DINIYAHDINIYAH

Al-AbyadhAl-Abyadh

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan penilaian asesmen melalui catatan anekdot dalam memantau perkembangan sosial-emosional anak usia dini di satuan PAUD. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan observasi di lima lembaga PAUD. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan analisis catatan anekdot berdasarkan indikator perkembangan sosial-emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa catatan anekdot memberikan gambaran autentik perkembangan sosial-emosional anak, seperti kemampuan berbagi dan mematuhi aturan. Anak-anak yang terpantau menunjukkan kemajuan positif melalui pembiasaan dan bimbingan guru. Namun, beberapa anak membutuhkan perhatian khusus dalam aspek tertentu, seperti pengelolaan emosi dan kemampuan menghargai orang lain. Temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak. Penilaian melalui catatan anekdot tidak hanya membantu dokumentasi, tetapi juga menjadi panduan strategis bagi guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan holistik anak usia dini.

Pertumbuhan sosial-emosional pada anak usia dini merupakan proses penting yang berperan dalam membentuk keterampilan anak dalam berinteraksi, mengenali, dan mengelola emosinya.Proses ini terjadi secara bertahap, di mana anak mulai memahami dan mengekspresikan emosinya seiring dengan pengalaman sosial yang mereka alami.Catatan anekdot sebagai alat asesmen yang efektif menunjukkan bahwa kemampuan sosial-emosional anak memiliki variasi, seperti kemampuan berbagi, empati, disiplin, dan kerja sama yang dibangun melalui kebiasaan positif yang diterapkan oleh guru serta lingkungan sekitar.Dengan menggunakan pendekatan yang kreatif dan penuh empati, seperti metode bercerita, diskusi, dan melibatkan anak dalam penentuan aturan kelas, dapat membantu anak mendalami nilai-nilai sosial.Selain itu, memberikan pujian dan dukungan saat anak menghadapi kesalahan adalah langkah penting untuk mengembangkan rasa percaya diri dan keberanian anak dalam proses pembelajaran.Dengan adanya konsistensi dan kolaborasi melalui hubungan antara guru dan orang tua, anak-anak dapat mengembangkan karakter positif serta kemampuan sosial-emosional yang akan menjadi landasan utama bagi kehidupan mereka di masa yang akan datang.

1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode kreatif dan inovatif dalam pembelajaran sosial-emosional anak usia dini, dengan tujuan meningkatkan keterampilan sosial dan emosional anak secara efektif. 2. Mempelajari dan menganalisis lebih lanjut tentang peran orang tua dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak, serta strategi kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. 3. Mengembangkan program pembiasaan yang terstruktur dan sistematis, dengan fokus pada aspek-aspek tertentu seperti pengelolaan emosi, empati, dan kerja sama, untuk membantu anak-anak mengelola emosi dan mengembangkan kemampuan sosial-emosional mereka secara optimal.

  1. Assessment Of The Independent Learning Curriculum In Elementary Schools | Simbolon | EJoES (Educational... doi.org/10.30596/ejoes.v4i3.16853Assessment Of The Independent Learning Curriculum In Elementary Schools Simbolon EJoES Educational doi 10 30596 ejoes v4i3 16853
  2. Asesmen Dan Laporan Hasil Belajar PAUD Pada Kurikulum Merdeka | AKM: Aksi Kepada Masyarakat. asesmen... doi.org/10.36908/akm.v4i1.873Asesmen Dan Laporan Hasil Belajar PAUD Pada Kurikulum Merdeka AKM Aksi Kepada Masyarakat asesmen doi 10 36908 akm v4i1 873
Read online
File size665.94 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test