UKMCUKMC

Jurnal Laboratorium PrimaJurnal Laboratorium Prima

Pembendungan torniquet adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil jumlah eritrosit. Pembendungan menurut CLSI tidak boleh lebih dari 1 menit. Namun terkadang dalam pengambilan darah vena terjadi pembendungan lebih dari satu menit. Pada penelitian ini peneliti meneliti tentang perbedaan jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik dan 80 detik. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan jumlah eritrosit dengan pembendungan 50 detik dan 80 detik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan hasil jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik dan 80 detik. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan pendekatan cross sectional menggunakan teknik total sampling. Subjek penelitian berjumlah 32 mahasiswa yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Darah vena yang telah ditampung dengan pembendungan selama 50 detik dan 80 detik kemudian diperiksa jumlah eritrositnya menggunakan alat Sysmex XP-100. Data hasil pengukuran sampel kemudian diuji menggunakan Paired Sample T-test. Rata-rata jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik sebesar 4,48x10⁶/µl, sedangkan pada pembendungan 80 detik sebesar 4,50x10⁶/µl. Kesimpulan menunjukkan terdapat perbedaan hasil pemeriksaan jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan 50 detik dan 80 detik menggunakan alat Sysmex XP-100 dengan nilai (sig 2 tailed) 0,03 > 0,05. Dengan demikian, pembendungan torniquet selama 80 detik tidak dapat digunakan untuk pemeriksaan jumlah eritrosit.

Rata-rata jumlah eritrosit darah vena dengan pembendungan selama 50 detik adalah 4,48x10⁶/µl, sedangkan pada pembendungan 80 detik adalah 4,50x10⁶/µl.Terdapat perbedaan bermakna pada jumlah eritrosit antara pembendungan 50 detik dan 80 detik dengan nilai p = 0,046 < 0,05.Oleh karena itu, pembendungan selama 80 detik yang melebihi batas waktu satu menit tidak direkomendasikan untuk pemeriksaan jumlah eritrosit karena dapat memengaruhi akurasi hasil.

Pertama, perlu diteliti apakah variasi durasi pembendungan yang lebih dekat dengan batas satu menit, seperti 55 detik versus 60 detik, juga menghasilkan perbedaan bermakna dalam jumlah eritrosit, karena temuan saat ini menunjukkan bahwa selisih 30 detik (50 vs 80 detik) berdampak signifikan. Kedua, penting untuk mengkaji pengaruh posisi lengan dan lokasi pemasangan torniquet terhadap hasil hitung eritrosit, karena faktor anatomi dan tekanan lokal dapat memengaruhi hemokonsentrasi secara berbeda meskipun durasi pembendungan sama. Ketiga, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang bagaimana karakteristik vena individu, seperti ukuran, elastisitas, dan keberadaan bekas luka atau trombosis, memodifikasi efek pembendungan terhadap hasil pemeriksaan eritrosit. Penelitian-penelitian ini akan membantu menyusun panduan pengambilan darah yang lebih personal dan akurat, terutama pada pasien dengan kondisi vaskular khusus. Dengan pendekatan seperti itu, mutu pemeriksaan laboratorium dapat ditingkatkan secara menyeluruh tanpa hanya bergantung pada waktu standar yang berlaku umum.

Read online
File size242.79 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test