FOURIERFOURIER
Jurnal FourierJurnal FourierPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa tiga pendekatan analisis sentimen, yaitu Naïve Bayes, Support Vector Machine (SVM), dan Indonesian Bidirectional Encoder Representations from Transformers (IndoBERT), pada layanan IndiHome menggunakan data Twitter. Keterbatasan model tradisional melatarbelakangi penelitian ini dalam mengenali opini positif dan tantangan ketidakseimbangan data yang sering muncul dalam analisis berbasis media sosial. Data penelitian berupa 7393 tweet (Januari 2019–Agustus 2024) yang dilabeli secara manual menjadi sentimen positif dan negatif. Model dievaluasi menggunakan stratified 10-fold cross validation dan data uji, dengan penerapan teknik penanganan ketidakseimbangan berupa Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) dan pembobotan kelas (class weighting). Hasil menunjukkan IndoBERT unggul dengan akurasi 0,96 dan F1-score makro 0,95 tanpa penanganan khusus, sedangkan SVM mencapai akurasi 0,95 dengan pembobotan kelas, dan Naïve Bayes meningkat dari akurasi 0,89 menjadi 0,92 setelah SMOTE. Analisis tren sentimen menunjukkan opini negatif mendominasi, terutama terkait kecepatan dan kestabilan layanan. Temuan ini menegaskan bahwa IndoBERT lebih efektif dalam memahami konteks bahasa Indonesia, sementara teknik penanganan data tetap relevan untuk meningkatkan performa model tradisional. Hasil penelitian ini penting karena memberikan dasar empiris dalam pemilihan model analisis sentimen yang lebih akurat, adaptif terhadap bahasa Indonesia, dan bermanfaat dalam meningkatkan kualitas layanan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa model IndoBERT menunjukkan performa terbaik dalam analisis sentimen Twitter terkait layanan IndiHome, dengan akurasi 0,96 dan F1-score makro 0,95.Teknik penanganan data tidak seimbang, seperti SMOTE dan pembobotan kelas, efektif meningkatkan performa model Naïve Bayes dan SVM.Opini negatif mendominasi sentimen publik terhadap IndiHome, terutama terkait kecepatan dan kestabilan layanan, yang perlu menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kualitas layanan.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas sumber data analisis sentimen tidak hanya dari Twitter, tetapi juga dari platform media sosial lain seperti Instagram, Facebook, dan forum online untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai persepsi publik terhadap IndiHome. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan model transformer lain seperti IndoRoBERTa atau IndoGPT untuk membandingkan performanya dengan IndoBERT dalam konteks analisis sentimen layanan internet Indonesia. Lebih lanjut, penelitian dapat berfokus pada identifikasi aspek-aspek spesifik dari layanan IndiHome yang paling memengaruhi sentimen negatif, seperti kecepatan internet, kestabilan koneksi, atau kualitas layanan pelanggan, dengan menggunakan teknik aspect-based sentiment analysis. Hal ini akan memberikan informasi yang lebih detail dan actionable bagi IndiHome dalam upaya meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan mempertimbangkan kompleksitas dan dinamika layanan internet, penelitian lanjutan juga dapat mengintegrasikan data kuantitatif seperti data penggunaan bandwidth dan data gangguan layanan dengan data sentimen untuk mendapatkan pemahaman yang lebih holistik mengenai pengalaman pelanggan.
- Indonesian Health Question Multi-Class Classification Based on Deep Learning | Journal of Information... journal-isi.org/index.php/isi/article/view/838Indonesian Health Question Multi Class Classification Based on Deep Learning Journal of Information journal isi index php isi article view 838
- ANALISIS SENTIMEN GOJEK PADA MEDIA SOSIAL TWITTER DENGAN KLASIFIKASI SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) | Fitriyah... ejournal3.undip.ac.id/index.php/gaussian/article/view/28932ANALISIS SENTIMEN GOJEK PADA MEDIA SOSIAL TWITTER DENGAN KLASIFIKASI SUPPORT VECTOR MACHINE SVM Fitriyah ejournal3 undip ac index php gaussian article view 28932
- Jurnal Ilmiah Edutic : Pendidikan dan Informatika. jurnal ilmiah edutic pendidikan informatika issn print... doi.org/10.21107/edutic.v7i1.8779Jurnal Ilmiah Edutic Pendidikan dan Informatika jurnal ilmiah edutic pendidikan informatika issn print doi 10 21107 edutic v7i1 8779
- Jurnal Ilmiah Edutic : Pendidikan dan Informatika. jurnal ilmiah edutic pendidikan informatika issn print... journal.trunojoyo.ac.id/eduticJurnal Ilmiah Edutic Pendidikan dan Informatika jurnal ilmiah edutic pendidikan informatika issn print journal trunojoyo ac edutic
| File size | 701.17 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
ALSHOBARALSHOBAR 3) Berdasarkan data uji efektivitas melalui uji n-gain, produk ini masuk dalam kategori sangat efektif dengan skor rata-rata 0,72, sehingga modul ajar3) Berdasarkan data uji efektivitas melalui uji n-gain, produk ini masuk dalam kategori sangat efektif dengan skor rata-rata 0,72, sehingga modul ajar
INDOCHEMBULLINDOCHEMBULL Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran PhET efektif terhadap hasil belajar siswa pada dimensi kecerdasan visual spasial dan kecerdasanSehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran PhET efektif terhadap hasil belajar siswa pada dimensi kecerdasan visual spasial dan kecerdasan
MANDALANURSAMANDALANURSA Berdasarkan hipotesis yang diajukan, terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis pengalaman terhadap hasil belajar sejarah siswa di SMA NegeriBerdasarkan hipotesis yang diajukan, terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis pengalaman terhadap hasil belajar sejarah siswa di SMA Negeri
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Tujuan penelitian ini ialah untuk membentuk dan memberikan fasilitas belajar yang menarik melalui aplikasi TikTok pada mata pelajaran pjok materi semesterTujuan penelitian ini ialah untuk membentuk dan memberikan fasilitas belajar yang menarik melalui aplikasi TikTok pada mata pelajaran pjok materi semester
LAAROIBALAAROIBA Selain itu, persepsi dan motivasi juga berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap profesi pengrajin batik. Kontribusi variabel persepsi dan motivasiSelain itu, persepsi dan motivasi juga berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap profesi pengrajin batik. Kontribusi variabel persepsi dan motivasi
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linier berganda. Perangkat lunak yang digunakan adalah SPSS 24. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linier berganda. Perangkat lunak yang digunakan adalah SPSS 24. Hasil penelitian
LAAROIBALAAROIBA Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori, mengumpulkan data primer melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 50Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori, mengumpulkan data primer melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 50
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif danteknik pengumpulan data menggunakan studi lapangan yang dilakukan secara langsungPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif danteknik pengumpulan data menggunakan studi lapangan yang dilakukan secara langsung
Useful /
UINSAIDUINSAID Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan implementasi jurnalisme kolaborasi yang dilakukan oleh Project Multatuli bersama LPM Institut, LPM Bhaskara, danTulisan ini bertujuan mendeskripsikan implementasi jurnalisme kolaborasi yang dilakukan oleh Project Multatuli bersama LPM Institut, LPM Bhaskara, dan
FOURIERFOURIER Sistem identifikasi jenis kayu diperlukan untuk membantu proses klasifikasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan Kayu Jati,Sistem identifikasi jenis kayu diperlukan untuk membantu proses klasifikasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan Kayu Jati,
FOURIERFOURIER Graf Petersen diperumum merupakan graf 3-regular yang merupakan perluasan dari graf Petersen, dinotasikan dengan (𝐺𝑃𝑛,𝑚), dengan 2 ≤ 2𝑚Graf Petersen diperumum merupakan graf 3-regular yang merupakan perluasan dari graf Petersen, dinotasikan dengan (𝐺𝑃𝑛,𝑚), dengan 2 ≤ 2𝑚
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Hasil menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani dengan kategori Sangat Kurang terdapat 8 siswa dengan persentase 7,1%, kategori Kurang terdapat 46 siswaHasil menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani dengan kategori Sangat Kurang terdapat 8 siswa dengan persentase 7,1%, kategori Kurang terdapat 46 siswa