UNIMALUNIMAL
Jurnal AgriumJurnal AgriumTujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pertumbuhan dan mendapatkan dosis terbaik terhadap pertumbuhan bibit naga pada tanah bekas tambang emas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 taraf perlakuan dan diulang 3 kali sehingga didapatkan 9 satuan percobaan. Perlakuan yang digunakan adalah A0 (0 g/tanaman), A1 (20 g/tanaman), dan A2 (25 g/tanaman). Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan tabel Anova pada taraf nyata 5%, apabila F hitung lebih besar dari F tabel 5% maka dilakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata 5%. Variabel yang diamati adalah waktu muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas, dan persentase bibit yang hidup serta hubungan korelasi antara variabel pengamatan yang diamati. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa secara umum bibit tanaman naga sudah mampu tumbuh dengan baik pada tanah bekas tambang emas. Dari ketiga perlakuan yang diberikan dosis 0 g/polibag merupakan dosis terbaik terhadap waktu muncul tunas (31,00 hari setelah tanam) dan jumlah anakan (3,00 batang) yang terbentuk. Dosis 25 g/polibag merupakan dosis terbaik terhadap panjang tunas (33,22 cm).
Secara umum, bibit tanaman naga mampu tumbuh dengan baik pada tanah bekas tambang emas.Dosis 0 g/polibag merupakan dosis terbaik untuk waktu muncul tunas (31,00 hari setelah tanam) dan jumlah anakan (3,00 batang).Dosis 25 g/polibag merupakan dosis terbaik untuk panjang tunas (33,22 cm).
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji lebih dalam interaksi antara jenis FMA yang berbeda dengan karakteristik tanah bekas tambang emas di Kabupaten Sijunjung, termasuk analisis kandungan logam berat dan sifat fisikokimia tanah secara detail. Selain itu, studi lebih lanjut dapat difokuskan pada efektivitas kombinasi FMA dengan agen bioremediasi lainnya, seperti bakteri pelarut fosfat atau mikroorganisme penghasil siderofor, untuk meningkatkan serapan hara dan mengurangi toksisitas logam berat pada tanaman naga. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari aplikasi FMA terhadap kualitas tanah dan keberlanjutan produksi tanaman naga di lahan bekas tambang, termasuk analisis biaya-manfaat dan potensi adopsi teknologi ini oleh petani lokal.
| File size | 113.18 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UBTUBT Selanjutnya untuk kebelanjutan program ini, diharapkan adanya pemantauan dan pembinaan, sehingga hasilnya lebih optimal dan masyarakat lebih termotivasiSelanjutnya untuk kebelanjutan program ini, diharapkan adanya pemantauan dan pembinaan, sehingga hasilnya lebih optimal dan masyarakat lebih termotivasi
ILININSTITUTEILININSTITUTE Kelompok PKK juga telah mampu mengemas produk sayuran yang dihasilkan dengan desain yang lebih menarik, memasarkan produk sayur secara sederhana, sertaKelompok PKK juga telah mampu mengemas produk sayuran yang dihasilkan dengan desain yang lebih menarik, memasarkan produk sayur secara sederhana, serta
UICUIC Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi nutrisi hidroponik dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan tanaman selada (LactucaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi nutrisi hidroponik dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca
UNIMALUNIMAL Tidak ada interaksi nyata antara media tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Media tanam berpengaruh pada tinggi tanaman,Tidak ada interaksi nyata antara media tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Media tanam berpengaruh pada tinggi tanaman,
UMPUMP ) merupakan jenis sayur yang mempunyai kandungan nilai gizi tinggi. Salah satu cara meningkatkan produksinya memanfaatkan sistem hidroponik. Larutan AB-mix) merupakan jenis sayur yang mempunyai kandungan nilai gizi tinggi. Salah satu cara meningkatkan produksinya memanfaatkan sistem hidroponik. Larutan AB-mix
UNIMALUNIMAL Jika hasil pengujian dengan uji F berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncans New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitianJika hasil pengujian dengan uji F berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncans New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian
UNIMALUNIMAL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah akibat pemotongan umbi dan pemberian pupuk kandang ayam. PemotonganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah akibat pemotongan umbi dan pemberian pupuk kandang ayam. Pemotongan
UNIMALUNIMAL Konservasi lahan harus difokuskan pada SPL 11, 12, 13, 15, 16, 17, 19, dan 21. Upaya konservasi meliputi kombinasi tanaman (karet‑ubi kayu, tanaman utama‑jagung‑padi‑ubi‑kacang‑mulsa,Konservasi lahan harus difokuskan pada SPL 11, 12, 13, 15, 16, 17, 19, dan 21. Upaya konservasi meliputi kombinasi tanaman (karet‑ubi kayu, tanaman utama‑jagung‑padi‑ubi‑kacang‑mulsa,
Useful /
UNIKUUNIKU Kemudian jenis Elang Brontok pada tahun 2018 terdapat 4 perjumpaan, tahun 2019 terdapat 2 perjumpaan dan tahun 2020 terdapat 9 perjumpaan. BerdasarkanKemudian jenis Elang Brontok pada tahun 2018 terdapat 4 perjumpaan, tahun 2019 terdapat 2 perjumpaan dan tahun 2020 terdapat 9 perjumpaan. Berdasarkan
UNIKUUNIKU Habitat semak belukar memiliki keanekaragaman jenis burung yang lebih tinggi dibandingkan dengan habitat tegakan pinus dan sawah. Penelitian ini juga menemukanHabitat semak belukar memiliki keanekaragaman jenis burung yang lebih tinggi dibandingkan dengan habitat tegakan pinus dan sawah. Penelitian ini juga menemukan
UNIMALUNIMAL Penerapan ruang tanam secara tunggal berpengaruh terhadap panjang akar, berat kering dan segar per rumpun, hasil per plot dan per hektar. Hasil penelitianPenerapan ruang tanam secara tunggal berpengaruh terhadap panjang akar, berat kering dan segar per rumpun, hasil per plot dan per hektar. Hasil penelitian
UNIMALUNIMAL menggunakan Ethrel PA 10. Penelitian ini dilakukan di Afdelling I Kebun Tanah Besih PT. Socfin. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Agustusmenggunakan Ethrel PA 10. Penelitian ini dilakukan di Afdelling I Kebun Tanah Besih PT. Socfin. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus