UNIVAUNIVA

JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan EdukasiJALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi

Salah satu bentuk inovasi di bidang pendidikan adalah pengembangan aplikasi yang dapat digunakan baik dalam pembelajaran maupun administrasi sekolah. Pengelompokkan siswa berdasarkan kondisi siswa dengan berbagai macam karakteristiknya sangatlah penting. Informasi dari pengelompokkan tersebut dapat dijadikan sebagai acuan bahan pertimbangan bagi guru atau pihak sekolah untuk melakukan langkah secara terstruktur dalam rangka meningkatkan kualitas siswa dan standar mutu sekolah. Clustering adalah metode yang dapat digunakan untuk membagi kumpulan data (objek) ke dalam kelompok (cluster) berdasarkan kemiripan antar objek. Kegiatan pelatihan yang merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDN Karanganyar 01 Karawang. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta yang sebagian besar adalah Guru. Data yang digunakan berupa data hasil nilai mata pelajaran IPA dan IPS siswa. Data dianalisis menggunakan metode k-means clustering menggunakan aplikasi XLSTAT. Pelatihan pengklasteran dengan menggunakan metode k-means diharapkan mempermudah para guru maupun tenaga pendidik dalam mengidentifikasi karakteristik siswa.

Pengelompokkan siswa menggunakan metode k-means clustering sangat cocok digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik siswa.Program ini membantu guru dalam mengelompokkan siswa berdasarkan karakteristiknya agar dapat menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan setiap kelompok.Perangkat lunak berbasis Microsoft Excel yang digunakan sangat familiar sehingga memudahkan guru dalam mengimplementasikannya secara langsung.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas metode k-means clustering dalam mengelompokkan siswa berdasarkan kombinasi nilai kognitif dan data non-akademik seperti latar belakang ekonomi atau sikap belajar, agar pengelompokkan menjadi lebih holistik. Kedua, perlu dikaji bagaimana penerapan algoritma clustering ini dapat disesuaikan untuk sekolah dengan sumber daya terbatas, termasuk pelatihan jangka panjang bagi guru dalam memproses dan memaknai hasil clustering tanpa bantuan pakar data. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak penggunaan hasil pengelompokkan terhadap peningkatan hasil belajar siswa secara nyata melalui studi tindakan kelas yang sistematis, agar dapat diketahui apakah strategi pembelajaran yang disesuaikan berdasarkan cluster benar-benar memberi manfaat signifikan dibanding pendekatan konvensional.

  1. Implementasi Algoritma K-Medoids dan K-Means untuk Pengelompokkan Wilayah Sebaran Cacat pada Anak | Marlina... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/coreit/article/view/4498Implementasi Algoritma K Medoids dan K Means untuk Pengelompokkan Wilayah Sebaran Cacat pada Anak Marlina ejournal uin suska ac index php coreit article view 4498
  2. Pentingnya Memahami Karakteristik Siswa Sekolah Dasar di SDN Cikokol 2 | AS-SABIQUN. memahami siswa sekolah... doi.org/10.36088/assabiqun.v2i1.611Pentingnya Memahami Karakteristik Siswa Sekolah Dasar di SDN Cikokol 2 AS SABIQUN memahami siswa sekolah doi 10 36088 assabiqun v2i1 611
  3. Clustering for Item Delivery Using Rule-K-Means | Journal of the Indonesian Mathematical Society. clustering... jims-a.org/index.php/jimsa/article/view/871Clustering for Item Delivery Using Rule K Means Journal of the Indonesian Mathematical Society clustering jims a index php jimsa article view 871
Read online
File size534.92 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test