UNDANAUNDANA
Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPASPenelitian ini bertujuan untuk melihat faktor yang mempengaruhi respon petani dalam melakukan usahatani kelor karena usahatani kelor merupakan suatu usahatani yang baru dikembangkan dan telah bernilai ekonomis. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah petani di Desa Noelbaki dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, ditabulasi, dan dianalisis menggunakan model regresi logistik. Dimana variabel dependen (Y) merupakan variabel dengan nilai 1 (respon) dan 0 (tidak respon). Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap usahatani kelor adalah X1 umur, X4 pengalaman, X6 jarak dari rumah ke lokasi usahatani, X8 jarak dari lokasi usahatani ke pasar input.
Faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap usahatani kelor secara signifikan adalah umur, tingkat pengalaman, jarak dari rumah ke lokasi usahatani, dan jarak dari lokasi usahatani ke pasar input.Petani yang lebih muda, memiliki pengalaman bertani lebih dari lima tahun, tinggal dekat dengan lokasi usahatani, dan memiliki akses dekat ke pasar input cenderung lebih merespon usahatani kelor.Faktor-faktor ini menjelaskan sekitar 73,6% variasi dalam keputusan petani untuk mengusahakan tanaman kelor.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh akses terhadap informasi dan pelatihan pertanian terhadap keputusan petani untuk mengadopsi usahatani kelor, terutama bagi petani yang memiliki pengalaman terbatas atau usia lebih tua. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bentuk dukungan infrastruktur seperti jalan dan transportasi yang dapat memperpendek jarak efektif antara rumah petani ke lokasi usahatani dan pasar input, terutama di wilayah terpencil. Ketiga, perlu dikaji potensi pengembangan klaster usahatani kelor bersama dengan sistem penyediaan input bersama agar petani yang jauh dari pasar tetap dapat terlibat secara ekonomi. Studi-studi ini dapat membuka jalan bagi kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam pengembangan komoditas kelor. Penelitian lanjutan juga bisa melihat integrasi usahatani kelor dengan tanaman lain dalam sistem agroekologi guna meningkatkan ketahanan usaha petani. Selain itu, penting untuk menguji peran lembaga petani seperti kelompok tani dalam memperkuat adopsi inovasi ini. Model pemasaran bersama juga perlu dievaluasi untuk mengurangi ketergantungan pada pasar jarak jauh. Penelitian yang membandingkan berbagai metode perbanyakan tanaman kelor (biji atau stek) dalam konteks lokal juga bisa memberikan wawasan penting. Akhirnya, kajian terhadap nilai tambah produk kelor olahan lokal dapat mendorong petani untuk lebih bersemangat mengembangkan usahatani ini secara mandiri.
| File size | 317.01 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Fermentasi ini menghasilkan cairan berwarna cokelat dengan aroma khas yang mengandung enzim serta senyawa bioaktif bermanfaat. Produk eco-enzyme memilikiFermentasi ini menghasilkan cairan berwarna cokelat dengan aroma khas yang mengandung enzim serta senyawa bioaktif bermanfaat. Produk eco-enzyme memiliki
BSIBSI Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa rangkaian kegiatan yang dapat menjawab kebutuhan dari mitra diantaranya workshop dan praktik meliputi pembahasanMetode pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa rangkaian kegiatan yang dapat menjawab kebutuhan dari mitra diantaranya workshop dan praktik meliputi pembahasan
BSIBSI Implikasi dari kegiatan ini adalah adanya potensi peningkatan ekonomi bagi kelompok tani melalui penerapan teknologi yang lebih efisien, serta kontribusiImplikasi dari kegiatan ini adalah adanya potensi peningkatan ekonomi bagi kelompok tani melalui penerapan teknologi yang lebih efisien, serta kontribusi
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Di sisi lain, metode NPV memberikan ukuran absolut terhadap nilai keuntungan suatu investasi dengan memperhitungkan seluruh arus kas masuk dan keluar sertaDi sisi lain, metode NPV memberikan ukuran absolut terhadap nilai keuntungan suatu investasi dengan memperhitungkan seluruh arus kas masuk dan keluar serta
UPI YAIUPI YAI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Populasi penelitian ini berjumlah 99 orang guru di SD Negeri regrouping wilayah Utan Kayu Selatan. Sampel dalamPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Populasi penelitian ini berjumlah 99 orang guru di SD Negeri regrouping wilayah Utan Kayu Selatan. Sampel dalam
JQWHJQWH Sebagian besar responden di Puskesmas Tangeban Kabupaten Banggai tidak terjadi stunting yaitu sebanyak 18 responden (60,0%). Ada pengaruh asupan prelaktealSebagian besar responden di Puskesmas Tangeban Kabupaten Banggai tidak terjadi stunting yaitu sebanyak 18 responden (60,0%). Ada pengaruh asupan prelakteal
JQWHJQWH Dr. Soeroto Ngawi pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2019 sebanyak 491 kelahiran. Besar sampel sebanyak 221. Variabel independen adalah masa gestasiDr. Soeroto Ngawi pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2019 sebanyak 491 kelahiran. Besar sampel sebanyak 221. Variabel independen adalah masa gestasi
UYPUYP Peserta menunjukkan semangat inovasi dalam meningkatkan kapasitas fotografi mereka. Keterampilan dasar fotografi seperti komposisi, sudut pandang, danPeserta menunjukkan semangat inovasi dalam meningkatkan kapasitas fotografi mereka. Keterampilan dasar fotografi seperti komposisi, sudut pandang, dan
Useful /
UNDANAUNDANA Margin pemasaran pada saluran tingkat I adalah Rp. 0,-, sedangkan pada saluran tingkat II adalah Rp. Efisiensi pemasaran pada saluran I sebesar 2,5 persenMargin pemasaran pada saluran tingkat I adalah Rp. 0,-, sedangkan pada saluran tingkat II adalah Rp. Efisiensi pemasaran pada saluran I sebesar 2,5 persen
UMPPUMPP Melalui aplikasi, pengguna dapat melakukan transaksi tanpa harus bertatap muka dengan penjual. Meskipun memberikan kemudahan, layanan ini tidak selaluMelalui aplikasi, pengguna dapat melakukan transaksi tanpa harus bertatap muka dengan penjual. Meskipun memberikan kemudahan, layanan ini tidak selalu
UNDANAUNDANA Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden berdasarkan daftar pertanyaan (Kuisoner) yang sudah disiapkan terlebih dahulu; sedangkanData primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden berdasarkan daftar pertanyaan (Kuisoner) yang sudah disiapkan terlebih dahulu; sedangkan
UNDANAUNDANA ) faktor pendorong pengembangan dari dalam (kekuatan) yang memperoleh kategori paling tinggi adalah pemandangan alam yang indah, sejuk dan masih asli dengan) faktor pendorong pengembangan dari dalam (kekuatan) yang memperoleh kategori paling tinggi adalah pemandangan alam yang indah, sejuk dan masih asli dengan