UPSUPS

Engineering : Jurnal Bidang TeknikEngineering : Jurnal Bidang Teknik

Jaringan global pembuatan dari mesin penyejuk udara lebih dikenal dengan sebutan AC dimana penjualan tiap unit mesin tersebut sudah merambah ke setiap ruang residen, perkantoran swasta dan pemerintah terutama negara iklim tropis. Konsep dalam kajian ini disusun suatu metode penulisan praktis berdasarkan analisis ilmiah untuk pengukuran suatu prestasi kerja dari setiap merek AC yang beredar dipasar Nasional, kemudian diambil sampel dari suatu unit instalasi AC dibuat percobaan sederhana dengan tambahan instrument dari thermometer, atau freon pressure gauge, an tabel gas freon Daikin R32 Handling Brochure_EN. Analisis pada kajian ini direncanakan bisa digunakan untuk tujuan panduan praktis, bagi teknisi dan pembelajar, data – data diambil dari hasil pembacaan instrument manual dari pengujian dilakukan dua jam kerja sejumlah kali tiga tiap dua jam pengamatan visual, dari panduan ini jadi dasar pengukuran kinerja unit AC standard bersama rujukan table gas freon R23 properties dengan kalkulasi dari rumusan yang disiapkan, oleh itu terkuak gambaran singkat pengukuran, dan kinerja AC seperti, energi kompresor (Ek), Efisiensi Penggunaan Energy (EER), coeffisient of perfomance (COP), Efisiensi sistim AC (η).

Hal yang lazim diperoleh dalam praktek pengukuran kinerja konversi energi, dilaksanakan dengan prinsip eksperimen ringan dari pemasangan 2 unit thermometer digital untuk pengamatan aliran suhu freon R-32 didalam tube sisi rendah kompresor dan titik aliran freon keluar kondensor dalam instalasi mesin penyejuk udara model terpisah pada keadaan hidup/bekerja.Data rekam pengukuran suhu saturasi freon R-32 dalam instalasi unit AC terpasang, dimana data dari suhu tersebut dirujukan ke tabel suhu dan tekanan refrigerant R32 Thermodi – namic Properties (Saturation Tale) DAIKIN akan dicari nilai – nilai dari tekanan freon R32, diplot ke diagram (p - h) pressure – enthalphi.Hasil kalkulasi data diperoleh nilai – nilai kesetaraan dari data prestasi kerja unit AC yang di uji terhadap data spesifikasi dari produk AC yang dimaksud, berarti bahan kajian yang dilakukan tercapai oleh karenanya kajian ini dapat dijadikan referensi praktisi dan pembelajar mesin penyejuk udara.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap berbagai merek AC dengan zat pendingin yang berbeda untuk mengidentifikasi efisiensi dan dampak lingkungan masing-masing. Hal ini penting untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif kepada konsumen dan produsen dalam memilih AC yang lebih ramah lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengukuran kinerja AC yang lebih akurat dan efisien, dengan memanfaatkan teknologi sensor dan analisis data yang lebih canggih. Metode ini dapat membantu teknisi dalam mendiagnosis masalah pada AC dengan lebih cepat dan tepat. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor-faktor lingkungan seperti suhu dan kelembaban terhadap kinerja AC, serta mengembangkan strategi untuk mengoptimalkan kinerja AC dalam berbagai kondisi lingkungan.

Read online
File size1.03 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test