UPSUPS

Engineering : Jurnal Bidang TeknikEngineering : Jurnal Bidang Teknik

Transmisi otomatis atau yang dikenal dengan CVT (Continuous Variable Transmission) adalah sistem transmisi daya dari mesin menuju ban belakang menggunakan sabuk yang menghubungkan antara drive pulley dengan driven pulley menggunakan prinsip gaya gesek. Didalam Transmisi otomatis terdapat Weight disebut juga drum (pemberat) atau roller berfungsi sebagai pendorong sliding sheave. Weight bekerja akibat adanya putaran yang tinggi dan adanya gaya sentrifugal, sehingga slider mendorong weight dan menekan sliding sheave. Modifikasi ukuran weight digunakan untuk tuning standar mesin gokart matic. Untuk mendapatkan akselerasi atau top speed tanpa mengubah mesin ialah dengan cara mengganti ukuran standar weight tersebut. Dari hasil pengujian didapatkan waktu, yaitu roller 9 gram jarak 0-70 meter mencatat waktu 9,5 detik, jarak 0-80 meter 10,40 detik dan jarak 0-90 meter mencatat waktu 11,54 detik. Untuk roller 10 gram jarak 0-70 meter mencatat waktu 9,6 detik, jarak 0-80 meter 10,43 detik dan jarak 0-90 meter mencatat waktu 11,55 detik. Roller 11 gram jarak 0-70 meter mencatat waktu 10,02 detik, jarak 0-80 meter 10,49 detik dan jarak 0-90 meter mencatat waktu 12,04 detik. Dan untuk roller 12 gram jarak 0-70 meter mencatat waktu 10,03 detik, jarak 0-80 meter 10,55 detik dan jarak 0-90 meter mencatat waktu 12,05 detik. Modifikasi roller 9 gram dan 11 gram yang di kombinasikan pengujian jarak 0-70 meter mencatat waktu 5,25 detik, jarak 0-80 meter 7,95 detik dan jarak 0-90 meter mencatat waktu 10,5 detik. Dalam mengubah berat roller, hanya akan dihadapkan pada pilihan: “Akselerasi atau “Top Speed.

Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa berat roller memiliki pengaruh signifikan terhadap performa transmisi otomatis gokart Yamaha Mio.Penggunaan roller dengan berat yang berbeda dapat menghasilkan akselerasi yang lebih responsif atau top speed yang lebih tinggi, tergantung pada kombinasi berat yang digunakan.Kombinasi roller 9 gram dan 11 gram memberikan hasil yang optimal, dengan waktu tercepat pada jarak 0-70 meter, 0-80 meter, dan 0-90 meter.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami dan mengoptimalkan performa transmisi otomatis gokart. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi kombinasi berat roller yang berbeda-beda, tidak hanya terbatas pada kombinasi 9 gram dan 11 gram, untuk menemukan kombinasi yang paling optimal untuk berbagai kondisi lintasan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian pengaruh bentuk roller yang berbeda, seperti roller dengan bentuk yang lebih aerodinamis, terhadap performa transmisi otomatis. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti kondisi sabuk CVT dan kualitas oli transmisi, terhadap performa transmisi otomatis gokart, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan performa secara keseluruhan.

Read online
File size224.45 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test