JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK

Civil Engineering CollaborationCivil Engineering Collaboration

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas manajemen proyek pada kegiatan pemeliharaan jalan nasional berbasis Highway Development and Management (HDM-4) dengan studi kasus pada ruas Muaro Kalaban–Kiliranjao di Provinsi Sumatera Barat. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-evaluatif dengan analisis terhadap lima elemen utama Project Management Body of Knowledge (PMBOK), yaitu manajemen waktu, biaya, mutu, risiko, dan komunikasi. Data penelitian bersumber dari dokumen proyek, laporan pelaksanaan, jadwal kerja, serta hasil simulasi HDM-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima aspek yang dianalisis, tiga aspek yaitu biaya, risiko, dan komunikasi dinilai efektif, sedangkan dua aspek lainnya waktu dan mutu tergolong cukup efektif. Keterlambatan pelaksanaan sebesar ±6% disebabkan oleh faktor cuaca dan logistik, sementara nilai International Roughness Index (IRI) sebesar 6,08 m/km masih dalam batas toleransi teknis Bina Marga. Secara keseluruhan, tingkat efektivitas manajemen proyek mencapai sekitar 80%, menunjukkan bahwa integrasi pendekatan PMBOK dengan analisis HDM-4 mampu meningkatkan efisiensi dan hasil ekonomi proyek jalan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan sistem komunikasi yang terstruktur dan mitigasi risiko yang proaktif dalam mendukung keberhasilan proyek infrastruktur di wilayah dengan kondisi geografis menantang.

Berdasarkan hasil analisis efektivitas manajemen proyek, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pemeliharaan jalan pada ruas Muaro Kalaban–Kiliranjao telah berjalan dengan baik dan efisien.Aspek biaya, risiko, dan komunikasi dinilai efektif, menunjukkan adanya perencanaan, koordinasi, dan pengendalian yang kuat antara pihak pelaksana, pengawas, dan pemilik proyek.Sementara itu, aspek waktu dan mutu tergolong cukup efektif, dengan deviasi kecil yang masih dalam batas toleransi akibat faktor cuaca dan kondisi geografis lapangan.Secara umum, proyek mencapai tujuan fungsional dan ekonomisnya dengan efektivitas keseluruhan sekitar 80%.Hasil ini memperlihatkan bahwa integrasi prinsip Project Management Body of Knowledge (PMBOK) dengan analisis HDM-4 mampu meningkatkan kinerja pelaksanaan proyek jalan.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara penerapan PMBOK dengan standar manajemen proyek lokal untuk mengidentifikasi adaptasi yang paling efektif dalam konteks Indonesia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk mengidentifikasi potensi risiko proyek secara dini, dengan mempertimbangkan faktor-faktor spesifik seperti kondisi cuaca ekstrem dan keterbatasan logistik. Ketiga, penting untuk meneliti dampak penerapan teknologi digital, seperti sistem informasi geografis (SIG) dan pemantauan kondisi jalan secara real-time, terhadap efisiensi dan efektivitas manajemen proyek pemeliharaan jalan. Integrasi ketiga saran ini diharapkan dapat menghasilkan strategi manajemen proyek yang lebih adaptif, responsif, dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kinerja proyek infrastruktur jalan di Indonesia secara signifikan.

Read online
File size304.14 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test