UNSUNS

ALCHEMYALCHEMY

Permasalahan mengenai ketersediaan bahan baku untuk industri perkayuan mendorong penelitian tentang pemanfaatan material lignoselulosa untuk mengembangkan papan partikel. Jumlah ampas tebu dan limbah plastik yang tidak dimanfaatkan sebagai limbah di masyarakat memungkinkan untuk diproses lebih lanjut menjadi papan partikel. Limbah plastik yang dapat digunakan sebagai perekat dalam pembuatan papan partikel adalah plastik High Density Polyethylene (HDPE). Metode yang digunakan adalah Hand lay-up, dengan pengaturan pola serat tebu secara acak dan bersilangan dua arah, rasio perekat dan serat tebu 70:30, dikompresi dengan variasi waktu penekanan 15, 30, 45, 60, 75 menit pada suhu 150°C dan tekanan 100 kgf/cm². Hasil terbaik diperoleh pada waktu penekanan 60 menit, dengan pola susunan bersilangan dua arah menunjukkan sifat fisik dan mekanik yang lebih baik dibandingkan pola acak. Nilai kadar air serat bersilangan dua arah adalah 4,898%, kerapatan 0,64 g/cm³, pengembangan 8,15%, penyerapan air 21,71%, MOR 483,11 kgf/cm² dan MOE 1740,95 kgf/cm².

Penelitian ini menyimpulkan bahwa waktu pengempaan tidak berpengaruh signifikan terhadap sifat fisik papan partikel, namun berpengaruh terhadap nilai MOR.Pola susunan serat berpengaruh terhadap kekuatan mekanis papan partikel, dimana sifat fisik dan mekanis serat susunan dwiarah memiliki nilai yang lebih baik dibandingkan serat acak.Papan partikel terbaik dihasilkan pada waktu pengempaan 60 menit dan memenuhi standar SNI 03-2105-2006, kecuali nilai MOE.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi penggunaan perekat HDPE dengan variasi konsentrasi untuk meningkatkan kekuatan mekanik papan partikel, terutama nilai MOE agar memenuhi standar SNI. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kombinasi jenis serat lignoselulosa lain, seperti serat kelapa atau serat rami, dengan ampas tebu untuk menghasilkan papan partikel dengan sifat yang lebih unggul dan biaya produksi yang lebih efisien. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan metode pengolahan limbah plastik HDPE yang lebih ramah lingkungan dan efektif untuk meningkatkan kualitas perekat, serta mengkaji potensi aplikasi papan partikel ampas tebu HDPE pada konstruksi bangunan atau furnitur yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan terhadap kelembaban.

  1. PENGARUH ASAM STEARAT TERHADAP SIFAT KETEGUHAN PATAH/MODULUS OF RUPTURE PAPAN PARTIKEL TERMOPLASTIK BEKAS... talenta.usu.ac.id/jtk/article/view/1495PENGARUH ASAM STEARAT TERHADAP SIFAT KETEGUHAN PATAH MODULUS OF RUPTURE PAPAN PARTIKEL TERMOPLASTIK BEKAS talenta usu ac jtk article view 1495
Read online
File size559.53 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test