ALSHOBARALSHOBAR
Scientist: Journal of Natural ScienceScientist: Journal of Natural SciencePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis fungi mikoriza arbuscular terhadap peningkatan pertumbuhan kacang kedelai (Glycine max). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi dan Rumah Kaca Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan dari bulan September-November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor kemudian diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 18 satuan percobaan. Analisis data menggunakan analisis varian (sidik ragam). Perlakuan yang diberikan (M), yaitu: Mi0: Tanpa Mikoriza arbuscular (kontrol), Mi1: 2,5 g/polybag, Mi2: 5 g/polybag, Mi3: 7,5 g/polybag, Mi4: 10 g/polybag dan Mi5: 12,5 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mikoriza arbuscular tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 1- 4 MST dan jumlah daun 1- 4 MST tanaman kedelai. Perlakuan terbaik ditunjukkan oleh perlakuan Mi3, karena perlakuan Mi3 cenderung memberikan penambahan tinggi tanaman dengan nilai tertinggi pada setiap minggu dengan nilai rata-rata 1,5 cm, 3,2cm, 4.15 cm, dan 5,9 cm dan memberikan penambahan jumlah daun pada setiap minggunya dengan rata-rata jumlah daun adalah 2; 4; 5,5; dan 8.
Pemberian mikoriza arbuscular tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman kedelai.Perlakuan terbaik ditunjukkan oleh perlakuan Mi3, yang cenderung memberikan penambahan tinggi tanaman dengan nilai tertinggi setiap minggu, dengan rata-rata 1,5 cm, 3,2 cm, 4,15 cm, dan 5,9 cm.Selain itu, perlakuan Mi3 juga memberikan penambahan jumlah daun pada setiap minggunya, dengan rata-rata 2, 4, 5,5, dan 8 helai.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis fungi mikoriza arbuscular yang berbeda terhadap pertumbuhan kedelai, mengingat penelitian ini hanya menggunakan satu jenis. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai interaksi antara dosis mikoriza arbuscular dengan jenis tanah yang berbeda, karena faktor tanah dapat mempengaruhi efektivitas simbiosis antara fungi dan tanaman. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh pemberian mikoriza arbuscular terhadap kualitas biji kedelai, seperti kandungan protein dan minyak, untuk melihat apakah aplikasi mikoriza dapat meningkatkan nilai gizi tanaman.
| File size | 195.64 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
IFRELIFREL Kreativitas calon guru ditingkatkan melalui akses ke beragam media digital dan sumber belajar, yang mendorong eksplorasi ide dan fleksibilitas kognitif.Kreativitas calon guru ditingkatkan melalui akses ke beragam media digital dan sumber belajar, yang mendorong eksplorasi ide dan fleksibilitas kognitif.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Nilai rata-rata untuk pencegahan bullying meningkat dari 79 menjadi 92, sedangkan P3P dari 76 menjadi 95. Hasil ini membuktikan bahwa program PKM efektifNilai rata-rata untuk pencegahan bullying meningkat dari 79 menjadi 92, sedangkan P3P dari 76 menjadi 95. Hasil ini membuktikan bahwa program PKM efektif
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kepustakaan (*library research*), penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data dari buku, jurnal, danDengan pendekatan kualitatif dan metode studi kepustakaan (*library research*), penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data dari buku, jurnal, dan
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Namun, dalam praktiknya, kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam hal keterkaitan antara isi materi denganNamun, dalam praktiknya, kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam hal keterkaitan antara isi materi dengan
FMIPAUKITFMIPAUKIT Hasil penilaian kausalitas menggunakan Algoritma Naranjo pada pasien Tuberkulosis Paru ini terjadi dengan interpretasi skor nilai yaitu >9 sebanyak 2 pasienHasil penilaian kausalitas menggunakan Algoritma Naranjo pada pasien Tuberkulosis Paru ini terjadi dengan interpretasi skor nilai yaitu >9 sebanyak 2 pasien
UWIKAUWIKA umum dikalangan masyarakat sehingga mempermudah melakukan transaksi, pembayaran QRIS di merchant ada dimana-mana, ATM BCA ada dimana-mana (untuk Tarikumum dikalangan masyarakat sehingga mempermudah melakukan transaksi, pembayaran QRIS di merchant ada dimana-mana, ATM BCA ada dimana-mana (untuk Tarik
UIMUIM Program riset ini menjadi keunggulan MAN 2 Kudus, dibuktikan dengan banyaknya siswa berprestasi di bidang riset. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiProgram riset ini menjadi keunggulan MAN 2 Kudus, dibuktikan dengan banyaknya siswa berprestasi di bidang riset. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
DINIYAHDINIYAH Kreativitas guru PIAUD dalam menggunakan media pembelajaran sangat penting dan mendukung keberhasilan proses belajar mengajar. Faktor penghambat utamaKreativitas guru PIAUD dalam menggunakan media pembelajaran sangat penting dan mendukung keberhasilan proses belajar mengajar. Faktor penghambat utama
Useful /
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA pembudidayaan dan pengolahan Kambing Etawa, pembudidayaan dan pengolahan jamur tiram, serta edukasi pengelolaan sampah anorganik binaan dari program CSRpembudidayaan dan pengolahan Kambing Etawa, pembudidayaan dan pengolahan jamur tiram, serta edukasi pengelolaan sampah anorganik binaan dari program CSR
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Setiap siswa wajib memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan kondisi gawat darurat karena kondisi seperti ini tidak memandang tempat, waktu,Setiap siswa wajib memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan kondisi gawat darurat karena kondisi seperti ini tidak memandang tempat, waktu,
IFRELIFREL Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami dinamika relasional antaraMenggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami dinamika relasional antara
ITSCIENCEITSCIENCE Imunisasi campak merupakan bagian penting dari imunisasi dasar untuk anak usia 9–24 bulan. Namun, cakupan imunisasi campak di wilayah Puskesmas BatuImunisasi campak merupakan bagian penting dari imunisasi dasar untuk anak usia 9–24 bulan. Namun, cakupan imunisasi campak di wilayah Puskesmas Batu