UINSAIDUINSAID
Academic Journal of Da'wa and CommunicationAcademic Journal of Da'wa and CommunicationPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pesan moderasi beragama berupa komik dan quotes yang disebarluaskan di media sosial Instagram melalui akun @iqomic. Dalam konteks keragaman Indonesia, penyampaian pesan moderasi beragama menjadi sangat penting untuk memperkuat toleransi dan mencegah konflik sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi, yang berfokus pada unggahan komik dan quotes yang diproduksi oleh Iqomic. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap konten Instagram, analisis mendalam dilakukan dengan teori Semiotika terhadap @qomic terkait moderasi beragama dan komunikasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian nilai-nilai moderasi beragama dalam komik dan quotes melalui pendekatan narasi visual, bahasa yang mudah dipahami, ilustrasi yang menyentuh, serta kritik terhadap praktik kehidupan sehari-hari yang menyimpang. Narasi-narasi tersebut menggambarkan adanya indikator moderasi beragama yang terpenuhi. Sedangkan, audiens @iqomic cenderung menginterpretasikan pesan tersebut dengan beragam, baik yang mendukung, kontra, maupun meragukan. Penelitian ini menunjukan kebaruan bahwa efektivitas pesan moderasi bukan hanya ditentukan oleh konten namun juga logika interaksi dan subjektivitas audiens.
Akun @iqomic dan para kolaboratornya membangun pesan moderasi beragama melalui komunikasi visual yang kreatif dan kontekstual sesuai indikator moderasi beragama.Nilai-nilai seperti komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodasi terhadap budaya lokal disampaikan melalui narasi satire, kritik sosial, dan ilustrasi empati.Audiens merespons pesan tersebut secara beragam, mencerminkan dinamika pemikiran dan emosi yang kompleks, mulai dari dukungan hingga skeptisisme terhadap konten.
Pertama, perlu diteliti bagaimana karakter tokoh dalam komik keagamaan memengaruhi persepsi remaja terhadap nilai moderasi, apakah tokoh yang humoris lebih efektif daripada tokoh yang serius. Kedua, penting untuk mengkaji peran algoritma Instagram dalam menentukan jangkauan konten moderasi beragama, termasuk apakah konten yang kontroversial lebih cepat menyebar dibandingkan konten yang netral. Ketiga, perlunya penelitian tentang efektivitas kombinasi komik dan quotes dalam membangun pemahaman jangka panjang tentang moderasi beragama dibandingkan penggunaan salah satu format saja, serta bagaimana bentuk interaksi audiens seperti komentar dan share memperkuat atau melemahkan pesan yang disampaikan. Studi ini dapat mengungkap faktor teknis dan naratif yang memengaruhi dampak komunikasi dakwah digital. Hasilnya bisa menjadi panduan bagi pembuat konten dalam merancang pesan yang tidak hanya menarik, tetapi juga berdampak secara sosial. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan aspek psikologis audiens, seperti tingkat empati dan keterbukaan terhadap perbedaan. Dengan memahami elemen-elemen ini, strategi kampanye moderasi beragama bisa lebih tepat sasaran. Fokus pada generasi muda sebagai audiens utama tetap harus dipertahankan mengingat kerentanan mereka terhadap paham ekstrem. Pendekatan interdisipliner yang menggabungkan komunikasi, psikologi, dan ilmu agama akan memberikan wawasan yang lebih utuh. Temuan dari studi semacam ini dapat mendukung kebijakan digital keagamaan yang lebih inklusif dan responsif.
- Menyelami Makna dan Filosofis Budaya Tumpeng sebagai Simbol Identitas Kearifan Lokal Bagi Masyarakat... doi.org/10.46799/adv.v2i3.209Menyelami Makna dan Filosofis Budaya Tumpeng sebagai Simbol Identitas Kearifan Lokal Bagi Masyarakat doi 10 46799 adv v2i3 209
- Comics, Da'wa, and the Representation of Religious Moderation | DINIKA : Academic Journal of Islamic... doi.org/10.22515/dinika.v7i2.6136Comics Dawa and the Representation of Religious Moderation DINIKA Academic Journal of Islamic doi 10 22515 dinika v7i2 6136
- Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram @Iqomic | Academic... doi.org/10.22515/ajdc.v6i2.12963Konstruksi Pesan Moderasi Beragama Melalui Komik dan Quotes di Media Sosial Instagram Iqomic Academic doi 10 22515 ajdc v6i2 12963
| File size | 1.08 MB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Pendidikan multikultural sangat penting di Indonesia untuk mengelola keberagaman dan mencegah konflik sosial melalui pendekatan inklusif. Dalam pendidikanPendidikan multikultural sangat penting di Indonesia untuk mengelola keberagaman dan mencegah konflik sosial melalui pendekatan inklusif. Dalam pendidikan
SERAMBISERAMBI Penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dapat dicapai melalui proses transformasi nilai yang melibatkan pengetahuan moral, perasaanPenelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dapat dicapai melalui proses transformasi nilai yang melibatkan pengetahuan moral, perasaan
PUBLINEPUBLINE 415dāl, dan tasamuh dalam teks-teks keagamaan menunjukkan pentingnya keseimbangan, toleransi, dan keadilan dalam kehidupan beragama. Implementasi moderasi415dāl, dan tasamuh dalam teks-teks keagamaan menunjukkan pentingnya keseimbangan, toleransi, dan keadilan dalam kehidupan beragama. Implementasi moderasi
AFEKSIAFEKSI integrasi kurikulum, kebijakan dan kepemimpinan, penguatan pendidik, budaya sekolah, dan ekstrakurikuler. Implementasi ini menghadapi tantangan internalintegrasi kurikulum, kebijakan dan kepemimpinan, penguatan pendidik, budaya sekolah, dan ekstrakurikuler. Implementasi ini menghadapi tantangan internal
LOCUSMEDIALOCUSMEDIA Data diperoleh dari bahan hukum primer dan sekunder kemudian dikumpulkan dengan melakukan studi pustaka terhadap bahan-bahan hukum tersebut. Hasil penelitianData diperoleh dari bahan hukum primer dan sekunder kemudian dikumpulkan dengan melakukan studi pustaka terhadap bahan-bahan hukum tersebut. Hasil penelitian
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Hasil dari penelitian ini adalah pembentukan mental kepemimpinan siswa memberikan jalan bagi para siswa Bintara Polri untuk dapat membangun pondasi karakterHasil dari penelitian ini adalah pembentukan mental kepemimpinan siswa memberikan jalan bagi para siswa Bintara Polri untuk dapat membangun pondasi karakter
UNISMUHUNISMUH Hal tersebut merupakan implikasi dari keberagaman masyarakat Indonesia yang majemuk dan plural. Kasus-kasus tersebut perlu dihindari dengan menguatkanHal tersebut merupakan implikasi dari keberagaman masyarakat Indonesia yang majemuk dan plural. Kasus-kasus tersebut perlu dihindari dengan menguatkan
UACUAC Dengan menggunakan metode Netnografi untuk analisis, empat tema yang berbeda muncul dari semua konten animasi Islam di media sosial: Ustadz dalam Animasi,Dengan menggunakan metode Netnografi untuk analisis, empat tema yang berbeda muncul dari semua konten animasi Islam di media sosial: Ustadz dalam Animasi,
Useful /
UNPADUNPAD Dengan menggunakan analisis wacana multimoda Kress dan van Leeuwen (2006), penelitian ini menganalisis tiga iklan video Instagram dari kolaborasi brandDengan menggunakan analisis wacana multimoda Kress dan van Leeuwen (2006), penelitian ini menganalisis tiga iklan video Instagram dari kolaborasi brand
UNDWIUNDWI Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif meningkatkan hasil belajar IPAS, baik pada siswa dengan motivasi tinggi maupunTemuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif meningkatkan hasil belajar IPAS, baik pada siswa dengan motivasi tinggi maupun
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KBBI perlu meningkatkan konsistensi dalam pengurutan lema dan sublema serta menyediakan struktur yang tetap efisienHasil penelitian ini menunjukkan bahwa KBBI perlu meningkatkan konsistensi dalam pengurutan lema dan sublema serta menyediakan struktur yang tetap efisien
AFEKSIAFEKSI Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur. Subjek penelitian terdiri atas dosen dan mahasiswiMetode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur. Subjek penelitian terdiri atas dosen dan mahasiswi