UNSUNS
Journal of Biodiversity and BiotechnologyJournal of Biodiversity and BiotechnologyPenggunaan pupuk organik dan stimulan pertumbuhan sebagai zat pengatur tumbuh alami merupakan solusi utama untuk mendukung budidaya kopi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi perlakuan terbaik, dosis pupuk kandang kambing terbaik, dan konsentrasi ekstrak daun kelor terbaik untuk pertumbuhan vegetatif tanaman kopi robusta yang belum dewasa. Penelitian dilaksanakan di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, pada Oktober 2023 hingga April 2024. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah pupuk kandang kambing (0, 3, 4, dan 5 kg.tanaman-1). Faktor kedua adalah ekstrak daun kelor (konsentrasi 0, 150, 200, dan 250 g/L). Analisis data menggunakan analisis varians (ANOVA) pada taraf kesalahan 5%, kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) pada taraf kesalahan 5% jika terdapat hasil yang signifikan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah cabang, luas daun, dan total klorofil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kandang kambing dan ekstrak daun kelor berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman kopi robusta. Kombinasi pupuk kandang kambing 4 kg.tanaman-1 dan ekstrak daun kelor konsentrasi 250 g.L-1 berpengaruh pada peningkatan klorofil b dan total klorofil. Pupuk kandang kambing tidak memengaruhi semua variabel. Ekstrak daun kelor memberikan dampak yang lebih baik pada tinggi tanaman, dan konsentrasi ekstrak daun kelor 250 g/L memengaruhi peningkatan luas daun 6 minggu setelah aplikasi.
Kombinasi pupuk kandang kambing dosis 4 kg.tanaman-1 dan ekstrak daun kelor konsentrasi 250 g.L-1 memberikan efek yang lebih baik pada kandungan total klorofil tanaman kopi robusta yang belum dewasa.Pupuk kandang kambing tidak memengaruhi pertumbuhan vegetatif tanaman kopi robusta yang belum dewasa.Ekstrak daun kelor memberikan pengaruh yang lebih baik pada tinggi tanaman kopi, dan ekstrak daun kelor 250 g/L-1 lebih baik pada luas daun tanaman kopi robusta yang belum dewasa pada 6 minggu setelah pemangkasan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pupuk kandang kambing dan ekstrak daun kelor memiliki potensi untuk pertumbuhan kopi robusta, namun ada beberapa hal menarik yang bisa kita telusuri lebih lanjut. Karena pupuk kandang kambing cenderung bekerja lambat dan efeknya mungkin tidak langsung terlihat, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang mengamati bagaimana pengaruhnya dalam jangka waktu yang lebih panjang. Misalnya, bagaimana jika kita melihat dampaknya tidak hanya pada fase pertumbuhan awal, tetapi sampai tanaman kopi berbuah, bahkan untuk beberapa musim tanam? Apakah manfaat pupuk organik ini baru akan terasa setelah beberapa waktu, mungkin dengan meningkatkan kesuburan tanah secara bertahap sehingga akhirnya mendukung produksi buah kopi yang lebih baik, memberikan pemahaman yang lebih utuh tentang perannya dalam budidaya berkelanjutan? Selanjutnya, studi ini juga menyinggung tentang kondisi lingkungan yang mungkin kurang ideal, seperti suhu tinggi dan cahaya matahari yang terlalu terik, yang bisa membuat tanaman sulit menyerap nutrisi. Maka, akan menarik sekali jika kita mencoba meneliti lebih lanjut bagaimana pupuk kandang kambing dan ekstrak daun kelor ini bekerja ketika tanaman kopi diberi sedikit perlindungan, misalnya dengan naungan, untuk melihat apakah efek positifnya akan menjadi jauh lebih jelas dan maksimal. Kita juga bisa mencoba berbagai cara pemberian ekstrak daun kelor, tidak hanya konsentrasi yang berbeda tetapi juga frekuensi atau metode aplikasi yang berbeda, untuk menemukan cara paling efektif agar tanaman bisa menyerap manfaatnya secara optimal. Terakhir, temuan tentang peningkatan klorofil ketika pupuk kandang dan ekstrak daun kelor digabungkan sangat menjanjikan. Kita bisa menggali lebih dalam lagi mengenai apa sebenarnya yang terjadi di dalam tanaman pada tingkat yang lebih mikroskopis, seperti mengukur secara langsung bagaimana kadar hormon pertumbuhan di dalam tanaman berubah atau bagaimana efisiensi penyerapan zat hara penting seperti nitrogen dan magnesium meningkat, guna memahami mekanisme biologis di balik pertumbuhan kopi yang lebih baik dan merancang strategi pemupukan yang lebih cerdas di masa depan.
| File size | 295.81 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Keberadaan serangga dalam agroekosistem jagung tentunya dapat mempengaruhi berbagai aspek budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tingkatKeberadaan serangga dalam agroekosistem jagung tentunya dapat mempengaruhi berbagai aspek budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tingkat
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Sampel terbaik diketahui sampel dengan perlakuan penambahan konsentrasi ZnCl2 1000 ppm dan penggunaan bahan pengisi berupa gum arab 20% (2:0) yang memilikiSampel terbaik diketahui sampel dengan perlakuan penambahan konsentrasi ZnCl2 1000 ppm dan penggunaan bahan pengisi berupa gum arab 20% (2:0) yang memiliki
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Perlakuan penambahan ampas tahu pada media tanam jamur tiram berpengaruh nyata terhadap diameter payung, berat basah, dan panen kumulatif. Akan tetapiPerlakuan penambahan ampas tahu pada media tanam jamur tiram berpengaruh nyata terhadap diameter payung, berat basah, dan panen kumulatif. Akan tetapi
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Pada tiap kecamatan, lima kelurahan dipilih dan tiap kelurahan dipilih dua perkebunan kakao. Garis diagonal imajiner dibuat untuk menentukan tanaman sampel.Pada tiap kecamatan, lima kelurahan dipilih dan tiap kelurahan dipilih dua perkebunan kakao. Garis diagonal imajiner dibuat untuk menentukan tanaman sampel.
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Nira kelapa merupakan bahan baku yang digunakan dalam proses pembuatan gula kelapa di Desa Gunturharjo Kecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri. TujuanNira kelapa merupakan bahan baku yang digunakan dalam proses pembuatan gula kelapa di Desa Gunturharjo Kecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri. Tujuan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian menunjukkan tingkat adopsi petani pada pengetahuan pertanian berkelanjutan masih tergolong rendah. Peran penyuluh dapat meningkatkan kesadaranPenelitian menunjukkan tingkat adopsi petani pada pengetahuan pertanian berkelanjutan masih tergolong rendah. Peran penyuluh dapat meningkatkan kesadaran
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur selama 2 bulan yang berlangsung mulai dari bulan Juni hingga AgustusPenelitian ini dilaksanakan di Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur selama 2 bulan yang berlangsung mulai dari bulan Juni hingga Agustus
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Namun, varietas berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kacang panjang. Pada hasil produksi berat polong/rumpun menunjukkan bahwa pupuk tidakNamun, varietas berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kacang panjang. Pada hasil produksi berat polong/rumpun menunjukkan bahwa pupuk tidak
Useful /
UNSUNS Penelitian ini menyimpulkan bahwa fermentasi kulit umbi karet (B2) paling efektif dalam menekan serangan hama Aphis craccivora, dengan mengurangi persentasePenelitian ini menyimpulkan bahwa fermentasi kulit umbi karet (B2) paling efektif dalam menekan serangan hama Aphis craccivora, dengan mengurangi persentase
UNSUNS Faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan antibodi setelah vaksinasi PMK meliputi jenis hewan (OR = 3,781), umur (OR = 6,106), jenis kelamin (OR = 2,801),Faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan antibodi setelah vaksinasi PMK meliputi jenis hewan (OR = 3,781), umur (OR = 6,106), jenis kelamin (OR = 2,801),
UNSUNS The time of chitosan application, once in the morning or evening, increased the photosynthesis rate and stomatal conductance. Chitosan has the potentialThe time of chitosan application, once in the morning or evening, increased the photosynthesis rate and stomatal conductance. Chitosan has the potential
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan komprehensif bagi petani dan masyarakat Timor Tengah Utara dalam budidaya sayuran menggunakanHasil dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan komprehensif bagi petani dan masyarakat Timor Tengah Utara dalam budidaya sayuran menggunakan