STTSAPPISTTSAPPI
http://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/indexhttp://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/indexKeputusan Huria Kristen Indonesia (HKI) menggunakan metode undi dalam memilih pemimpin (ephorus dan sekretaris jenderal) telah mendapat banyak pujian. Pujian tersebut datang dari dalam maupun dari luar HKI. Meskipun demikian, sebagian kecil kalangan HKI, belum sepenuhnya menerima keputusan itu. Terlepas dari realitas itu, HKI perlu merawat keputusan tersebut, antara lain dengan menghadirkan diskursus-diskursus biblika tentang undi dalam memilih pemimpin. Untuk itulah, melalui tulisan ini penulis mencoba menemukan makna lain dari pemilihan dengan undi dalam Kisah Para Rasul 1:15-26 dengan menggunakan analisis sosial ilmiah. Hasilnya, pemilihan pengganti Yudas dengan undi utamanya adalah untuk mengatasi krisis sosial akibat dari pengkhianatan Yudas. Kisah pemilihan dengan undi dalam teks ini adalah upaya merestorasi citra para rasul dengan memulihkan kepercayaan komunitas Kristen terhadap pemimpin baru mereka, yaitu para rasul. Dengan restorasi citra pemimpin ini, kepercayaan komunitas Kristen kepada pemimpinnya (termasuk di HKI) diharapkan mampu membuat gereja berhasil mengerjakan misi Allah dalam Kisah Para Rasul 1:8.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan pengganti Yudas melalui undi dalam Kisah Para Rasul 1.15-26 bukan hanya sekadar suksesi kepemimpinan, melainkan sebuah tindakan restorasi penting untuk memulihkan citra kehormatan dan integritas kolektif para rasul yang tercoreng akibat pengkhianatan Yudas.Konteks masyarakat Mediterania yang menjunjung tinggi kehormatan membuat pemulihan citra kepemimpinan ini esensial demi membangun kembali kepercayaan komunitas Kristen dan memastikan kelancaran misi Allah, terutama di tengah krisis dan tekanan yang dihadapi jemaat mula-mula.Oleh karena itu, Huria Kristen Indonesia (HKI) diharapkan dapat memaknai keputusan penggunaan undi sebagai strategi restorasi citra pemimpin gereja, yang pada gilirannya akan memperkuat identitas jemaat dan efektivitas gereja dalam mengerjakan misi ilahi.
Berdasarkan analisis dokumen yang mengkaji pemilihan pemimpin dengan undi sebagai strategi restorasi citra gereja, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan relevan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi mendalam mengenai persepsi dan penerimaan anggota jemaat Huria Kristen Indonesia (HKI) secara langsung terhadap metode pemilihan pemimpin dengan undi. Meskipun penelitian ini memberikan landasan teologis yang kuat, masih ada pertanyaan tentang bagaimana keputusan ini diterima dan diinternalisasi oleh jemaat awam di lapangan. Penelitian ini dapat menggali faktor-faktor sosiologis, psikologis, dan teologis yang memengaruhi tingkat penerimaan atau penolakan, serta mengidentifikasi strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan dukungan. Kedua, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan metode undi terhadap integritas kepemimpinan, kepercayaan jemaat, dan keberhasilan misi HKI. Artikel ini berargumen bahwa undi memulihkan citra dan kepercayaan, namun apakah ada bukti empiris yang mendukung klaim ini dalam konteks HKI? Studi ini bisa mengamati tren partisipasi jemaat, tingkat konflik internal, atau metrik keberhasilan misi setelah implementasi metode undi. Ketiga, dapat dilakukan studi komparatif tentang penerapan metode pemilihan pemimpin yang mengutamakan intervensi ilahi (seperti undi atau penegasan spiritual) di denominasi gereja lain, baik di Indonesia maupun di wilayah lain yang memiliki budaya serupa. Ini akan memperkaya pemahaman tentang bagaimana gereja-gereja lain menanggapi tantangan integritas kepemimpinan dan suksesi, serta menawarkan perspektif baru mengenai efektivitas dan tantangan dalam mengadaptasi praktik-praktik kuno ke dalam konteks modern. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman kita tentang relevansi teologis dan implikasi praktis dari pemilihan pemimpin dengan undi, tidak hanya untuk HKI, tetapi juga bagi gereja-gereja lain.
| File size | 419.57 KB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
IAKN TORAJAIAKN TORAJA Dengan pendekatan teologis dan naratif, artikel ini menggali pelajaran praktis dan implikasi misiologis yang relevan bagi pelayanan kontemporer. KonflikDengan pendekatan teologis dan naratif, artikel ini menggali pelajaran praktis dan implikasi misiologis yang relevan bagi pelayanan kontemporer. Konflik
STT KADESISTT KADESI Hasil temuan dari penelitian ini adalah masih kurangnya pemahaman mengenai Missions and mission, lemahnya pemahaman mengenai tujuan kehidupan bergereja;Hasil temuan dari penelitian ini adalah masih kurangnya pemahaman mengenai Missions and mission, lemahnya pemahaman mengenai tujuan kehidupan bergereja;
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Sampel penelitian adalah mahasiswi di Universitas Prima Indonesia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel adalah purposiveSampel penelitian adalah mahasiswi di Universitas Prima Indonesia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel adalah purposive
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menegaskan bahwa splagchnizomai dalam Matius 14.13–21 merupakan kategori teologis yang mengungkapkan Yesus sebagai perwujudan belas kasihPenelitian ini menegaskan bahwa splagchnizomai dalam Matius 14.13–21 merupakan kategori teologis yang mengungkapkan Yesus sebagai perwujudan belas kasih
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penurunan Glomerular Filtration Rate (GFR) merupakan indikator utama penurunan fungsi ginjal yang progresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisPenurunan Glomerular Filtration Rate (GFR) merupakan indikator utama penurunan fungsi ginjal yang progresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
STTABSTTAB Di tengah arus digitalisasi global, gereja dipanggil untuk merespons dengan bijak terhadap transformasi budaya dan spiritualitas yang terjadi dalam ruangDi tengah arus digitalisasi global, gereja dipanggil untuk merespons dengan bijak terhadap transformasi budaya dan spiritualitas yang terjadi dalam ruang
STPDIANMANDALASTPDIANMANDALA Alih-alih membuang tradisi Perjanjian Lama, Perjanjian Baru menafsirkan ulang dan memenuhinya, menawarkan kesinambungan dan transformasi teologis. StudiAlih-alih membuang tradisi Perjanjian Lama, Perjanjian Baru menafsirkan ulang dan memenuhinya, menawarkan kesinambungan dan transformasi teologis. Studi
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Tidak hanya itu, kritik sastra juga menambah ramai perkembangan karya sastra dalam masa ini. Karya sastra pada masa itu muncul sebelum datangnya Islam,Tidak hanya itu, kritik sastra juga menambah ramai perkembangan karya sastra dalam masa ini. Karya sastra pada masa itu muncul sebelum datangnya Islam,
Useful /
STPDIANMANDALASTPDIANMANDALA Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah kajian kepustakaan. Hasil dari pembahasan yang diperoleh adalah umat beriman Katolik dapat memahami danMetode yang digunakan dalam skripsi ini adalah kajian kepustakaan. Hasil dari pembahasan yang diperoleh adalah umat beriman Katolik dapat memahami dan
IAINAMBONIAINAMBON Evaluasi produk mengindikasikan bahwa penilaian kinerja guru yang terstruktur berdampak positif pada mutu pendidikan secara keseluruhan. Rekomendasi dariEvaluasi produk mengindikasikan bahwa penilaian kinerja guru yang terstruktur berdampak positif pada mutu pendidikan secara keseluruhan. Rekomendasi dari
IAINAMBONIAINAMBON The Tartila method is an effective approach to learning to read the Al-Quran implemented at TPQ Al-Hidayah Miftahul Ulum II. This method helps improveThe Tartila method is an effective approach to learning to read the Al-Quran implemented at TPQ Al-Hidayah Miftahul Ulum II. This method helps improve
LLDIKTI10LLDIKTI10 Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa dengan menggunakan sistem informasi manajemen dalam pengelolaan inventarisasi aset pada Kantor Badan KeuanganDari penelitian ini diperoleh hasil bahwa dengan menggunakan sistem informasi manajemen dalam pengelolaan inventarisasi aset pada Kantor Badan Keuangan