UMUM
Jurnal Sains PsikologiJurnal Sains PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pengukuran persaingan antarsaudara yang telah disusun sebelumnya. Penelitian sebelumnya menunjukkan model unidimensional, tetapi penelitian ini menemukan model multidimensional yang lebih sesuai dengan tiga dimensi: kecemburuan, kebencian, dan persaingan. Melalui metode confirmatory factor analysis (CFA), instrumen tersebut mengalami modifikasi, sehingga menghasilkan instrumen akhir yang terdiri dari delapan butir yang dibagi menjadi dua butir untuk kecemburuan, tiga butir untuk kebencian, dan tiga butir untuk persaingan. Analisis CFA menunjukkan bahwa instrumen tersebut memiliki validitas keseluruhan yang baik dan memenuhi kriteria validitas konvergen dan diskriminan. Reliabilitas instrumen tersebut juga dinilai baik. Dengan demikian, instrumen ini dapat secara efektif mengukur persaingan antarsaudara pada populasi remaja.
Penelitian ini menemukan bahwa instrumen ini lebih cocok untuk model multidimensional dengan dimensi kecemburuan, kebencian, dan persaingan.Hasil analisis dengan metode CFA menjelaskan bahwa tingkat validitas instrumen secara keseluruhan valid karena model keseluruhan cocok.Instrumen ini juga telah memenuhi kriteria validitas konvergen dan diskriminan.Reliabilitas instrumen ini relatif baik, sehingga dapat digunakan dalam mengukur persaingan antarsaudara secara tepat dan konsisten.Penelitian ini menemukan bahwa modelnya berbeda dari peneliti sebelumnya sebagai pembuat atau konstruktor instrumen ini.Analisis dengan model unidimensional menjadi tidak kompatibel atau tidak sesuai dengan model.Oleh karena itu, di masa depan, perlu mengembangkan instrumen ini dengan meningkatkan jumlah responden dan melakukan EFA terlebih dahulu untuk mengetahui apakah model pada instrumen ini memiliki model unidimensional atau multidimensional.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut dengan fokus pada aspek-aspek spesifik dari persaingan antarsaudara, seperti kecemburuan, kebencian, dan persaingan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi persaingan antarsaudara, seperti perbedaan usia, jenis kelamin, dan hubungan antara orang tua dan anak. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi atau program pelatihan parenting dalam mengurangi persaingan antarsaudara. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika persaingan antarsaudara dan strategi intervensi yang efektif.
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/met0000425APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 met0000425
- Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Kejadian Sibling Rivalry pada Anak di RW 002 Kelurahan Bukit Tempayan... journal.umpr.ac.id/index.php/jsm/article/view/2133Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Kejadian Sibling Rivalry pada Anak di RW 002 Kelurahan Bukit Tempayan journal umpr ac index php jsm article view 2133
| File size | 520.92 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Dalam konteks ini kita membahas individu-individu yang sering disebut sebagai wakil masyarakat umum, seperti kepala rumah tangga, guru, imam masjid, orangDalam konteks ini kita membahas individu-individu yang sering disebut sebagai wakil masyarakat umum, seperti kepala rumah tangga, guru, imam masjid, orang
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik observasi, dokumentasiDalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik observasi, dokumentasi
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dari pelatihan keterampilan Interpersonal Skill siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisisPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dari pelatihan keterampilan Interpersonal Skill siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Sampel yang diambil berjumlah 5 anak, terdiri dari anak-anak berumur sepuluh tahun di kelas Salahudin Al Ayubi TPQ Majis Darut Tauhid Al Ihsan Padalarang.Sampel yang diambil berjumlah 5 anak, terdiri dari anak-anak berumur sepuluh tahun di kelas Salahudin Al Ayubi TPQ Majis Darut Tauhid Al Ihsan Padalarang.
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Program pendidikan kecakapan wirausaha dapat dikatakan sudah baik karena adanya kesesuaian program dengan kebutuhan peserta didik. Program pendidikan kecakapanProgram pendidikan kecakapan wirausaha dapat dikatakan sudah baik karena adanya kesesuaian program dengan kebutuhan peserta didik. Program pendidikan kecakapan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Banyak hal yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak terutama saat menggunakan media digital. Salah satunya adalah kehadiran orang tua dalam mengontrolBanyak hal yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak terutama saat menggunakan media digital. Salah satunya adalah kehadiran orang tua dalam mengontrol
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi pemangku kebijakan dalam mengembangkan program pendampingan UMKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwaPenelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi pemangku kebijakan dalam mengembangkan program pendampingan UMKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Namun alumni mengatakan belum mampu menjadi teladan dalam masyarakat. Secara keseluruhan, pelatihan pranikah di KUA Kecamatan Leuwiliang efektif dalamNamun alumni mengatakan belum mampu menjadi teladan dalam masyarakat. Secara keseluruhan, pelatihan pranikah di KUA Kecamatan Leuwiliang efektif dalam
Useful /
UMUM Temuan ini menunjukkan bahwa norma sosial yang kuat berperan dalam membentuk kecenderungan keluarga untuk mengutamakan keselarasan dan kesepakatan. Namun,Temuan ini menunjukkan bahwa norma sosial yang kuat berperan dalam membentuk kecenderungan keluarga untuk mengutamakan keselarasan dan kesepakatan. Namun,
UMUM Profil kebutuhan responden adalah: kebutuhan untuk berprestasi (M = 3,81), afiliasi (M = 3,57), dan kekuasaan (M = 3,57). Hasil pengujian hipotesis menunjukkanProfil kebutuhan responden adalah: kebutuhan untuk berprestasi (M = 3,81), afiliasi (M = 3,57), dan kekuasaan (M = 3,57). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha/budidaya dengan mengikuti pelatihan program kecakapan hidup sesuai denganHasil penelitian menunjukan bahwa (1) Meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha/budidaya dengan mengikuti pelatihan program kecakapan hidup sesuai dengan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Dalam penentuan tempat menggunakan teknik purposive area denganPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Dalam penentuan tempat menggunakan teknik purposive area dengan