektif dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi ibu hamil terhadap penggunaan aromaterapi lemon, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan dan kepuasan mereka terhadap terapi ini, sehingga dapat meningkatkan implementasi aromaterapi lemon sebagai bagian dari perawatan kehamilan yang komprehensif.

Read online
File size135.38 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test