STIDNATSIRSTIDNATSIR

Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi UmmatJurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pemberdayaan perempuan oleh Kelompok Tani Banggeris (KTB) di Kutai Kartanegara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. KTB melakukan pemberdayaan perempuan melalui serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi perempuan di Desa Teluk Dalam. Kegiatan tersebut meliputi pekarangan produktif, pelatihan pembuatan pupuk, pengajian rutin, kegiatan menanam, dan program KTB peduli. Pendampingan dan pelatihan dilakukan untuk membantu perempuan meningkatkan ekonomi mereka. Keberhasilan implementasi ini dipengaruhi oleh faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi pemberdayaan perempuan oleh KTB sesuai dengan teori implementasi Edward dan berhasil memberdayakan perempuan di Desa Teluk Dalam.

Implementasi pemberdayaan perempuan oleh Kelompok Tani Banggeris (KTB) di Desa Teluk Dalam terbukti berhasil sesuai dengan teori implementasi Edward.Proses komunikasi yang baik antara KTB dan perempuan di Desa Teluk Dalam, dukungan sumber daya manusia, alam, finansial, dan fasilitas, disposisi yang mencakup kejujuran dan komitmen, serta pendampingan yang terstruktur melalui SOP (Standar Operasional Prosedur) menjadi faktor kunci keberhasilan.Bukti nyata keberhasilan terlihat dari peningkatan perekonomian dan kemandirian perempuan, serta transformasi dari penerima manfaat menjadi pelaku aktif dalam KTB, menegaskan bahwa mereka telah menjadi subjek dalam proses pemberdayaan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak program pemberdayaan terhadap aspek sosial budaya perempuan di Desa Teluk Dalam, khususnya terkait dengan perubahan peran dan status perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pemberdayaan perempuan yang adaptif terhadap perubahan iklim dan teknologi pertanian modern, sehingga keberlanjutan program dapat terjamin. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program pelatihan keterampilan kewirausahaan bagi perempuan petani, dengan fokus pada peningkatan akses pasar dan pengembangan produk bernilai tambah tinggi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai strategi pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan dan berdaya saing di era globalisasi.

  1. IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN OLEH KELOMPOK TANI BANGGERIS (KTB) DI DESA TELUK DALAM KUTAI KARTANEGARA... jurnal-stidnatsir.ac.id/index.php/binaummat/article/view/245IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN OLEH KELOMPOK TANI BANGGERIS KTB DI DESA TELUK DALAM KUTAI KARTANEGARA jurnal stidnatsir ac index php binaummat article view 245
Read online
File size393.09 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test