ALSHOBARALSHOBAR

Scientist: Journal of Natural ScienceScientist: Journal of Natural Science

Pembangunan manusia merupakan aspek krusial dalam mendukung kesejahteraan dan kemajuan suatu wilayah. Melalui pembangunan, pemerintah dan pemangku kebijakan berupaya menciptakan kondisi yang memungkinkan masyarakat hidup panjang, sehat, dan produktif. Salah satu indikator yang digunakan untuk menilai keberhasilan pembangunan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencakup dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup. Berdasarkan penelitian terdahulu, terdapat beberapa variabel yang memiliki pengaruh terhadap IPM suatu wilayah. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) dan analisis faktor untuk mengidentifikasi komponen-komponen utama yang berpengaruh terhadap IPM di Jawa Timur. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik dengan jumlah 38 pengamatan menurut kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2022. Variabel penelitian meliputi RLS, HLS, AHH, kepadatan penduduk, indeks kesehatan, indeks pendidikan, dan sarana kesehatan. Analisis dimulai dengan deskripsi karakteristik data, uji asumsi multivariat, dan uji kecukupan data sebelum diterapkan PCA dan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepadatan penduduk dan sarana kesehatan ditemukan memiliki variasi tinggi, sementara variabel lainnya memiliki variasi yang lebih rendah. Data memenuhi asumsi, cukup untuk difaktorkan, dan dianalisis lebih lanjut. Terdapat dua komponen utama terbentuk, yaitu Indikator Kesejahteraan Sosial dan Kualitas Hidup serta Indikator Fasilitas Pendukung Kesehatan, yang merangkum seluruh variabel penelitian dengan signifikan. Kedua faktor baru yang dihasilkan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas kebijakan pembangunan dan program kesejahteraan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel kepadatan penduduk dan jumlah sarana kesehatan memiliki persebaran data yang tinggi.Data yang digunakan memenuhi asumsi statistik yang diperlukan untuk analisis faktor.Analisis Principal Component Analysis (PCA) mengidentifikasi dua komponen utama yang mempengaruhi IPM di Jawa Timur, yaitu indikator kesejahteraan sosial dan kualitas hidup, serta indikator fasilitas pendukung kesehatan.Kedua komponen ini secara signifikan merangkum seluruh variabel penelitian dan diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan program kesejahteraan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana interaksi antara indikator kesejahteraan sosial dan kualitas hidup dengan fasilitas pendukung kesehatan mempengaruhi IPM di tingkat kabupaten/kota di Jawa Timur. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode analisis regresi atau model persamaan struktural. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi ketersediaan dan aksesibilitas fasilitas kesehatan di daerah-daerah dengan IPM rendah. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan lokal, untuk memahami tantangan dan hambatan yang dihadapi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak kebijakan pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan terhadap perubahan IPM di Jawa Timur dalam jangka panjang. Penelitian ini dapat menggunakan data time series dan metode analisis dampak kebijakan untuk mengukur efektivitas program-program pembangunan yang telah diimplementasikan. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perumusan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Jawa Timur.

Read online
File size347.76 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test