ASIAASIA

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Penelitian ini menguji bagaimana Instagram dapat dioptimalkan sebagai alat promosi untuk Pondok Pesantren Darul Ilmi wal Amal, sebuah lembaga pendidikan dengan visibilitas publik dan pendaftaran siswa yang terbatas. Penelitian ini membahas tantangan mempromosikan lembaga pendidikan yang baru berdiri melalui saluran digital yang efektif. Penelitian ini melibatkan diskusi pemangku kepentingan untuk memetakan strategi promosi, pengembangan konten Instagram yang menampilkan profil dan kegiatan kelembagaan, dan evaluasi menggunakan kuesioner terbuka yang didistribusikan melalui Google Form. Temuan penelitian memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti: meningkatkan kualitas visual dan branding yang konsisten, menciptakan cerita yang menarik secara emosional, memanfaatkan fitur (polling, Tanya Jawab), memposting konten interaktif pendidikan, mengoptimalkan keterangan dan tagar, dan menggunakan analitik untuk menyempurnakan strategi keterlibatan.

Meskipun kehadiran Instagram awal secara visual menarik, namun kurang perencanaan terstruktur dan keterlibatan.Dengan optimasi konten strategis dan konsistensi, Instagram menunjukkan potensi signifikan sebagai media promosi yang efektif untuk meningkatkan minat publik dan pendaftaran siswa di pondok pesantren.Pemanfaatan Instagram sebagai media promosi memerlukan tidak hanya pembuatan konten, tetapi juga ekosistem komprehensif yang mengintegrasikan branding yang konsisten, fitur interaktif, analitik audiens, dan taktik membangun komunitas untuk mengubah penonton pasif menjadi peserta aktif dan, pada akhirnya, calon siswa.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis konten Instagram (misalnya, Reels, Stories, Live) dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan orang tua. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak langsung kampanye promosi Instagram terhadap pendaftaran siswa baru, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti demografi siswa dan preferensi media sosial. Ketiga, studi kualitatif mendalam dapat menyelidiki persepsi siswa dan orang tua tentang citra pondok pesantren yang dibangun melalui Instagram, serta bagaimana persepsi ini memengaruhi keputusan pendaftaran mereka. Dengan menggabungkan wawasan dari penelitian ini, lembaga pendidikan dapat mengembangkan strategi promosi digital yang lebih efektif dan berfokus pada audiens, yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan dan keberhasilan jangka panjang mereka.

  1. Social Media Role and Its Impact on Public Health: A Narrative Review | Cureus. social role impact public... cureus.com/articles/115786-social-media-role-and-its-impact-on-public-health-a-narrative-reviewSocial Media Role and Its Impact on Public Health A Narrative Review Cureus social role impact public cureus articles 115786 social media role and its impact on public health a narrative review
  2. Use of Social Media as a Media Promotion for Small and Medium Enterprises | Information Management and... doi.org/10.22610/imbr.v7i4.1160Use of Social Media as a Media Promotion for Small and Medium Enterprises Information Management and doi 10 22610 imbr v7i4 1160
  3. MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI SARANA PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELI KONSUMEN | Jurnal Bisnis... doi.org/10.24123/jbt.v1i01.296MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI SARANA PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELI KONSUMEN Jurnal Bisnis doi 10 24123 jbt v1i01 296
Read online
File size346.18 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

Useful /

ads-block-test