UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Jurnal AdabiyaJurnal Adabiya

Penelitian ini membahas tentang . Dalam adat masyarakat Kluet khususnya masyarakat Gampong Ruak, perkawinan dianggap sesuatu hal yang amat mulia, sakral dan penuh kulturalis dalam pelaksanaannya, karena perkawinan bagi masyarakat Kluet memiliki nilai–nilai adat yang harus dijalani oleh masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pemamoan, peran pemamoan dalam adat perkawinan suku Kluet di Gampong Ruak serta tanggapan masyarakat terhadap peran pemamoan dalam adat perkawinan suku Kluet di Gampong Ruak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Gampong Ruak Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan, yang menjadi objek penelitian adalah masyarakat Gampong Ruak yang pernah menjadi pemamoan dalam adat perkawinan suku Kluet di Gampong Ruak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi, juga mengunakan teknik analisis data sebagai pelengkap. Teknik analisis data dibagi dalam tiga alur kegiatan yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemamoan merupakan paman atau saudara laki-laki dari pihak ibu, pemamoan berperan sebagai mengurusi seluruh keperluan pengantin baik pengantin perempuan maupun pengantin laki-laki dan masyarakat Gampong Ruak merespon dengan baik dan menerima sebagai .

Berdasarkan pembahasan, peran dan tanggung jawab pemamoan dalam adat perkawinan suku Kluet sangatlah besar.Pemamoan berperan penting dalam mengurus segala keperluan pengantin dan melaksanakan kegiatan dalam acara perkawinan.Masyarakat Gampong Ruak merespon positif dan menerima peran pemamoan sebagai bagian dari tradisi dan adat istiadat yang harus dilestarikan.Pemamoan dianggap membantu meringankan beban keluarga yang melaksanakan pernikahan dan menjaga keharmonisan hubungan kekerabatan.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai dinamika peran pemamoan dalam konteks perubahan sosial dan modernisasi yang terjadi di masyarakat Kluet. Hal ini dapat mencakup studi tentang bagaimana peran pemamoan beradaptasi dengan gaya hidup modern, pengaruh globalisasi terhadap nilai-nilai adat perkawinan, dan potensi konflik yang mungkin timbul akibat perubahan tersebut. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan peran pemamoan dengan peran serupa dalam adat perkawinan suku lain di Aceh atau di Indonesia, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan serta memahami kekayaan keragaman budaya yang ada. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai implikasi hukum dan sosial dari peran pemamoan, serta bagaimana peran ini dapat diakomodasi dalam sistem hukum yang berlaku untuk melindungi dan melestarikan adat istiadat masyarakat Kluet.

Read online
File size148.13 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test