UNDIKSHAUNDIKSHA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa IndonesiaJurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan strategi kebahasaan tindak tutur direktif moderatif dalam wacana Edutalent.id tahun 2025. Direktif moderatif didefinisikan sebagai tindak tutur yang bertujuan memengaruhi tindakan mitra tutur melalui strategi mitigasi linguistik sehingga daya paksa berada pada tingkat rendah hingga moderat dan tidak direalisasikan dalam bentuk perintah langsung yang koersif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan landasan teori tindak tutur Searle dan teori kesantunan Brown dan Levinson. Data berupa wacana tulis yang dipublikasikan selama Januari–Desember 2025, dengan total 19 tuturan yang memenuhi kriteria direktif moderatif. Analisis dilakukan menggunakan metode padan pragmatik dengan mempertimbangkan konteks institusional dan tujuan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga bentuk dominan, yaitu ajakan (6 data), saran (7 data), dan harapan (6 data). Strategi linguistik yang digunakan meliputi (1) pronomina inklusif sebagai mitigator solidaritas, (2) pasif impersonal dan penghilangan agen (agent deletion), (3) variasi modalitas deontik bertingkat seperti perlu, hendaknya, dan harus, (4) nominalisasi dan konstruksi impersonal, serta (5) bentuk ekspresif dan optatif seperti diharapkan dan semoga. Kombinasi strategi tersebut menunjukkan bahwa daya direktif direalisasikan secara tidak langsung dengan spektrum tekanan yang terukur secara linguistik. Penelitian ini berkontribusi pada kajian pragmatik wacana digital dengan memperjelas mekanisme mitigasi direktif dalam komunikasi institusional berbasis media daring serta menawarkan pemetaan strategi linguistik yang dapat digunakan untuk menganalisis tingkat directive force dalam teks edukatif digital.

id merealisasikan tindak tutur direktif secara moderatif melalui ajakan, saran, dan harapan yang tetap bertujuan memengaruhi tindakan pembaca, namun disampaikan secara santun dan tidak koersif.Strategi kebahasaan yang digunakan meliputi pronomina inklusif, pasif impersonal, variasi modalitas deontik, nominalisasi, serta bentuk ekspresif dan optatif.Penggunaan strategi-strategi ini menempatkan daya direktif pada tingkat rendah hingga moderat, selaras dengan prinsip moderatif seperti shura, tawazun, dan itidal, sehingga komunikasi institusional yang dibangun bersifat partisipatif dan proporsional.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji perbandingan strategi mitigasi direktif pada berbagai jenis wacana digital institusional, seperti media sosial universitas atau website resmi lembaga pemerintah, guna mengidentifikasi pola dan perbedaan yang signifikan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak penggunaan strategi direktif moderatif terhadap persepsi dan respons audiens, dengan menggunakan metode survei atau wawancara untuk mengukur tingkat penerimaan dan efektivitas komunikasi. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam tentang bagaimana nilai-nilai moderasi seperti keseimbangan, proporsionalitas, dan musyawarah tercermin dalam strategi kebahasaan direktif, dengan menggunakan pendekatan analisis wacana kritis untuk mengidentifikasi ideologi dan norma yang mendasari komunikasi institusional. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dinamika komunikasi digital yang efektif, santun, dan kontekstual, serta memperkuat peran institusi pendidikan dalam membangun budaya komunikasi yang positif dan inklusif.

  1. Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan | Waruwu... doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.236Pendekatan Penelitian Kualitatif Konsep Prosedur Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan Waruwu doi 10 59698 afeksi v5i2 236
  2. ANALISIS TINDAK TUTUR PADA FILM THE RAID REDEMPTION DALAM KAJIAN PRAGMATIK | Widyabastra : Jurnal Ilmiah... e-journal.unipma.ac.id/index.php/widyabastra/article/view/8111ANALISIS TINDAK TUTUR PADA FILM THE RAID REDEMPTION DALAM KAJIAN PRAGMATIK Widyabastra Jurnal Ilmiah e journal unipma ac index php widyabastra article view 8111
  3. SeBaSa. direktif wacana kajian pembelajaran teknologi digital sebasa authors waljinah universitas muhammadiyah... doi.org/10.29408/sbs.v2i2.1590SeBaSa direktif wacana kajian pembelajaran teknologi digital sebasa authors waljinah universitas muhammadiyah doi 10 29408 sbs v2i2 1590
Read online
File size299.28 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test