UBTUBT
Elektrika BorneoElektrika BorneoBangunan tinggi merupakan salah satu objek yang kemungkinan besar memiliki risiko sambaran petir. Oleh karena itu penting untuk memproteksi bangunan tinggi dengan sistem yang handal. Penelitian ini mengevaluasi sistem penangkal petir pada Gedung Rektorat Universitas Borneo Tarakan. Metode yang digunakan adalah sudut proteksi. Untuk menganalisa diperoleh data pengukuran tahanan (Grounding) sebesar 35,6Ω. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai paralel tahanan grounding sebesar 0,67Ω. Dengan standar SNI perhitungan tahanan grounding diperoleh sebesar 0,24Ω. Data hasil guruh yang diperoleh pada tahun 2023 pada BMKG kota Tarakan selama 12 bulan diperoleh nilai rata-rata kerapatan sambaran petir ke tanah sebesar 10,02 Km². Sedangkan perhitungan area proteksi (Ac) pada atap tengah dan samping diperoleh sebesar 115.883,25 Km² dengan rata-rata sambaran petir per tahun sebesar 1,16 kali sambaran petir. Berdasarkan Analisa perhitungan diperoleh efisiensi sambaran petir pada Gedung Rektorat Universitas Borneo Tarakan sebesar 0,91%.
Evaluasi sistem penangkal petir pada Gedung Rektorat Universitas Borneo Tarakan menggunakan metode sudut proteksi menunjukkan bahwa nilai tahanan pentanahan lapangan adalah 0,86 ohm, sementara hasil perhitungan sesuai SNI sebesar 0,24 ohm.Kerapatan sambaran petir ke tanah rata-rata di Tarakan adalah 10,02 Km²/tahun, dengan indeks bahaya sambaran petir untuk gedung berada pada kategori sedang (nilai 12).Perhitungan area proteksi gedung menunjukkan efisiensi sambaran petir pada atap tengah dan samping sebesar 0,91%, dengan rata-rata 1,16 sambaran petir per tahun di area proteksi seluas 115.
Penelitian lanjutan dapat memperluas evaluasi sistem penangkal petir di Gedung Rektorat Universitas Borneo Tarakan dengan mempertimbangkan beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang mendalam antara metode sudut proteksi yang telah diteliti dengan metode proteksi petir eksternal lainnya, seperti metode bola bergulir dan metode jala, yang juga disebutkan dalam referensi. Studi ini dapat menguji seberapa jauh perbedaan efektivitas, cakupan area proteksi, dan kompleksitas implementasi dari masing-masing metode tersebut, memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pilihan desain sistem yang paling sesuai tidak hanya dari segi teknis tetapi juga efisiensi biaya. Kedua, mengingat bahwa dokumen ini menyoroti dampak petir tidak langsung terhadap peralatan elektronik di dalam gedung, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan dan evaluasi sistem proteksi internal. Pertanyaan penelitian bisa berupa: bagaimana merancang dan mengimplementasikan sistem proteksi internal yang optimal untuk melindungi perangkat elektronik sensitif dari lonjakan tegangan dan induksi elektromagnetik akibat sambaran petir, sehingga mengurangi risiko kerusakan pada infrastruktur teknologi gedung? Ketiga, dengan hasil perhitungan pentanahan yang menjadi bagian penting dari evaluasi, investigasi lebih lanjut mengenai pengaruh faktor lingkungan terhadap sistem pentanahan akan sangat relevan. Penelitian dapat menyelidiki bagaimana resistivitas tanah di lokasi tersebut bervariasi secara musiman atau akibat perubahan kondisi geologis, dan bagaimana hal ini memengaruhi kinerja jangka panjang sistem pentanahan penangkal petir. Hal ini akan membantu dalam mengembangkan strategi pemeliharaan yang lebih prediktif dan solusi rekayasa untuk menjaga nilai tahanan pentanahan tetap stabil dan optimal, memastikan perlindungan yang konsisten sepanjang waktu.
| File size | 491.46 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
APTIKOMAPTIKOM Sistem dikembangkan dengan memanfaatkan metode Certainty Factor (CF) Latar belakang penelitian adalah meningkatnya kasus kecanduan yang berdampak padaSistem dikembangkan dengan memanfaatkan metode Certainty Factor (CF) Latar belakang penelitian adalah meningkatnya kasus kecanduan yang berdampak pada
UMGOUMGO Hal ini menjawab rumusan masalah pertama terkait bagaimana mengidentifikasi kualitas dan jenis buah cabai dengan Algoritma deep learning, yaitu denganHal ini menjawab rumusan masalah pertama terkait bagaimana mengidentifikasi kualitas dan jenis buah cabai dengan Algoritma deep learning, yaitu dengan
UNHUNH Dari hasil perhitungan yang dilakukan dalam mendiagnosis penyakit tanaman karet sebanyak 161 data objek tanaman karet yang dilengkapi dengan identitasDari hasil perhitungan yang dilakukan dalam mendiagnosis penyakit tanaman karet sebanyak 161 data objek tanaman karet yang dilengkapi dengan identitas
UNDANAUNDANA Oleh karena itu, Sistem Pendukung Keputusan (SPK) akan diterapkan untuk membantu sekolah dalam proses seleksi siswa yang akan diusulkan untuk beasiswaOleh karena itu, Sistem Pendukung Keputusan (SPK) akan diterapkan untuk membantu sekolah dalam proses seleksi siswa yang akan diusulkan untuk beasiswa
UMMUMM Model EOQ diterapkan untuk menyesuaikan ukuran lot di bawah permintaan yang berubah-ubah. Temuan menunjukkan pentingnya mengintegrasikan prediksi denganModel EOQ diterapkan untuk menyesuaikan ukuran lot di bawah permintaan yang berubah-ubah. Temuan menunjukkan pentingnya mengintegrasikan prediksi dengan
ISASISAS Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan rangkaian buck boost converter dengan menggunakan komponen fast switching sangat berpengaruh terhadap battery charging.Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan rangkaian buck boost converter dengan menggunakan komponen fast switching sangat berpengaruh terhadap battery charging.
UNDANAUNDANA Banyak orang yang menggantungkan hidupnya pada keadaan cuaca untuk melakukan setiap kegiatannya. Oleh karena itu dengan diketahuinya peramalan cuaca akanBanyak orang yang menggantungkan hidupnya pada keadaan cuaca untuk melakukan setiap kegiatannya. Oleh karena itu dengan diketahuinya peramalan cuaca akan
UMBUMB Elman mengusulkan RNN parsial, di mana koneksi feed‑forward dapat dimodifikasi sementara koneksi berulang tetap. Penelitian ini diimplementasikan dalamElman mengusulkan RNN parsial, di mana koneksi feed‑forward dapat dimodifikasi sementara koneksi berulang tetap. Penelitian ini diimplementasikan dalam
Useful /
UBTUBT Tiap lantai dibagi menjadi dua grub yaitu penerangan dan stopkontak. Pada lantai 1 total daya penerangan sebesar 22796 Watt dan 144100 Watt total dayaTiap lantai dibagi menjadi dua grub yaitu penerangan dan stopkontak. Pada lantai 1 total daya penerangan sebesar 22796 Watt dan 144100 Watt total daya
UBTUBT Pada aspek biaya, sistem PLTS sebagai energi alternatif hydrofarm berbasis IoT memiliki biaya awal sebesar Rp7. 000, biaya operasi dan pemeliharaan sebesarPada aspek biaya, sistem PLTS sebagai energi alternatif hydrofarm berbasis IoT memiliki biaya awal sebesar Rp7. 000, biaya operasi dan pemeliharaan sebesar
UBTUBT Luas cakupan area yang rentan sambaran petir adalah 6411,69 km² dengan frekuensi sambaran petir langsung sebanyak 0,64 kali per tahun, sehingga tingkatLuas cakupan area yang rentan sambaran petir adalah 6411,69 km² dengan frekuensi sambaran petir langsung sebanyak 0,64 kali per tahun, sehingga tingkat
ISASISAS 6 digunakan untuk mengontrol tegangan Konverter bidirectional agar sesuai dengan nilai setpoint sebesar 24 Volt dan respon setting time menjadi lebih cepat6 digunakan untuk mengontrol tegangan Konverter bidirectional agar sesuai dengan nilai setpoint sebesar 24 Volt dan respon setting time menjadi lebih cepat