KOPERTAIS4KOPERTAIS4

IDEALITA: Jurnal Pendidikan dan Sosial KeagamaanIDEALITA: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan

Keterampilan 4C merupakan kompetensi yang menjadi dasar utama dalam pembelajaran abad 21 ini, di mana siswa dituntut untuk berkembang baik dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotoriknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan keterampilan 4C pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan Metode Literature Review atau Tinjauan Pustaka. Literature review adalah metode penelitian yang menggunakan berbagai sumber tertulis, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan referensi lain untuk konsep dan topik penelitian, kemudian dianalisis melalui teknik analisis konten. Berdasarkan hasil analisis, pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan keterampilan 4C, di mana setiap penerapan yang dilakukan oleh beberapa peneliti mampu memberi pengaruh terhadap peserta didik, baik dari keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, komunikatif, dan kreatif.

Berdasarkan hasil serta pembahasan yang sudah dilaksanakan oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan keterampilan 4C (communication, critical thinking, collaboration, dan creativity).Proses pembelajaran berdiferensiasi diintegrasikan dengan model pembelajaran seperti model kontekstual learning, dengan integrasi tersebut aspek konten, proses, produk, dan lingkungan belajar aspek pada pembelajaran berdiferensiasi akan berjalan dengan baik melalui sintaks atau langkah-langkah pada model pembelajaran yang digunakan.Berdasarkan hasil beberapa para peneliti, pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan keterampilan 4C yang mana dilihat dari beberapa hasil belajar siswa dengan indikator yang telah dicapai oleh siswa.

Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dan mengukur dampak pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan keterampilan 4C secara lebih komprehensif. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental atau quasi-eksperimental, di mana kelompok siswa yang berbeda dapat diberikan perlakuan pembelajaran berdiferensiasi dan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran berdiferensiasi yang lebih spesifik dan terstruktur. Model ini dapat dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan siswa, serta mengintegrasikan berbagai pendekatan dan strategi pembelajaran yang relevan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif. Hal ini dapat mencakup studi tentang pelatihan guru, dukungan profesional, dan strategi pengajaran yang dapat meningkatkan kualitas implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas.

  1. Pembelajaran Berdiferensiasi pada Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar | Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.... edu.pubmedia.id/index.php/pgsd/article/view/199Pembelajaran Berdiferensiasi pada Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar edu pubmedia index php pgsd article view 199
  2. Pengembangan Instrumen Penilaian Tes Berbasis HOTS Pada Jenjang Pendidikan Dasar Di Era Society 5.0 |... jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-madrasah/article/view/1885Pengembangan Instrumen Penilaian Tes Berbasis HOTS Pada Jenjang Pendidikan Dasar Di Era Society 5 0 jurnal stiq amuntai ac index php al madrasah article view 1885
  3. Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Ipas Sekolah Dasar |... edu.pubmedia.id/index.php/pgsd/article/view/271Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Ipas Sekolah Dasar edu pubmedia index php pgsd article view 271
Read online
File size614.61 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test