UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pendapatan usahatani kopi dan besarnya kontribusi usahatani kopi terhadap pendapatan rumah tangga petani. Pengumpulan data dilakukan di Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende, karena merupakan salah satu daerah penghasil kopi. Populasi dalam penelitian ini diambil berdasarkan jumlah kepala keluarga yang ada di Desa Detusoko Barat, yakni 219 orang. Penentuan sampel menggunakan metode simple random sampling dan dihitung menggunakan rumus slovin dengan jumlah sampel 69 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif-kuantitatif, analisis pendapatan dan analisis kontribusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa besarnya pendapatan yang diperoleh 69 responden dari usahatani kopi yaitu sebesar Rp. 4.933.862/tahun/petani. Pendapatan dari usahatani padi sawah sebesar Rp. 2.135.848/musim tanam/petani, sehingga dalam satu tahun rata-rata pendapatan petani dari usahatani padi sawah sebesar Rp. 4.271.696/tahun/petani, karena petani melakukan dua kali penanaman dalam 1 tahun. Sedangkan, pendapatan di luar sektor pertanian sebesar Rp. 973.061/tahun/petani. Jadi, total pendapatan rumah tangga petani yaitu Rp. 10.178.619/tahun/petani. Usahatani kopi menyumbang 48,47% terhadap pendapatan rumah tangga petani. Hal ini menunjukan bahwa usahatani kopi kurang berkontribusi secara terhadap pendapatan rumah tangga petani.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka kesimpulan yang dapat diambil, yakni.Besarnya pendapatan yang diperoleh 69 responden dari usahatani kopi yaitu sebesar Rp.Pendapatan dari usahatani padi sawah sebesar Rp.848/musim tanam/petani, sehingga dalam 1 tahun pendapatan petani sebesar Rp.696/tahun/petani, karena mereka melakukan dua kali musim tanam dalam 1 tahun.Sedangkan, pendapatan di luar sektor pertanian dari 33 petani yang mempunyai usaha pertanian Rp.Jadi, total pendapatan rumah tangga petani yaitu Rp.Pertanian kopi berkontribusi 48,47 % terhadap pendapatan rumah tangga petani.Hal tersebut menunjukkan usahatani kopi cukup berkontribusi terhadap pendapatan rumah tangga petani.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang strategi peningkatan pendapatan petani kopi di Desa Detusoko Barat. Penelitian ini dapat fokus pada analisis rantai nilai kopi, mulai dari produksi hingga pemasaran, untuk mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam meningkatkan pendapatan petani. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran BUMDes dalam pengolahan dan pemasaran kopi, serta dampak positifnya terhadap pendapatan petani. Terakhir, studi lanjutan dapat menyelidiki strategi optimalisasi penggunaan lahan untuk usahatani kopi, termasuk analisis biaya-manfaat dan dampak sosial-ekonomi dari peningkatan produksi kopi.

Read online
File size312.96 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test