POLMEDPOLMED

Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya)Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya)

Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang produktif secara ekonomi yakni Usaha Jasa Ojek Konvensional non Aplikasi yang bernama Persatuan Ojek Marelan (POM). Persatuan Ojek Marelan ini lokasinya berada di Simpang Pasar 1 Tanah Enam Ratus Kec. Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Permasalahan yang di hadapi mitra adalah rendahnya penghasilan anggota usaha mitra perharinya, hanya berkisar Rp30.000 – Rp50.000 perharinya per anggota. Penyebab dari permasalahan ini adalah Mitra tidak memahami cara melakukan promosi ojek pangkalan mereka kepada pelanggan, mitra kurang paham dalam memberikan pelayanan yang baik (pelayanan prima) kepada para pengguna jasanya, mitra tidak memiliki atribut pengenal ojek pangkalan yang menjadi ciri khas mereka, serta kondisi fisik Lokasi usaha seperti meja dan papan merek sudah terlalu usang. Melalui program Pengabdian Masyarakat ini, tim dari Politeknik Negeri Medan memberikan solusi berupa pelatihan Promosi dan Pelayanan Prima, memberikan jaket Pengenal, membuat Plank baru untuk nama persatuan Ojek, serta merehab meja dan bangku di Pos Pangkalan Ojek tersebut. Diharapkan dengan berbagai solusi yang ditawarkan, penghasilan anggota mitra Persatuan Ojek Marelan (POM), perharinya bisa meningkat.

Kendala berupa ketidaktersediaan rompi sebagai identitas Ojek Pangkalan Marelan telah teratasi dengan pemberian hibah rompi dan pembenahan pos ojek.Pelatihan pelayanan prima dan promosi berhasil meningkatkan keterampilan pengemudi dalam melayani pelanggan dan mempromosikan jasa mereka.Penghasilan ojek pangkalan tercatat meningkat setelah kegiatan PKM dilaksanakan, dibandingkan sebelumnya.

Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas penggunaan media sosial oleh ojek pangkalan dalam menjangkau penumpang usia muda, mengingat generasi muda lebih aktif secara digital; pertanyaan penelitiannya bisa dirumuskan: sejauh mana media sosial mampu meningkatkan jumlah penumpang ojek pangkalan di kalangan remaja dan mahasiswa? Kedua, perlu dikaji penerapan sistem pembayaran digital seperti QRIS pada ojek pangkalan, termasuk tantangan teknis dan respons pelanggan; rumusan penelitiannya: bagaimana kendala dan penerimaan masyarakat terhadap transaksi digital di pangkalan ojek non-aplikasi? Ketiga, perlu dievaluasi dampak jangka panjang dari atribut seragam dan branding terhadap citra dan loyalitas pelanggan; arah studinya: apakah identitas visual yang konsisten mampu menciptakan preferensi pelanggan terhadap ojek pangkalan dibanding ojek online dalam jangka waktu enam bulan? Ketiga ide ini saling melengkapi dan dapat menghasilkan strategi adaptasi yang lebih holistik bagi ojek konvensional. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan secara longitudinal untuk melihat perkembangan dampak dari waktu ke waktu. Dengan pendekatan penelitian yang sistematis, temuan dapat memberikan rekomendasi konkret bagi keberlangsungan ojek pangkalan di era digital. Selain itu, pendekatan kualitatif mendalam dapat mengungkap persepsi pelanggan yang tidak terlihat dari data kuantitatif semata. Penelitian juga sebaiknya mempertimbangkan faktor lokal seperti budaya dan kepadatan wilayah. Hasilnya nanti bisa menjadi model pemberdayaan ojek pangkalan di kota-kota lain di Indonesia.

Read online
File size630.82 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test